Takut Gagal, MG Comet EV Jiplak Desain Wuling Air ev

Mobil listrik MG Comet EV jiplak desain Wuling Air ev yang sudah diluncurkan di Indonesia sejak tahun lalu

Takut Gagal, MG Comet EV Jiplak Desain Wuling Air ev

TRENOTOMG Comet EV jiplak desain Wuling Air ev yang sudah diluncurkan di Indonesia sejak tahun lalu. Mobil ini ditawarkan mulai dari 798.000 rupee atau setara dengan Rp143.5 juta.

Harga kompetitif tersebut diyakini cukup untuk menarik pelanggan. Terlebih masyarakat kini memang menginginkan kendaraan ramah lingkungan namun harganya tetap terjangkau. 

Keunikan utama dari mobil sebenarnya bukan dari segi banderol, namun dimensinya yang kompak. Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, tinggi 1.640 mm dan wheelbase 2.010 mm.

Photo : Istimewa

Melansir Autocarindia.com, MG serta Wuling memang berada di bawah satu payung yang sama, yakni SAIC Motor. Maka tidak heran produknya tidak berbeda.

Secara desain eksterior, mobil listrik MG Comet EV memiliki bentuk lampu utama serupa. Kemudian pelek digunakan juga berdiameter 12 inci.

Beralih ke interiornya, disematkan head unit berukuran 10,25 inci. Layarnya terbagi dua, untuk sistem hiburan dan panel instrumen.

Tata letak di dalam kabinnya tak ada bedanya dengan Wuling Air ev. Bahkan sejumlah fitur yang disematkan pun juga sama.

Baca Juga: Motor Listrik Honda EM1 Siap Meluncur di Indonesia Akhir Tahun

MG Comet EV dibekali keyless entry, Android Auto, hingga Apple CarPlay. Lalu diberikan fitur keamanan terkini.

Sebut saja seperti ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brake-force Distribution), TPMS (Tyre Pressure Monitoring System), kamera mundur, sensor parkir serta dual front airbag.

Namun terdapat sedikit perbedaan. Bisa dilihat dari pilihan warna MG Comet EV, yakni silver, hitam dan putih.

Corak paling unik adalah Apple Green two-tone kelir hijaunya menyerupai apel. Membuatnya tampil cukup mencolok di jalanan.

Sayangnya mobil listrik MG Comet EV hanya tersedia dalam satu varian. Mereka memasarkan tipe baterai Standard Range 17.3 kWh dengan soket charger Type 2.

Penampung dayanya dapat diisi dari 0 sampai 100 persen dalam waktu tujuh jam menggunakan charger 3.3 kW. Sedangkan 10-80 persen hanya lima jam saja.

Photo : Istimewa

Kemudian dinamonya mampu menghasilkan tenaga maksimal 40.4 hp dan torsi puncak 110 Nm. Rancangannya bisa membuat produk tersebut melaju hingga 230 km.

Dengan begitu kehadirannya diharapkan menambah pilihan bagi warga India yang membutuhkan mobil listrik murah.


Terkini

mobil
Kia

Kia Mulai Babak Baru di Tanah Air, Lepas Dari Indomobil

Kia Sales Indonesia ingin menunjukkan komitmen jangka panjang di Tanah Air dengan prisipal turun langsung

mobil
Suzuki Fronx

Diskon Suzuki Fronx di Januari 2026, Setara Honda Beat

Diskon Suzuki Fronx dari tenaga penjual bisa dimanfaatkan siapa saja dan untuk pembelian kredit serta tunai

motor
Yamaha Xmax

Yamaha Xmax Tampil Menawan di Awal Tahun, Ada Opsi Warna Baru

Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan

mobil
Mazda CX-6e

Mazda CX-6e Debut Global, Calon Pengganti MX-30 di Indonesia

Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini

mobil
Mobil Cina

Menilik Penjualan Merek Jepang-Korea Pasca Kehadiran Mobil Cina

Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023

mobil
Mobil Listrik

Wholesales 20 Mobil Listrik Terlaris di RI 2025: BYD Mendominasi

Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini

mobil
Mobil Listrik

Ekonom Ungkap Alternatif Insentif Otomotif untuk Jaga Tren EV

Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi

mobil
Cerita Pengusaha di Lamongan Andalkan Mitsubishi Fuso Canter

Penjualan Truk 2025 Turun Ribuan Unit, Terpukul Produk Cina

Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian