Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 1
27 Desember 2025, 09:00 WIB
PT TAM mencatat hasil memuaskan sepanjang tahun ini, penjualan Toyota 2023 berhasil tembus 304.000 unit
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Toyota mengakhiri 2023 dengan capaian memuaskan. Hal ini berhasil dicapai berkat banyaknya model baru diperkenalkan buat masyarakat, bervariasi mulai dari ICE sampai lini elektrifikasi hybrid dan BEV (battery electric vehicle).
Beberapa model seperti Kijang Innova Zenix, Corolla Cross dan Yaris Cross meluncur dalam dua varian yakni mesin bensin dan juga yang disematkan teknologi hybrid.
Hal tersebut jadi bentuk komitmen Toyota mendukung komitmen elektrifikasi di Tanah Air. Mobil hybrid diyakini jadi salah satu bentuk transisi sesuai buat masyarakat.
Padahal secara keseluruhan penjualan mobil 2023 diprediksi tidak mencapai target, stagnan karena sejumlah kendala seperti suku bunga yang naik periode September – Oktober 2023.
Namun penjualan Toyota 2023 mencatatkan hasil cukup tinggi. Henry Tanoto, Vice President PT TAM (Toyota Astra Motor) mengatakan wholesales pabrikan asal Jepang ini adalah 304.000 unit.
“Mungkin sedikit tentang product movement kita tahun ini cukup banyak. Ada enam elektrifikasi, kemudian enam produk GR, dua komersial dan dua world premiere,” ucap Henry di acara Media Gathering Toyota, Jakarta Selatan, Selasa (12/12).
Minat masyarakat terhadap lini hybrid semakin terlihat. Di masa mendatang Henry menegaskan Toyota akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mempercepat transisi menuju elektrifikasi.
Hal tersebut akan didukung dengan persiapan ekosistem dan infrastruktur pendukung seperti charging station dan layanan purnajual mumpuni guna meyakinkan calon konsumen.
“Kita akan meng-expand model untuk menjangkau berbagai lapisan kebutuhan, memperkenalkan produk yang bisa mendukung mobilitas,” tegas dia.
Secara wholesales atau dari pabrik ke diler angka penjualan ada di 836.048. Namun berdasarkan informasi terakhir, Kukuh Kumara selaku Sekretaris Umum Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sebut per November 2023 sudah di 920 ribuan.
Selain suku bunga, semakin ketatnya persyaratan kredit juga sempat menjadi salah satu penghambat.
“70 sampai 80 persen orang beli mobil kan pakai kredit. Nah kalau kredit syaratnya berat atau diperketat sedikit mengurangi pembelian kendaraan bermotor roda empat,” ucap Kukuh kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Namun ia menegaskan masih optimis angka penjualan masih bisa tembus 1 juta unit atau minimal menyamai capaian 2022.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 19:00 WIB
20 Desember 2025, 16:38 WIB
20 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV