Astra Auto Fest 2025 Resmi Dibuka, Targetkan 4.000 Transaksi
05 Desember 2025, 16:00 WIB
Toyota Raize dan Daihatsu Rocky Hybrid resmi meluncur dengan teknologi yang menyerupai Nissan kicks e-power
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Raize dan Daihatsu Rocky mendapatkan pembaruan, dengan tambahan varian e-SMART yang dilengkapi teknologi hybrid. Menariknya, teknologi tersebut sangat mirip dengan Nissan Kicks e-Power karena masih menggunakan bahan bakar minyak.
Teknologi hybrid tersebut akan disematkan pada mesin tiga silinder berkapasitas 1.2 liter. Menariknya, mesinnya tidak terhubung ke roda tapi justru akan mengisi daya dari baterai lithium-ion berkapasitas 4.3 Ah yang diletakkan di balik kursi belakang. Baterai tersebut nantinya akan menggerakkan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 105 hp dan torsi hingga 170 Nm.
Kondisi ini menghasilkan pengalaman berkendara yang sangat mirip dengan BEV dibandingkan mobil hybrid pada umumnya. Cara ini juga sangat mirip dengan teknologi pada Nissan Kicks e-Power yang sudah dijual di Indonesia. Mobil tersebut juga menggunakan mesin berfungsi untuk mengisi daya baterai, bukan sebagai jantung penggerak.
Nissan sendiri enggan menyamakan teknologi e-Power mereka dengan hybrid yang sudah ada meski pada prinsipnya menganut 2 sumber tenaga, kombinasi mesin pembakaran dalam dan motor listrik. e-Power disebut memiliki arsitektur teknologi yang mengadopsi langsung dari mobil full baterai alias EV atau mobil listrik.
Hybrid yang sudah ada menurut Nissan adalah mesin mobil konvensional yang dimasukkan motor listrik dan baterai. Keduanya bisa menggerakkan mobil dengan kurun waktu tertentu, dan ini disebut sebagai perbedaan arsitektur teknologi dengan e-Power.
Sementara itu Toyota dan Daihatsu sepertinya tidak serepot Nissan untuk menjelaskan sistem teknologi hybrid pada Raize dan Rocky. Mereka menyebutkan bahwa teknologi seperti demikian masuk dalam kategori hybrid.
Untuk diketahui, Toyota Raize dan Daihatsu Rocky juga akan menyematkan fitur Smart Pedal (S-PDL). Fitur ini memungkinkan pengendara dapat berkendara meski hanya mengandalkan satu pedal saja. Hal ini karena bila pedal gas dilepas, maka mobil juga akan otomatis melakukan pengereman secara halus.
Dengan kombinasi teknologi yang disematkan, maka konsumsi bahan bakar dari Toyota Raize dan Daihatsu Rocky pun diharapkan lebih efisien. Toyota dan Daihatsu menyebut bahwa untuk menempuh perjalanan sejauh 100 km, mobil hanya membutuhkan bahan bakar sebanyak 3.57 liter.
"Strategi elektrifikasi Daihatsu memprioritaskan pengurangan kendaraan yang mengeluarkan CO2 dalam jumlah besar," ungkap Toshihiro Nakabo, Executive Chief Engineer, Product Planning Department saat peluncuran.
Ia pun menambahkan bahwa penerapan teknologi hybrid Toyota Raize dan Daihatsu Rocky menunjukkan bahwa pihaknya akan serius menggarap teknologi elektrifikasi. Teknologi serupa nantinya juga akan diterapkan pada kendaraan-kendaraan lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Desember 2025, 16:00 WIB
04 Desember 2025, 17:00 WIB
03 Desember 2025, 10:00 WIB
02 Desember 2025, 17:00 WIB
02 Desember 2025, 15:16 WIB
Terkini
05 Desember 2025, 21:00 WIB
Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar
05 Desember 2025, 20:05 WIB
Mahindra berencana bawa mobil penumpang ke Indonesia tahun depan untuk menarik lebih banyak pelanggan
05 Desember 2025, 19:00 WIB
PUBG Mobile dan Porsche resmi jalin kerja sama, hadirkan pengalaman baru dan unik buat para penggunanya
05 Desember 2025, 18:00 WIB
Belasan ribu masyarakat umum beserta komunitas hadiri Gesrek Festival yang digelar di akhir November 2025
05 Desember 2025, 17:00 WIB
Memiliki banyak fasilitas unggulan, Krida Toyota tawarkan sensasi lebih dari sebuah diler mobil baru
05 Desember 2025, 16:00 WIB
Astra Auto Fest 2025 menyuguhkan berbagai lini kendaraan dari Daihatsu, Toyota, Lexus, BMW dan motor Honda
05 Desember 2025, 15:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid dipasarkan dalam empat pilihan varian yang berbeda, kenali masing-masing tipe yang sesuai
05 Desember 2025, 14:00 WIB
Mengawali Desember 2025, ganjil genap Puncak Bogor kembali diterapkan di akhir pekan guna mengurai kemacetan