Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Jumlah ekspor mobil di Januari 2026 mengalami penurunan yang cukup besar karena jumlahnya mencapai ribuan unit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mengawali 2026, jumlah ekspor kendaraan di Tanah Air mengalami penurunan dibandingkan dengan Desember 2025. Berdasarkan data Gakindo, jumlah mobil yang dikirim dari Tanah Air adalah sebanyak 40.003 unit.
Angka itu lebih kecil 9,6 persen atau 4.266 unit dibanding pengiriman mobil CBU Desember 2025 yang sebanyak 44.269 unit. Penurunan ini terjadi pada beberapa merek sekaligus sehingga berdampak terhadap pencapaian nasional.
Meski demikian, bila dibandingkan dengan Januari 2025, maka telah terjadi pertumbuhan yang cukup signifikan. Pasalnya ketika itu pabrikan mobil di Indonesia hanya mampu melepas 33.423 unit ke berbagai negara tujuan ekspor.
Itu artinya pada Januari 2026 telah terjadi kenaikan sebanyak 6.850 unit atau 19,7 persen.
Sepanjang Januari 2026, Toyota masih mendominasi ekspor kendaraan Tanah Air. Tercatat pabrikan asal Jepang tersebut mengirim sebanyak 11.581 unit.
Angka ini turun 4.497 unit atau 28 persen dibanding Desember 2025 yang sebesar 16.078 unit. Namun bila melihat Januari 2025 maka ada peningkatan sebesar 368 unit atau 3,3 persen.
Sementara posisi kedua diisi oleh Daihatsu. Perusahaan tersebut berhasil memperoleh jumlah ekspor sebanyak 10.793 unit.
Catatan ini tumbuh 391 unit jika dibandingkan dengan Desember 2025. Sementara bila disandingkan ke Januari 2026, maka telah ada pertumbuhan sebanyak 1.381 unit karena pada periode tersebut pabrikan hanya mampu mengirim 9.412 unit.
Sementara Mitsubishi Motors mengalami penurunan yang cukup dalam. Pasalnya pabrikan berlogo tiga berlian itu hanya mampu melepas 9.436 unit ke luar negeri.
Angka ini turun 10,9 persen dibandingkan pencapaian di Desember 2025 yang sebesar 10.692 unit. Sementara bila melihat pencapaian tahun lalu, pabrikan ini justru tumbuh signifikan karena Januari 2025 hanya sebesar 5.552 unit.
Hyundai tumbuh signifikan untuk pasar ekspor. Pabrikan asal Korea Selatan ini mengirim 4.080 unit sepanjang Januari 2026.
Jumlah ini tumbuh bila dibandingkan Desember 2025 yang hanya 2.767 unit.
Sementara Honda meraih posisi kelima dengan 1.772 unit. Angka ini tumbuh tipis bila dibandingkan Desember 2025 yang hanya 1.466 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 07:00 WIB
Terkini
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026