SUV Bensin Geely yang Bakal Dipasarkan di Indonesia Tahun Ini

Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango

SUV Bensin Geely yang Bakal Dipasarkan di Indonesia Tahun Ini

KatadataOTO – Banyak manufaktur Cina memilih untuk memasarkan mobil listrik buat konsumen, mengingat trennya terbilang positif. Namun Geely punya strategi lain.

Setelah memboyong kendaraan listrik dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Geely bersiap menghadirkan setidaknya dua mobil bermesin konvensional dalam kurun waktu tiga tahun di Indonesia.

“Jadi rencananya kami akan punya dua Battery Electric Vehicle (BEV), dua Internal Combustion Engine (ICE), satu PHEV sementara sisanya masih dalam studi,” kata Yusuf Anshori, Brand Director Geely Indonesia beberapa waktu lalu.

Bukan jadi hal baru sebab Geely dulu sempat mengawali perjalanannya di dalam negeri melalui mobil bermesin bensin. Di 2010, mereka memboyong MK Sedan dan MK2 Hatchback.

Geely
Photo: Geely

Kali ini, tampaknya Geely akan menghadirkan mobil konvensional di segmen yang sekarang cukup ramai yakni Sport Utility Vehicle (SUV).

Jika melihat portofolio global Geely, dua model yang memiliki peluang dihadirkan di Indonesia adalah Geely Monjaro dan Geely.

Geely Monjaro merupakan SUV 5-seater, dibenamkan mesin 2.000 cc dan dipadukan transmisi otomatis delapan percepatan.

Klaim tenaga yang dihasilkan adalah 235 hp dan torsi puncak 350 Nm, disalurkan ke empat roda melalui penggerak Four Wheel Drive (4WD).

Ada empat varian yang dipasarkan oleh Geely. Keempatnya sudah dibekali enam airbags, CN95 AC Filter serta Panoramic Sunroof.

Sementara dua tipe teratas lebih lengkap dengan 10 titik speaker, Active Noise Cancelling, 3 Zone Auto AC dan Head Up Display.

Selain Monjaro ada Geely Okavango yang berkapasitas besar dan memiliki konfigurasi tiga baris, bisa menampung sampai tujuh orang di kabinnya. Merek Okavango juga lebih dulu terdaftar di RI.

Geely Okavango pakai mesin 1.berkubikasi 1.500 cc dengan transmisi otomatis model DCT tujuh percepatan. 

Geely Okavango Terdaftar di Indonesia
Photo: Geely

Berbeda dari Monjaro, SUV Okavango telah dibekali sistem mild hybrid. Konfigurasi jantung pacu itu memungkinkan mobil menghasilkan tenaga 190 hp dan torsi puncak 300 Nm.

Apabila hadir di Indonesia, Geely Monjaro dan Okavango berpeluang jadi pesaing baru Chery C5 dan Chery Tiggo 8 CSH.

Hanya saja belum diketahui pasti kapan Geely memboyong kedua model bermesin konvensional itu. Saat ini, mereka fokus menjual mobil listrik EX5, EX2 serta PHEV Starray EM-i.


Terkini

motor
motor listrik

Aismoli Target 100 Ribu Motor Listrik Bisa Terjual pada 2026

Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini

news
Lalu lintas Jakarta

Kepolisian Siapkan Strategi Baru Atasi Kemacetan Jakarta di 2026

Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026

mobil
Penjualan BYD

BYD Jual Lebih Dari 4,5 Juta Kendaraan Sepanjang 2025

Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Hari Ini 2 Januari 2026, Ada Dispensasi

Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 2 Januari 2026, Pertama di Tahun Ini

Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya

news
SIM keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal 2026, Perhatikan Jadwalnya

Ketika ingin mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta