Penjualan Mobil Listrik di China Diprediksi Melambat pada 2026
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Mobil listrik MG Comet EV jiplak desain Wuling Air ev yang sudah diluncurkan di Indonesia sejak tahun lalu
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – MG Comet EV jiplak desain Wuling Air ev yang sudah diluncurkan di Indonesia sejak tahun lalu. Mobil ini ditawarkan mulai dari 798.000 rupee atau setara dengan Rp143.5 juta.
Harga kompetitif tersebut diyakini cukup untuk menarik pelanggan. Terlebih masyarakat kini memang menginginkan kendaraan ramah lingkungan namun harganya tetap terjangkau.
Keunikan utama dari mobil sebenarnya bukan dari segi banderol, namun dimensinya yang kompak. Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, tinggi 1.640 mm dan wheelbase 2.010 mm.
Melansir Autocarindia.com, MG serta Wuling memang berada di bawah satu payung yang sama, yakni SAIC Motor. Maka tidak heran produknya tidak berbeda.
Secara desain eksterior, mobil listrik MG Comet EV memiliki bentuk lampu utama serupa. Kemudian pelek digunakan juga berdiameter 12 inci.
Beralih ke interiornya, disematkan head unit berukuran 10,25 inci. Layarnya terbagi dua, untuk sistem hiburan dan panel instrumen.
Tata letak di dalam kabinnya tak ada bedanya dengan Wuling Air ev. Bahkan sejumlah fitur yang disematkan pun juga sama.
MG Comet EV dibekali keyless entry, Android Auto, hingga Apple CarPlay. Lalu diberikan fitur keamanan terkini.
Sebut saja seperti ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake-force Distribution), TPMS (Tyre Pressure Monitoring System), kamera mundur, sensor parkir serta dual front airbag.
Namun terdapat sedikit perbedaan. Bisa dilihat dari pilihan warna MG Comet EV, yakni silver, hitam dan putih.
Corak paling unik adalah Apple Green two-tone kelir hijaunya menyerupai apel. Membuatnya tampil cukup mencolok di jalanan.
Sayangnya mobil listrik MG Comet EV hanya tersedia dalam satu varian. Mereka memasarkan tipe baterai Standard Range 17.3 kWh dengan soket charger Type 2.
Penampung dayanya dapat diisi dari 0 sampai 100 persen dalam waktu tujuh jam menggunakan charger 3.3 kW. Sedangkan 10-80 persen hanya lima jam saja.
Kemudian dinamonya mampu menghasilkan tenaga maksimal 40.4 hp dan torsi puncak 110 Nm. Rancangannya bisa membuat produk tersebut melaju hingga 230 km.
Dengan begitu kehadirannya diharapkan menambah pilihan bagi warga India yang membutuhkan mobil listrik murah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
29 Desember 2025, 10:00 WIB
28 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak