Cara Pemerintah Cina Dorong Penjualan Mobil Ramah Lingkungan
03 Januari 2026, 19:00 WIB
SKF dukung perguruan tinggi untuk mengembangkan mobil ramah lingkungan yang akan digunakan dalam kompetisi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kemampuan mahasiswa Indonesia dalam menciptakan kendaraan ramah lingkungan, termasuk mobil listrik sudah tidak diragukan. Pasalnya, dalam beberapa kesempatan tim-tim dari perguruan tinggi sudah meraih banyak prestasi internasional.
Kemampuan mereka dalam merancang kendaraan tentunya tidak lepas dari peran industri otomotif. Pasalnya banyak komponen yang memang tidak bisa mereka buat sendiri sehingga memerlukan kerjasama dengan beberapa pihak.
Salah satu perusahaan pendukung adalah PT SKF Indonesia, perusahaan manufaktur bearing kendaraan. Tak tanggung-tanggung, mereka bahkan mendukung 5 perguruan tinggi sekaligus demi kemajuan pengembangan.
“Tidak hanya finansial, bentuk dukungan kami juga dengan memberikan bearing yang sudah disesuaikan kebutuhan mereka. Mereka berhak untuk menyampaikan racikannya kemudian bearing kami akan siapkan,” ungkap Muhammad Abiyyu Hanif, Application Engineer PT SKF Indonesia.
Produk yang dibutuhkan oleh pihak tim perguruan tinggi umumnya memang tidak mudah dibuat. Pasalnya para mahasiswa membutuhkan bearing minim gesekan guna memastikan energi dapat keluar secara optimal.
“Beda dengan kendaraan biasa, mahasiswa membutuhkan bearing low friction sehingga harus menggunakan bahan ceramic ball. Setiap mobil juga memiliki hitungan berbeda tergantung keperluannya,” tegasnya kemudian.
Meski memiliki perhitungan khusus, SKF sebenarnya tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk memenuhi permintaan dari para mahasiswa. Pasalnya mereka telah memiliki material cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan.
Sementara itu Ariza dari UI Supermileage Vehicle Team menggatakan bahwa bearing memiliki peran sangat vital terhadap jarak tempuh. Pasalnya semakin minim gesekan yang terjadi dapat membuat jarak tempuh semakin jauh.
“SKF telah membantu kami sejak 2017 dengan membuat bearing yang ringan dan minim gesekan. Mobil protitipe kami bahkan dapat mencapai jarak sejauh 1.143 km per liter bensin,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh tim Semar UGM yang telah bekerjasama dengan SKF sejak 2019. Hasil kerjasama pun berhasil membuat tim tersebut meraih banyak hasil positif termasuk memenangkan beragam
Terbaru, mereka berhasil mereka menyabet dua gelar juara dari Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2021 di Sirkuit Gelora Bung Tomo Surabaya. Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Puspresnas Kemendikbudristek ini tim Semar UGM memperoleh juara 1 dalam kategori Proto Listrik dan juara 1 untuk kategori lomba Eco Fun Race.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Januari 2026, 19:00 WIB
27 Desember 2025, 19:00 WIB
06 Mei 2025, 17:00 WIB
16 Februari 2025, 09:00 WIB
15 Februari 2025, 11:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini