Pasar Motor Baru ASEAN Tembus 15 Juta Unit, Indonesia Mendominasi
20 Februari 2026, 17:00 WIB
AHM mengklaim alami pertumbuhan sebesar tiga persen di Januari 2026, sama seperti pasar motor baru nasional
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar motor baru di Tanah Air memberikan kinerja positif. Hal tersebut terlihat pada periode Januari 2026.
Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), pada bulan lalu ada 577.763 unit yang terdistribusi dari pabrik ke diler (wholesales).
Dari angka di atas, mengalami pertumbuhan sampai 3,1 persen jika dibandingkan dengan perolehan di periode serupa pada 2025.
Sedangkan bila dibandingkan dengan Desember 2025, menunjukkan kenaikan hingga 25 persen dari 461.925 unit.
“Pasar di Januari tumbuh tiga persen dan kami pun tumbuh tiga persen. Harapannya ini menunjukkan ekonomi yang kami harapkan membaik,” ungkap Thomas Wijaya, Executive Vice President Astra Honda Motor (AHM) di Jakarta pada Rabu (25/02).
Tentu pihaknya sangat bersyukur atas apa yang sudah mereka raih. Sebab menjadi sinyal positif di awal tahun.
Kemudian menjadi pertanda baik ekonomi mulai stabil. Sehingga dapat membawa dampak bagi sektor industri kendaraan roda dua di Tanah Air.
“Harapannya kalau ekonomi bisa semakin baik, maka kontribusi untuk bangsa, masyarakat dan konsumen di Indonesia juga akan semakin besar,” Thomas melanjutkan.
Memang jika diingat, situasi ekonomi di Indonesia serta global sedang tidak baik-baik saja. Dapat memengaruhi pasar motor baru di dalam negeri.
Ditambah penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), diprediksi menjadi batu sandungan bagi pasar motor baru.
Sebab di tahun lalu beberapa daerah hanya memberikan keringanan bersifat sementara. Jadi bisa saja berubah pada 2026.
Namun dengan berbagai tantangan tersebut, pasar motor baru mampu memberikan kinerja positif di awal tahun.
“Tidak hanya domestik, tetapi kami juga kuat di pasar ekspor. Tahun lalu sekitar 223 ribu unit CBU dan hampir satu juta unit set CKD,” tutur pimpinan AHM tersebut.
Lebih jauh Thomas menjelaskan, dalam kurun waktu lima hingga delapan bulan ekspor AHM sudah mencapai 2,5 juta unit.
“Jadi tidak hanya domestik, tetapi juga diakui keunggulannya di ekspor,” pungkas Thomas.
Dia pun berharap situasi yang ada bisa terus bertahan hingga beberapa waktu ke depan. Apalagi menjelang musim mudik Lebaran 2026.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 17:00 WIB
19 Februari 2026, 14:00 WIB
18 Februari 2026, 07:00 WIB
14 Februari 2026, 18:02 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Meski sedang di bulan Ramadan, pembatasan ganjil genap Jakarta dinilai masih cukup efektif untuk kurangi kemacetan
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Pengendara yang ingin mengurus dokumen berkendara, bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
26 Februari 2026, 06:00 WIB
Alternatif kantor Satpas, masyarakat bisa manfaatkan layanan SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini
25 Februari 2026, 20:50 WIB
Geely membukukan 1.776 SPK termasuk Zeekr, EX2 mendominasi 80 persen dari keseluruhan pemesanan selama IIMS 2026
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Agrinas Pangan Nusantara memberikan kesempatan bagi Mitsubishi Fuso Canter jadi armada Koperasi Merah Putih
25 Februari 2026, 15:00 WIB
MotoGP SEG yang dulu dikenal Dorna tengah menyiapkan aturan terbaru untuk meminimalisir gap gaji pembalap
25 Februari 2026, 14:00 WIB
Beberapa harga mobil LCGC terpantau terkoreksi, bisa menjadi opsi buat Anda saat musim mudik Lebaran 2026
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi