Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
PT TAM mencatat hasil memuaskan sepanjang tahun ini, penjualan Toyota 2023 berhasil tembus 304.000 unit
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Toyota mengakhiri 2023 dengan capaian memuaskan. Hal ini berhasil dicapai berkat banyaknya model baru diperkenalkan buat masyarakat, bervariasi mulai dari ICE sampai lini elektrifikasi hybrid dan BEV (battery electric vehicle).
Beberapa model seperti Kijang Innova Zenix, Corolla Cross dan Yaris Cross meluncur dalam dua varian yakni mesin bensin dan juga yang disematkan teknologi hybrid.
Hal tersebut jadi bentuk komitmen Toyota mendukung komitmen elektrifikasi di Tanah Air. Mobil hybrid diyakini jadi salah satu bentuk transisi sesuai buat masyarakat.
Padahal secara keseluruhan penjualan mobil 2023 diprediksi tidak mencapai target, stagnan karena sejumlah kendala seperti suku bunga yang naik periode September – Oktober 2023.
Namun penjualan Toyota 2023 mencatatkan hasil cukup tinggi. Henry Tanoto, Vice President PT TAM (Toyota Astra Motor) mengatakan wholesales pabrikan asal Jepang ini adalah 304.000 unit.
“Mungkin sedikit tentang product movement kita tahun ini cukup banyak. Ada enam elektrifikasi, kemudian enam produk GR, dua komersial dan dua world premiere,” ucap Henry di acara Media Gathering Toyota, Jakarta Selatan, Selasa (12/12).
Minat masyarakat terhadap lini hybrid semakin terlihat. Di masa mendatang Henry menegaskan Toyota akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mempercepat transisi menuju elektrifikasi.
Hal tersebut akan didukung dengan persiapan ekosistem dan infrastruktur pendukung seperti charging station dan layanan purnajual mumpuni guna meyakinkan calon konsumen.
“Kita akan meng-expand model untuk menjangkau berbagai lapisan kebutuhan, memperkenalkan produk yang bisa mendukung mobilitas,” tegas dia.
Secara wholesales atau dari pabrik ke diler angka penjualan ada di 836.048. Namun berdasarkan informasi terakhir, Kukuh Kumara selaku Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sebut per November 2023 sudah di 920 ribuan.
Selain suku bunga, semakin ketatnya persyaratan kredit juga sempat menjadi salah satu penghambat.
“70 sampai 80 persen orang beli mobil kan pakai kredit. Nah kalau kredit syaratnya berat atau diperketat sedikit mengurangi pembelian kendaraan bermotor roda empat,” ucap Kukuh kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Namun ia menegaskan masih optimis angka penjualan masih bisa tembus 1 juta unit atau minimal menyamai capaian 2022.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia