Sempurnakan Pembakaran, Bosch Indonesia Bagikan 6 Ribu Busi

Bosch Indonesia bagikan 6 ribu busi pada pemilik mobil untuk tingkatkan sistem pembakaran dan kurangi emisi gas buang

Sempurnakan Pembakaran, Bosch Indonesia Bagikan 6 Ribu Busi

TRENOTO – Bosch Indonesia Bagikan 6 ribu busi kepada para pemilik mobil di seluruh Indonesia. Kegiatan yang diberi nama Bosch Spark All the Way ini dilangsungkan mulai 22 Januari 2022 hingga 6 bulan ke depan.

Pembagian busi yang dilakukan Bosch diklaim merupakan salah satu upaya mendukung pemerintah dalam mengurangi pencemaran udara. Pasalnya dengan busi berkualitas baik maka sistem pembakaran akan menjadi lebih optimal sehingga emisi gas buang berkurang.

Terlebih berdasarkan data dari IQAir, platform informasi kualitas udara menempatkan Indonesia di peringkat kesembilan negara paling berpolusi di dunia pada 2020. Ironisnya lagi, Indonesia merupakan satu-satunya di Asia Tenggara yang masuk daftar 10 besar.

Photo : Bosch

Tingginya polusi tersebut disebabkan oleh pembakaran tidak sempurna pada kendaraan. Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan sempat mengatakan bahwa 60 persen polusi di Indonesia terjadi karena pemakaian kendaran bermotor.

“Kualitas pembakaran dalam mesin kendaraan sangat mempengaruhi kadar emisi gas buang. Proses pembakaran berpengaruh pada kualitas gas buang kendaraan pada ambang yang masih bisa ditolerir,” ungkap Arditya Wicaktama, Channel Marketing Manager Bosch Automotive Aftermarket Indonesia.

Ia pun menambahkan bahwa kualitas pembakaran dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu komponen pemercik api atau busi, kondisi ruang bakar dan kualitas bahan bakar. Inilah yang membuat Bosch berinisiatif untuk membagikan busi mobil.

Bosch Indonesia juga sudah melakukan pengujikan emisi terhadap sejumlah mobil. Dalam pengujian tersebut mereka membandingkan perfoma mesin sebelum dan sesuah pembersihan ruang bakar serta penggantian busi.

Hasilnya setelah membersihkan ruang bakar dan mengganti busi ke Bosch, terjadi penurunan kadar karbon monoksida (CO) dari 0.27 persen menjadi 0.05 persen serta kandungan hidrokarbon (HC) dari 165ppm menjadi 33ppm. Semakin kecil angka, semakin bagus pula kualitas pembakaran mesin kendaraan (standar ambang batas 1.5 persen untuk CO serta 200ppm untuk HC).

Jabodetabek sendiri menjadi salah satu area fokus kampanye Bosch Spark All the Way khususnya di DKI Jakarta. Hal ini karena berdasarkan data BPS, lebih dari 3,3 juta mobil beredar di provinsi tersebut atau terbanyak kedua setelah Jawa Barat (3,6 juta).


Terkini

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi

news
Arus balik Lebaran 2025

Hindari Puncak Arus Balik, Jangan Sembarangan Pilih Tanggal

Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada