Suzuki Banjiri Jepang dengan Jimny Buatan India Pada Juni 2025

Suzuki jadi importir mobil terbesar di Jepang di Juni 2025 setelah meluncurkan Jimny lima pintu buatan India

Suzuki Banjiri Jepang dengan Jimny Buatan India Pada Juni 2025
Adi Hidayat
KatadataOTO – Suzuki Motor Corporation telah menjadi pabrikan paling banyak mengimpor mobil ke Jepang di Juni 2025. Perusahaan tersebut mengalahkan Mercedes-Benz Group AG yang selama ini menjadi importir terbesar.

Mereka mengandalkan Jimny Nomade dan beberapa SUV kecil lain hasil produksi India. Jumlah mobil yang dibawa mencapai 4.780 unit atau naik 230 kali lipat dari periode serupa tahun sebelumnya.

Menariknya, ini bukan pertama kali Suzuki menjadi importir mobil terbesar Jepang. Pasalnya pabrikan berlogo S tersebut juga sudah pernah mencapainya di April 2025.

Catatan Suzuki pun semakin menarik karena boleh dikatakan jumlah produksi global mereka tidak sebanyak pabrikan lain seperti Honda dan Toyota.

Suzuki Jimny 5-Pintu Buatan India Laris, Inden Tembus 3,5 Tahun
Photo : Suzuki

“Konsumen Jepang tidak terlalu peduli apakah kendaraan diproduksi di Thailand, India atau Jepang jika mereka menginginkan mobil tertentu," kata Takeshi Miyao Analyst Automotive Consultancy Carnorama.

Perlu diketahui bahwa Jimny Nomade adalah SUV lima pintu yang sudah diluncurkan di beberapa negara. Saat hadir di Jepang, mobil tersebut langsung menerima 50 ribu pemesanan.

Padahal Suzuki telah menetapkan target penjualan bulanan awal sebanyak 1.200 unit. Situasi itu membuat mereka menghentikan pesanan setelah empat hari karena permintaan yang sangat tinggi.

Suzuki pun berencana meningkatkan produksi Jimny Nomade di India mulai bulan Juli sehingga jumlah ekspor ke Jepang bisa lebih besar.

Tak hanya Jimny Nomade, beberapa SUV lain juga akan mereka impor dari India. Suzuki Fronx bahkan rencananya bakal mulai dipasarkan pada Oktober 2025.

Suzuki Suntik Mati 4 Model di Inggris, Termasuk Jimny dan Ignis
Photo : Issuu.com

Perlu diketahui bahwa Suzuki diperkirakan bisa menjual sedikitnya 20 juta unit pada 2047. Mereka juga menargetkan pangsa pasar sebesar 50 persen oleh Maruti Suzuki India Ltd pada 2030.

Selain Jepang, pasar Suzuki Jimny lima pintu dari India adalah Indonesia. Permintaan atas model tersebut pun terbilang tinggi.

Berdasarkan data Gaikindo, wholesales Suzuki Jimny lima pintu periode Januari hingga Mei 2025 adalah sebesar 674 unit. Jumlah itu tentunya bakal terus bertambah mengingat di semester kedua biasanya pasar otomotif mengalami peninglatan.


Terkini

mobil
Mobil Listrik Bekas

Mobil Listrik Bekas Kurang Peminat, Karena Merugikan Konsumen

Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 6 Maret 2026, Sambut Libur Akhir Pekan

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan buat menyambut libur akhir pekan yang biasanya terjadi kepadatan

news
SIM keliling Bandung

Sebelum Akhir Pekan SIM Keliling Bandung Beroperasi di 2 Lokasi

Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat sebelum akhir pekan

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan Hari Ini 6 Maret

Jangan sampai terlewat, lokasi SIM keliling Jakarta masih di lima tempat sebelum memasuki akhir pekan

mobil
BYD Atto 1

Harga BYD Atto 1 Bakal Naik Pekan Depan, Tak Lagi Rp 100 Jutaan

Tenaga penjual mengungkapkan bakal ada perubahan harga BYD Atto 1 per Maret 2026, ada upgrade eksterior

otosport
MotoGP Thailand 2026

Perang Iran dan Amerika Bikin Perjalanan Tim MotoGP Berantakan

Seluruh perjalanan tim MotoGP untuk kembali pulang setelah berlaga di Buriram, Thailand harus diatur ulang

mobil
Penjualan Daihatsu

Penjualan Daihatsu Februari 2026 Naik 10 Persen, LCGC Mendominasi

Penjualan Daihatsu di Februari 2026 diklaim mengalami pertumbuhan sebesar 10 persen dibanding bulan lalu

news
Adira Finance

Adira Finance Raup Laba Bersih Rp 1,5 Triliun pada 2025

Sejumlah faktor penting menjadi penentu kinerja positif yang diraih oleh Adira Finance sepanjang tahun lalu