Siap-siap, Tilang Elektronik di Jalan Tol Diterapkan Pekan Depan

Tilang elektronik di jalan tol diterapkan pekan depan dengan menyasar 2 pelanggaran utama yaitu kendaraan ODOL dan kebut-kebutan

Siap-siap, Tilang Elektronik di Jalan Tol Diterapkan Pekan Depan
Adi Hidayat

TRENOTO – Tilang elektronik di jalan tol akan mulai diberlakukan mulai pekan depan, tepatnya 1 April 2022. Penerapan tersebut akan fokus pada 2 pelanggaran yaitu kendaraan overdimension overloading (odol) serta batas kecepatan.

Pelanggaran overloading akan diketahui dengan menggunakan alat Weight In Motion (WIM). Sementara pelanggaran batas kecepatan dideteksi menggunakan speed camera yang sudah terpasang di beberapa lokasi.

Sosialisasi penerapan tilang elektronik ini sebenarnya sudah dilakukan dan akan berakhr pada 30 Maret 2022. Dengan demikian, penerapan tilang elektronik di jalan tol berlaku mulai 1 April 2022 mendatang.

Photo : 123RF

Selama masa sosialisasi, para pelanggar baru akan mendapat surat teguran sehingga diharapkan masyarakat dapat lebih berhati-hati. Namun setelahnya, denda tilang maksimal bakal diterapkan sesuai Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009.

“Kamera ETLE akan bekerja selama 24 jam untuk mengawasi semua pelanggaran yang terjadi. Saat ini baru sosialisasi, hanya diberikan peringatan sampai 30 Maret 2022 setelah itu pelanggaraan akan ditindak,” lanjut Brigjen Aan Suhanan, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri.

Adapun, ETLE diberlakukan di semua jalan tol yang dikelola oleh PT Jasa Marga, dengan sebaran 8 unit di Jabodetabek dan Bandung, 22 unit di jalan tol Trans-Jawa dari Jakarta-Kertosono, serta satu unit di luar Pulau Jawa.

“Dipasang juga di titik rawan kecelakaan,” jelasnya.

Photo : NTMC Polri

Sementara weight in motion (timbangan ODOL) terpasang di tujuh titik, yaitu Tol Jagorawi, JOR Seksi E, Jakarta – Tangerang, Padaleunyi, Semarang seksi ABC, Ngawi – Kertosono, dan Surabaya – Gempol.

Kebijakan ini tentunya akan membantu Kepolisian untuk meraih target mereka yaitu zero odol pada 2023. Bahkan bukan tidak mungkin, target tersebut bisa tercapai lebih awal berkat penerapan tilang elektronik di jalan tol.

Jumlah titik tilang elektronik akan terus bertambah hingga diharapkan tilang elektronik bisa menjangkau seluruh jalan tol di Indonesia. Dengan demikian diharapkan masyarakat akan lebih disiplin dalam berkendara.

Selama ini tilang elektronik diklaim telah berhasil membuat masyarakat menjadi lebih taat mengikuti aturan lalu lintas. Pasalnya masyarakat menjadi merasa diawasi selama 24 jam oleh kepolisian dan tidak mau ditilang.


Terkini

mobil
Jaecoo J5 SHS

Jaecoo Tepis Rumor Kehadiran J5 Hybrid di RI

Krisis energi dan kemungkinan kenaikan harga bensin jadi alasan Jaecoo enggan membawa J5 versi hybrid

mobil
Foton

Foton Dorong Adopsi EV di Indonesia, Sasar Industri Pertambangan

Foton Indonesia berencana untuk melebarkan fokus pasar mereka, demi mendorong adopsi kendaraan listrik

mobil
Toyota Kijang Innova diesel bekas

Toyota Kijang Innova Diesel Bekas 2023, Ada Paket TDP Rp 15 Juta

Toyota Kijang Innova Diesel bekas lansiran 2023 ditawarkan dengan beragam paket untuk menarik pelanggan

news
Impor kendaraan niaga, truk Cina

Gaikindo Sorot Maraknya Impor Kendaraan Niaga di Indonesia

Impor kendaraan niaga terkhusus truk, disebut Gaikindo sebagai biang kerok lesunya penjualan di Indonesia

motor
Motor baru

Wholesales Motor Baru Jeblok di Maret 2026, Hanya 400 Ribuan Unit

Menurut data AISI, wholesales motor baru turun 23,6 persen di Maret 2026 dibandingkan satu bulan sebelumnya

motor
Yadea Osta

Motor Listrik Yadea Osta Sudah Tersedia di Diler-diler

Yadea OSta memiliki keunggulan fitur keselamatan dan jarak tempuh yang cukup jauh hingga 150 kilometer

mobil
Jaecoo Land

Jaecoo Land Resmi Dibuka, Festival Otomotif Ramah Keluarga

Festival otomotif dan lifestyle Jaecoo Land digelar 11-12 April 2026 di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan

news
Fuso

Cara Fuso Tingkatkan Efisiensi Waktu dan Biaya Perawatan

Fuso menerapkan sejumlah strategi yang dapat memudahkan konsumen menghemat waktu dan biaya perawatan