Bukan Perang Harga, Chery Lakukan Ini Buat Raih Hati Pelanggan
28 November 2025, 08:00 WIB
Tak hanya segmen menengah, penjualan mobil mewah turut mengalami penurunan di periode September 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Angka penjualan mobil secara retail atau penyaluran dari diler ke konsumen kembali mengalami tantangan di September 2025.
Kelas menengah ke bawah menjadi segmen yang paling terdampak dengan ketidakstabilan ekonomi belakangan ini.
Namun penjualan mobil mewah per September 2025 juga terlihat mengalami kendala.
Data Gaikindo menunjukkan bahwa total penjualan retail mobil mewah sepanjang September 2025 adalah 588 unit.
Dari antara tujuh brand mobil mewah, BMW masih bertahan di posisi pertama dengan menyalurkan 258 unit kendaraan ke tangan konsumen.
Angka itu turun tipis yakni lima persen apabila dibandingkan dengan perolehan penjualan retail di Agustus.
Sementara peringkat kedua masih diisi oleh Lexus 153 unit yang turut mengalami penurunan 16 persen.
Sepanjang September 2025 tidak ada merek yang mengalami kenaikan angka penjualan.
Pihak Gaikindo tidak menampik memang daya beli masyarakat secara keseluruhan. Hanya saja, di segmen mobil mewah dampaknya tidak sedalam produk di kelas lain seperti LCGC, LMPV dan sejenisnya.
“Daya beli masyarakat belum kembali ke normal,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada KatadataOTO, Senin (13/10).
Penundaan pembelian juga cenderung dilakukan oleh konsumen di kelas atas karena beberapa hal.
Misalnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang dapat mempengaruhi harga jual mobil terkhusus produk impor.
Dalam kondisi nilai tukar rupiah lemah, harga mobil impor dapat melonjak lebih tinggi.
Regulasi pendukung dari pemerintah untuk kembali menstabilkan nilai tukar dinanti konsumen sebelum melakukan pembelian mobil baru di segmen atas.
Namun kabar baiknya ada perjanjian antara Indonesia dengan Uni Eropa, mengatur soal barang impor berpotensi membuat harga mobil Eropa yang diimpor ke dalam negeri jadi turun di masa mendatang.
Mengingat salah satu kebijakannya adalah keringanan biaya bea impor produk dari Eropa ke Indonesia sebesar 98,5 persen.
Apabila direalisasikan, tentu menjadi daya tarik baru sebab harga mobil mewah berpeluang mengalami penurunan.
Penjualan Mobil Mewah September 2025 (Retail)
BMW, 258 unit
Lexus, 153 unit
Mercedes-Benz, 95 unit
Mini, 47 unit
Volkswagen, 24 unit
Volvo, 10 unit
Audi 1 unit
Total: 588 unit
Penjualan Mobil Mewah Agustus 2025 (Retail)
BMW, 274 unit
Lexus, 183 unit
Mercedes-Benz, 160 unit
Mini, 69 unit
Volkswagen, 35 unit
Volvo, 16 unit
Audi, 1 unit
Total: 738 unit
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 November 2025, 08:00 WIB
28 November 2025, 07:00 WIB
27 November 2025, 21:00 WIB
25 November 2025, 19:00 WIB
25 November 2025, 10:00 WIB
Terkini
29 November 2025, 13:00 WIB
Selama GJAW 2025, diler memberikan diskon sampai Rp 150 juta untuk mobil listrik Hyundai Kona Electric
29 November 2025, 11:00 WIB
QJMotor luncurkan 2 motor baru yang spesifikasinya dirancang untuk mendukung mobilitas harian penggunanya
29 November 2025, 09:00 WIB
Kepolisian ungkap jumlah kecelakaan lalu lintas pada semester I 2025 mengalami penurunan dibanding 2024
29 November 2025, 08:00 WIB
Selama GJAW 2025, banyak tenaga penjual yang menawarkan potongan harga untuk pembelian semua mobil LCGC
29 November 2025, 07:00 WIB
Daihatsu ungkap salah satu program CSR, upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan berupa konservasi penyu
29 November 2025, 06:07 WIB
Express akan menggunakan Citroen E-C3 sebagai armada taksi untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di Indonesia
28 November 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi juga punya produk Multi Purpose Vehicle atau MPV hybrid yakni Xpander, namun belum dipasarkan di RI
28 November 2025, 20:00 WIB
Korlantas Polri melakukan berbagai persiapan untuk menyambut libur Nataru, demi kelancaran para pengendara