Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
PT TAM mencatat hasil memuaskan sepanjang tahun ini, penjualan Toyota 2023 berhasil tembus 304.000 unit
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Toyota mengakhiri 2023 dengan capaian memuaskan. Hal ini berhasil dicapai berkat banyaknya model baru diperkenalkan buat masyarakat, bervariasi mulai dari ICE sampai lini elektrifikasi hybrid dan BEV (battery electric vehicle).
Beberapa model seperti Kijang Innova Zenix, Corolla Cross dan Yaris Cross meluncur dalam dua varian yakni mesin bensin dan juga yang disematkan teknologi hybrid.
Hal tersebut jadi bentuk komitmen Toyota mendukung komitmen elektrifikasi di Tanah Air. Mobil hybrid diyakini jadi salah satu bentuk transisi sesuai buat masyarakat.
Padahal secara keseluruhan penjualan mobil 2023 diprediksi tidak mencapai target, stagnan karena sejumlah kendala seperti suku bunga yang naik periode September – Oktober 2023.
Namun penjualan Toyota 2023 mencatatkan hasil cukup tinggi. Henry Tanoto, Vice President PT TAM (Toyota Astra Motor) mengatakan wholesales pabrikan asal Jepang ini adalah 304.000 unit.
“Mungkin sedikit tentang product movement kita tahun ini cukup banyak. Ada enam elektrifikasi, kemudian enam produk GR, dua komersial dan dua world premiere,” ucap Henry di acara Media Gathering Toyota, Jakarta Selatan, Selasa (12/12).
Minat masyarakat terhadap lini hybrid semakin terlihat. Di masa mendatang Henry menegaskan Toyota akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mempercepat transisi menuju elektrifikasi.
Hal tersebut akan didukung dengan persiapan ekosistem dan infrastruktur pendukung seperti charging station dan layanan purnajual mumpuni guna meyakinkan calon konsumen.
“Kita akan meng-expand model untuk menjangkau berbagai lapisan kebutuhan, memperkenalkan produk yang bisa mendukung mobilitas,” tegas dia.
Secara wholesales atau dari pabrik ke diler angka penjualan ada di 836.048. Namun berdasarkan informasi terakhir, Kukuh Kumara selaku Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sebut per November 2023 sudah di 920 ribuan.
Selain suku bunga, semakin ketatnya persyaratan kredit juga sempat menjadi salah satu penghambat.
“70 sampai 80 persen orang beli mobil kan pakai kredit. Nah kalau kredit syaratnya berat atau diperketat sedikit mengurangi pembelian kendaraan bermotor roda empat,” ucap Kukuh kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Namun ia menegaskan masih optimis angka penjualan masih bisa tembus 1 juta unit atau minimal menyamai capaian 2022.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan