Gaikindo Masih Tunggu Kepastian Insentif Mobil Hybrid
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Menurut Jaecoo dengan bergabung bersama Chery mereka tidak gentar buat bersaing dengan pabrikan Jepang
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Persaingan pada segmen mobil hybrid di Indonesia terbilang ketat. Banyak pabrikan yang mengkorting harga produk mereka.
Bahkan tidak hanya manufaktur asal Cina saja yang menerapkan. Melainkan produsen asal Jepang turut menempuh cara serupa.
Terbaru Honda Prospect Motor (HPM) menurunkan banderol Honda HR-V Hybrid yang belum lama ini diluncurkan di Tanah Air.
Kendaraan roda empat ramah lingkungan tersebut dipasarkan dengan banderol di bawah varian tertinggi versi sebelumnya dan tidak sampai Rp 500 juta.
Keputusan mengejutkan tentu menimbulkan berbagai spekulasi. Banyak pihak yang menilai kalau pabrikan Jepang mulai berani ikut perang harga.
Dinilai dapat mengancam keberadaan mobil-mobil hybrid yang sudah diniagakan oleh manufaktur Cina.
Meski begitu produsen asal Negeri Tirai Bambu tidak terlalu khawatir dengan langkah ditempuh oleh Honda.
Seperti sedang dirasakan oleh Jaecoo Indonesia. Mereka tidak gentar bersaing dengan pabrikan berlambang H tegak tersebut.
“Tidak (khawatir) lah, kalau itu kita cukup pede untuk bersaing di Indonesia,” kata Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia di BSD, Tangerang belum lama ini.
Ryan menilai kalau mobil hybrid Jaecoo J7 SHS mampu bersaing bahkan menggoda para konsumen di Tanah Air.
Apalagi produk satu ini mengusung berbagai fitur terkini. Diklaim bisa memanjakan para calon pemilik.
Ditambah Jaecoo berada di bawah naungan Chery Sales Indonesia (CSI) yang notabene sudah dikenal banyak orang.
“Kita bukan grup kecil, Chery (merupakan) grup yang begitu besar dan memiliki banyak lini (kendaraan),” lanjut Ryan.
Berbekal berbagai keunggulan di atas, maka Jaecoo optimistis mampu bersaing dengan pabrikan Jepang dalam memasarkan mobil hybrid di Tanah Air.
“Ditambah kami memiliki banyak inovasi teknologi,” Ryan menegaskan.
Sekadar mengingatkan Ryan sebelumnya tidak mempermasalahkan banyak merek mobil yang menerapkan perang harga demi menggaet konsumen.
Namun dengan syarat harus tetap mengedepankan kualitas produk serta melakukan banyak inovasi.
Dengan begitu mobil hybrid yang dipasarkan serta ditawarkan tetap memiliki kualitas terbaik dan mampu memenuhi kebutuhan para pembeli.
"Dari Jaecoo juga kita bagaimana caranya harus menghasilkan produk-produk inovatif. Memberikan value tinggi bahkan lebih," Ryan menambahkan.
Jaecoo menilai kalau perang bisa menguntungkan konsumen yang membeli. Sebab dapat memboyong kendaraan dengan harga terjangkau.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
04 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang