Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI
25 September 2026, 17:23 WIB
Jadi satu dari beberapa opsi menekan emisi, Toyota bicara potensi mobil hidrogen dipakai di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik dan hybrid merupakan dua opsi yang sedang gencar diperkenalkan di Tanah Air guna menekan emisi karbon. Namun sebenarnya masih ada pilihan lain sedang dikembangkan.
Misal mobil hidrogen yang di Jepang sudah cukup banyak digunakan. Sekadar informasi jenis kendaraan ini menggunakan gas hidrogen sebagai bahan bakar.
Di pasar global beberapa produsen otomotif mengimplementasikan teknologi hidrogen atau fuel cell untuk kendaraan besar karena diklaim lebih efisien untuk membawa muatan berat.
Hanya saja infrastruktur mobil hidrogen masih terbatas. Namun Toyota melihat tetap ada potensi kendaraan ini digunakan di Tanah Air.
Belum lama ini PT PLN (Persero) sudah mulai mengembangkan HRS atau Hydrogen Refueling Station atau stasiun pengisian hidrogen pertama di Indonesia.
Sekarang ada 21 unit GHP (Green Hydrogen Plant) diresmikan di beberapa wilayah Indonesia guna mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan berbasis hidrogen.
Toyota sendiri sudah memiliki lini kendaraan hidrogen atau FCEV (fuel cell electric vehicle) yang dijual secara global yakni Mirai.
Berangkat dari hal tersebut, Anton Jimmi Suwandy selaku Marketing Director PT TAM (Toyota Astra Motor) mengatakan pihaknya pasti akan membuka potensi demi mencapai netralitas karbon.
“Hidrogen hijau saya rasa akan bisa memberikan solusi buat fuel cell tapi pasti butuh infrastruktur. Nanti kita lihat ke depan trennya seperti apa,” ungkap Anton di sela acara Media Gathering Toyota di Jakarta Selatan, Selasa (12/12).
Ia menegaskan apapun teknologi untuk mengurangi emisi harus didukung, tidak terbatas pada mobil listrik saja namun hybrid sampai hidrogen.
“Kita tidak mengatakan teknologi mana yang paling baik semua adalah baik pada dasarnya. Tinggal nanti bagaimana setiap market itu membutuhkan apa, kalau dari Toyota kita usaha berikan semua opsi,” tegas Anton.
Sekadar informasi PLN sebelumnya telah memproyeksi bahwa produksi hidrogen hijau bakal jadi bahan bakar alternatif ramah lingkungan di masa mendatang.
Untuk mendukungnya perlu ada infrastruktur atau ekosistem memadai. Pom hidrogen yang dibangun PLN saat ini diharapkan menjadi dorongan bagi produsen otomotif memproduksi mobil hidrogen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 17:23 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
Terkini
27 September 2026, 17:50 WIB
Sebanyak 1.000 unit iCar V23 yang terpesan terkirim ke tangan konsumen di Indonesia, jadi pencapaian baru
27 September 2026, 09:55 WIB
Fasilitas uji kelaikan kendaraan BPLJSKB Bekasi telah dikembangkan untuk berbagai jenis uji keselamatan mobil
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya