Jetour Bakal Ikut Ramaikan Persaingan PHEV di RI, Bawa T1 i-DM

Jetour T1 i-DM bakal mengisi segmen di bawah T2 yang sudah dijual di Indonesia, jadi PHEV perdana Jetour

Jetour Bakal Ikut Ramaikan Persaingan PHEV di RI, Bawa T1 i-DM
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Merek-merek Tiongkok semakin gencar menghadirkan kendaraan ramah lingkungan buat konsumen. Tidak hanya mobil listrik namun alternatif lain seperti Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Setelah Chery dan BYD, kali ini Jetour tampak melihat potensi besar untuk kendaraan PHEV. Belum lama, pabrikan dari Chery Group itu mulai membagikan sinyal kehadiran produk anyar mereka yakni T1 i-DM (Intelligent Dual Mode) alias PHEV.

“The One,” tulis akun media sosial resmi Jetour Indonesia, dikutip pada Selasa (26/05).

Dalam unggahan media sosial tersebut terlihat tampilan depan Sport Utility Vehicle (SUV) mereka yakni Jetour T1 i-DM.

Jetour
Photo: Jetour

Jetour T1 i-DM nantinya akan mengisi segmen di bawah T2. Saat ini, T2 di dalam negeri dijual hanya dalam opsi mesin bensin.

Sehingga Jetour T1 nantinya bakal menjadi mobil hybrid pertama mereka untuk konsumen Tanah Air..

Keputusan Jetour akhirnya menghadirkan PHEV dilakukan guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang kini bergeser ke arah kendaraan ramah lingkungan fungsional.

“Jetour T1 akan menjadi salah satu langkah penting dalam menghadirkan inovasi global yang semakin relevan bagi pasar Indonesia dan dalam waktu dekat model ini akan segera kami hadirkan secara resmi di Indonesia,” kata Moch. Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan, Jetour T1 i-DM sendiri telah memiliki reputasi baik di pasar global. Sejak peluncurannya dua tahun silam, T1 i-DM menyumbangkan lebih dari 169 ribu unit penjualan.

Jetour T1 i-DM diharapkan dapat menjadi pilihan bagi pelanggan apabila mengincar kendaraan ramah lingkungan dengan performa mumpuni dan eksterior tangguh.

Mobil ini memadukan konsep adventure, masih sama seperti model terdahulu yang dipasarkan di dalam negeri yaitu T2.

Jetour T1 dan T2 PHEV Disinyalir Hadir di GIIAS 2025
Photo: Carnewschina

Hanya saja dimensinya lebih kompak. Pihak Jetour menjelaskan T1 i-DM memiliki panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, tinggi 1.840 mm dan wheelbase 2.800 mm.

Sebagai perbandingan, dimensi P x L x T dari Jetour T2 di dalam negeri ialah 4.785 mm x 2.006 mm x 1.880 mm. Sementara jarak sumbu rodanya 2.800 mm.

Jetour T2 dilego mulai dari Rp 588 jutaan on the road Jakarta. Jika melihat segmentasinya, T1 i-DM berpeluang dijual di rentang harga tersebut atau lebih rendah.


Terkini

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 14 Juli 2026 Masih Jadi Andalan

Sistem Ganjil Genap Jakarta masih dipertahankan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota pada jam-jam sibuk

news
SIM Keliling Bandung

Hari Ini SIM Keliling Bandung Beroperasi, Ada di 2 Tempat Berbeda

SIM keliling Bandung beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi di 5 Tempat, Selasa 14 Juli 2026

Hari ini SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi lengkap dan persyaratannya

mobil
Honda Super One

Honda Super One Ogah Disebut Brio Listrik, Melantai di GIIAS 2026

Honda Super One menjadi mobil listrik baru yang mencoba peruntungan di era elektrifikasi di pasar Indonesia

otosport
Klasemen Sementara MotoGP 2026

Klasemen Sementara MotoGP 2026: Ai Ogura Mulai Pepet Jorge Martin

Persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 memanas usai Ogura tampil kompetitif selama beberapa seri

mobil
GIIAS 2026

GIIAS 2026 Tampilkan 10 Merek Baru, Panggung Debut Internasional

Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2026 dibuka untuk publik mulai 30 Juli sampai 9 Agustus 2026

mobil
Wuling Aira ev

Ini Pembeda Wuling Aira ev dan Air ev, Siap Debut di GIIAS 2026

Wuling Aira ev menjadi lini elektrifikasi pelengkap Air ev, incar konsumen dengan mobilitas di area perkotaan

mobil
Mobil Listrik

Mobil Listrik dan Hybrid Jadi Andalan Warga Cina Hadapi Banjir

Para masyarakat memanfaatkan fitur V2L pada mobil listrik dan hybrid mereka sebagai sumber energi saat banjir