Mengenal Perbedaan Elektrifikasi pada HEV, PHEV dan REEV
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Hadir di GIIAS 2022, SKF Indonesia menyatakan siap mendukung Pemerintah dalam menyambut era elektrifikasi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – PT SKF Indonesia siap masuk teknologi elektrifikasi di Tanah Air untuk mendorong mobilitas berkelanjutan. Pada ajang GIIAS 2022 SKF Indonesia mengusung tema intelligent and clean.
Sebagai pemimpin pasar dalam industri bearing, pabrikan asal Amerika Serikat ini memboyong berbagai produk andalannya. Mereka memamerkan sejumlah produk untuk kendaraan roda empat maupun dua.
Menempati Hall 9 booth D21 di pameran otomotif tahunan tersebut, SKF menunjukkan kualitas produk hingga inovasi yang diusung.
“Kami melihat industri otomotif sedang mengalami revolusi teknologi besar untuk beradaptasi dengan megatren utama seperti konektivitas, mengemudi otonom, solusi mobillitas berkelanjutan dan elektrifikasi,” kata Toto Suharto, Presiden Direktur PT SKF Indonesia.
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa strategi perusahaan diselaraskan dengan tren yang tengah terjadi di Indonesia belakangan ini. Oleh karena itu SKF juga mendukung kebutuhan akan inovasi berkelanjutan di industri otomotif dan meningkatkan lokalisasi.
SKF Indonesia saat ini dikatakan memiliki pabrik terbesar di Asia Tenggara untuk sektor otomotif. Dikatakan bahwa mereka telah memasok komponen kendaraan sebesar 35 juta bearing per tahun.
Menurutnya dengan bearing yang berkualitas, maka kendaraan bisa mengurangi gesekan. Dengan minimnya friksi, maka daya akan lebih mudah tersalurkan sehingga tercapai efisiensi.
“Kami memiliki komitmen tinggi untuk menghadirkan produk yang cerdas, berkualitas dan memiliki durabilitas tinggi. Kami juga terus bekerjasama dengan industri untuk menghadirkan solusi-solusi mendukung era kendaraan listrik di Indonesia,” jelasnya kemudian.
Langkah diambil SKF Indonesia disebutkan juga selaras dengan upaya Pemerintah Indonesia yang hendak menekan emisi karbon. Secara mandiri sebesar 29 persen dan 41 persen bersama bantuan internasional pada 2030.
“Dalam kesempatan ini pengunjung bisa melihat beragam produk inovatif kami mulai dari bearing set, transmisi, suspensi dan sebagainya. Selain itu kami juga telah mengembangkan komponen untuk kendaraan hybrid serta elektrik untuk menjawab kebutuhan industri otomotif di masa depan,” ungkapnya.
Produk tersebut di atas dihadirkan untuk bisa menekan penggunan pelumas tambahan, sehingga mengurangi pencemaran lingkungan dari pelumasan.
Dikatakan bahwa produk ini memberikan kemudahan pada perakitan dan perbaikan komponen yang diklaim berkualitas tinggi. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar.
SKF mengembangkan produk tersebut sebagai brushless motors dengan daya magnet permanen. Sensornya berperan penting untuk mengontrol torsi serta energi saat start-up dan operasi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Mei 2026, 09:00 WIB
06 Mei 2026, 11:35 WIB
19 Februari 2026, 10:00 WIB
24 Desember 2025, 12:00 WIB
16 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM