Daihatsu Pamerkan Kelengkapan Part Center di Cikarang
10 Maret 2026, 17:00 WIB
Toyota Raize dan Daihatsu Rocky Hybrid resmi meluncur dengan teknologi yang menyerupai Nissan kicks e-power
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Raize dan Daihatsu Rocky mendapatkan pembaruan, dengan tambahan varian e-SMART yang dilengkapi teknologi hybrid. Menariknya, teknologi tersebut sangat mirip dengan Nissan Kicks e-Power karena masih menggunakan bahan bakar minyak.
Teknologi hybrid tersebut akan disematkan pada mesin tiga silinder berkapasitas 1.2 liter. Menariknya, mesinnya tidak terhubung ke roda tapi justru akan mengisi daya dari baterai lithium-ion berkapasitas 4.3 Ah yang diletakkan di balik kursi belakang. Baterai tersebut nantinya akan menggerakkan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 105 hp dan torsi hingga 170 Nm.
Kondisi ini menghasilkan pengalaman berkendara yang sangat mirip dengan BEV dibandingkan mobil hybrid pada umumnya. Cara ini juga sangat mirip dengan teknologi pada Nissan Kicks e-Power yang sudah dijual di Indonesia. Mobil tersebut juga menggunakan mesin berfungsi untuk mengisi daya baterai, bukan sebagai jantung penggerak.
Nissan sendiri enggan menyamakan teknologi e-Power mereka dengan hybrid yang sudah ada meski pada prinsipnya menganut 2 sumber tenaga, kombinasi mesin pembakaran dalam dan motor listrik. e-Power disebut memiliki arsitektur teknologi yang mengadopsi langsung dari mobil full baterai alias EV atau mobil listrik.
Hybrid yang sudah ada menurut Nissan adalah mesin mobil konvensional yang dimasukkan motor listrik dan baterai. Keduanya bisa menggerakkan mobil dengan kurun waktu tertentu, dan ini disebut sebagai perbedaan arsitektur teknologi dengan e-Power.
Sementara itu Toyota dan Daihatsu sepertinya tidak serepot Nissan untuk menjelaskan sistem teknologi hybrid pada Raize dan Rocky. Mereka menyebutkan bahwa teknologi seperti demikian masuk dalam kategori hybrid.
Untuk diketahui, Toyota Raize dan Daihatsu Rocky juga akan menyematkan fitur Smart Pedal (S-PDL). Fitur ini memungkinkan pengendara dapat berkendara meski hanya mengandalkan satu pedal saja. Hal ini karena bila pedal gas dilepas, maka mobil juga akan otomatis melakukan pengereman secara halus.
Dengan kombinasi teknologi yang disematkan, maka konsumsi bahan bakar dari Toyota Raize dan Daihatsu Rocky pun diharapkan lebih efisien. Toyota dan Daihatsu menyebut bahwa untuk menempuh perjalanan sejauh 100 km, mobil hanya membutuhkan bahan bakar sebanyak 3.57 liter.
"Strategi elektrifikasi Daihatsu memprioritaskan pengurangan kendaraan yang mengeluarkan CO2 dalam jumlah besar," ungkap Toshihiro Nakabo, Executive Chief Engineer, Product Planning Department saat peluncuran.
Ia pun menambahkan bahwa penerapan teknologi hybrid Toyota Raize dan Daihatsu Rocky menunjukkan bahwa pihaknya akan serius menggarap teknologi elektrifikasi. Teknologi serupa nantinya juga akan diterapkan pada kendaraan-kendaraan lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Maret 2026, 17:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 11:00 WIB
05 Maret 2026, 14:00 WIB
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Terkini
11 Maret 2026, 20:39 WIB
MPV ramah lingkungan Wuling Darion PHEV jadi opsi menarik buat masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik
11 Maret 2026, 19:00 WIB
Kehadiran mobil listrik baru Polytron, diharapkan bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat di Indonesia
11 Maret 2026, 18:00 WIB
Penjualan motor listrik Alva diklaim mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya meski harganya lebih tinggi
11 Maret 2026, 17:00 WIB
Keinginan BYD untuk bergabung dengan Formula 1 demi semakin memperkenalkan brand mereka ke seluruh dunia
11 Maret 2026, 15:00 WIB
Diler Xpeng Pluit jadi salah satu strategi pabrikan untuk memperluas jangkauan pasar dan permudah konsumen
11 Maret 2026, 13:00 WIB
Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026
11 Maret 2026, 11:00 WIB
Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik