Changan Group Siapkan Strategi Untuk Capai Pertumbuhan Dua Kali Lipat
24 April 2026, 13:00 WIB
Pemerintah lirik mobil hidrogen untuk dikembangkan di masa depan agar Net Zero Emission bisa segera tercapai
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski ekosistem kendaraan listrik terus didorong tetapi pemerintah mengaku tidak hanya fokus pada satu teknologi. Hal tersebut penting untuk mempercepat pencapaian Net Zero Emission yang sudah ditetapkan pemerintah.
Beberapa teknologi diklaim sudah mulai dilirik untuk dikembangkan di dalam negeri.
“Selain kendaraan listrik, Indonesia juga melihat potensi besar pada pengembangan teknologi fuel cell electric vehicle yang menggunakan bahan baku hidrogen. Jadi teknologi ini menawarkan solusi ramah lingkungan dengan emisi 0 sekaligus mengatasi permasalahan lamanya pengisian daya,” ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian di Jakarta (06/05)
Tak hanya itu, dirinya pun menegaskan bahwa pengembangan biofeul juga terus dilakukan guna mempercepat transisi kendaraan ke teknologi yang ramah lingkungan.
“Kami percaya dengan pengembangan teknologi ini akan mengakselerasi transisi yang dilakukan di Indonesia menuju ekonomi hijau,” tambahnya.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki target untuk mencapai Net Zero Emission di 2060. Namun buat industri manufaktur termasuk otomotif diharapkan bisa lebih cepat diraih.
“Kami sudah menetapkan Net Zero Emission untuk sektor manufaktur di Indonesia harus tercapai pada 2050 atau 10 tahun lebih cepat dari dari target nasional. Pabrik otomotif pun harus beradaptasi memenuhi standar,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa teknologi hidrogen pada kendaraan sudah mulai diperkenalkan di Indonesia melalui Toyota. Pabrikan asal Jepang itu bahkan telah memperkenalkan beberapa model seperti Mirai.
Tak hanya itu, mereka pun meresmikan stasiun pengisian hidrogen atau Hydrogen Refueling Station di Karawang pada Februari 2025. Fasilitas itu nantinya dapat digunakan untuk mobil hidrogen dan kendaraan maupun alat industri lain seperti forklift maupun truk.
Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) juga dikabarkan bakal mulai membangun stasiun pengisian hidrogen di beberapa titik termasuk area Jakarta. Tujuannya adalah sebagai sarana edukasi serta perkenalan kepada masyarakat soal alternatif kendaraan ramah lingkungan di luar BEV (Battery Electric Vehicle) maupun HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Dengan demikian nantinya masyarakat bisa memilih teknologi apa yang paling cocok buat mobilitas mereka.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 April 2026, 13:00 WIB
03 Januari 2026, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 07:00 WIB
27 Desember 2025, 19:00 WIB
17 Desember 2025, 22:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi