Ekspor BYD Diproyeksikan Tembus 1 Juta Unit di Akhir 2025
24 Desember 2025, 12:00 WIB
Hadir di GIIAS 2022, SKF Indonesia menyatakan siap mendukung Pemerintah dalam menyambut era elektrifikasi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT SKF Indonesia siap masuk teknologi elektrifikasi di Tanah Air untuk mendorong mobilitas berkelanjutan. Pada ajang GIIAS 2022 SKF Indonesia mengusung tema intelligent and clean.
Sebagai pemimpin pasar dalam industri bearing, pabrikan asal Amerika Serikat ini memboyong berbagai produk andalannya. Mereka memamerkan sejumlah produk untuk kendaraan roda empat maupun dua.
Menempati Hall 9 booth D21 di pameran otomotif tahunan tersebut, SKF menunjukkan kualitas produk hingga inovasi yang diusung.
“Kami melihat industri otomotif sedang mengalami revolusi teknologi besar untuk beradaptasi dengan megatren utama seperti konektivitas, mengemudi otonom, solusi mobillitas berkelanjutan dan elektrifikasi,” kata Toto Suharto, Presiden Direktur PT SKF Indonesia.
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa strategi perusahaan diselaraskan dengan tren yang tengah terjadi di Indonesia belakangan ini. Oleh karena itu SKF juga mendukung kebutuhan akan inovasi berkelanjutan di industri otomotif dan meningkatkan lokalisasi.
SKF Indonesia saat ini dikatakan memiliki pabrik terbesar di Asia Tenggara untuk sektor otomotif. Dikatakan bahwa mereka telah memasok komponen kendaraan sebesar 35 juta bearing per tahun.
Menurutnya dengan bearing yang berkualitas, maka kendaraan bisa mengurangi gesekan. Dengan minimnya friksi, maka daya akan lebih mudah tersalurkan sehingga tercapai efisiensi.
“Kami memiliki komitmen tinggi untuk menghadirkan produk yang cerdas, berkualitas dan memiliki durabilitas tinggi. Kami juga terus bekerjasama dengan industri untuk menghadirkan solusi-solusi mendukung era kendaraan listrik di Indonesia,” jelasnya kemudian.
Langkah diambil SKF Indonesia disebutkan juga selaras dengan upaya Pemerintah Indonesia yang hendak menekan emisi karbon. Secara mandiri sebesar 29 persen dan 41 persen bersama bantuan internasional pada 2030.
“Dalam kesempatan ini pengunjung bisa melihat beragam produk inovatif kami mulai dari bearing set, transmisi, suspensi dan sebagainya. Selain itu kami juga telah mengembangkan komponen untuk kendaraan hybrid serta elektrik untuk menjawab kebutuhan industri otomotif di masa depan,” ungkapnya.
Produk tersebut di atas dihadirkan untuk bisa menekan penggunan pelumas tambahan, sehingga mengurangi pencemaran lingkungan dari pelumasan.
Dikatakan bahwa produk ini memberikan kemudahan pada perakitan dan perbaikan komponen yang diklaim berkualitas tinggi. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar.
SKF mengembangkan produk tersebut sebagai brushless motors dengan daya magnet permanen. Sensornya berperan penting untuk mengontrol torsi serta energi saat start-up dan operasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 12:00 WIB
16 Desember 2025, 10:00 WIB
07 Desember 2025, 11:00 WIB
12 November 2025, 18:14 WIB
22 Oktober 2025, 20:34 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.