Toyota Raize Dapat Penyegaraan, Ada Tiga Pilihan Paket Aksesoris
19 Januari 2026, 19:00 WIB
Beredar kabar pemilik kendaraan harus melakukan recall Toyota Raize karena terdapat masalah pada fender apron
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Informasi terkait kampanye perbaikan atau recall Toyota Raize beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan oleh diler resmi Toyota kepada pemilik mobil SUV tersebut.
"Menginformasikan kepada bapak/ibu pemilik mobil jenis Toyota Raize periode November 2020 - Oktober 2021. Mohon maaf, sebagai komitmen Toyota untuk memberikan kualitas produk terbaik saat ini, kami sedang kami sedang melakukan program RECALL PEMERIKSAAN DAN/ATAU PERBAIKAN FENDER APRON DEPAN pada mobil Bapak/Ibu sebagai langkah preventif untuk memastikan kendaraan Bapak/Ibu dalam kondisi optimal, sesuai ketentuan warranty," tulis informasi tersebut.
Selain itu, informasi yang sama juga menyebutkan bila proses pemeriksaan dan perbaikan akan berlangsung selama 7 hingga 8 jam tanpa dipungut biaya sama sekali alias gratis.
Mencari tahu kebenaran hal ini, TrenOto coba melakukan konfirmasi kepada PT Toyota Astra Motor (TAM). Meski enggan berkomentar banyak, pabrikan mobil asal Jepang tersebut juga tak menampik hal ini.
"Ya kami sedang siapkan ya untuk konsumen Indonesia, aktifitas ini inline dengan campaign di global. Untuk detail nanti kami informasikan selanjutnya," kata Anton Jimmy Suwandy, Direktur Marketing TAM, Kamis (10/3/2022).
Sebelumnya, recall untuk Toyota Raize telah dilakukan di Jepang karena dugaan masalah Engine Control Unit (ECU). Seperti dilansir Response.jp, kerusakaan ini juga berlaku untuk Daihatsu Rocky bermesin hybrid.
Dalam keterangan resminya, model yang harus direcall kabarnya mencapai 11.349 unit Rocky dan Raize. Sebelum melakukan perbaikan massal, terdapat 29 keluhan dari konsumen.
Di Indoneesia, Toyota Raize dipasarkan dalam enam varian berbeda. Adapun variannya meliputi Raize 1.0 Turbo GR Sport CVT TSS, 1.0 Turbo GR Sport CVT, 1.0 Turbo G CVT, 1.0 Turbo G M/T, 1.2 G CVT dan 1.2 G M/T.
Selain itu, Toyota Raize telah dibekali fitur keselamatan aktif maupun pasif yang mumpuni. Fitur aktifnya masuk ke dalam platform baru yang diunggulkan yakni Toyota Safety Sense (TSS).
Adapun fitur di dalamnya antara lain Hill Start Assist, Vehicle Stability Control, 6 airbag D/P/S/C, Rear Cross Traffic Alert with Blind Spot Monitoring, Front Departure Alert, Adaptive Cruise Control, Pre-Collision System, Pedal Missoperation Control, Lane Departure Assist with Steering Control.
Memiliki dua pilihan mesin, unit termahal adalah 1.0 turbocharger yang dihuni oleh tiga-silinder segaris. Dengan bantuan turbocharger, jantung mekanis kendaraan mampu mengahasilkan tenaga hingga 96 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncaknya 140 Nm pada 2.400 – 4.000 rpm.
Sementara pilihan mesin satunya ialah 1.200 cc naturally aspirated yang mampu menghasilkan daya 86 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 112 Nm pada 4.500 rpm.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 19:00 WIB
08 September 2025, 13:10 WIB
06 Agustus 2025, 12:00 WIB
04 Maret 2025, 14:00 WIB
04 Maret 2025, 13:00 WIB
Terkini
19 Juli 2026, 10:38 WIB
MMKSI menilai kalau Mitsubishi Xforce Hybrid lebih memiliki prospek lebih bagus di pasar otomotif Indonesia
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara