10 Mobil Hybrid Terlaris Maret 2026, Toyota Veloz HEV Pertama
23 April 2026, 11:00 WIB
Tak hanya segmen menengah, penjualan mobil mewah turut mengalami penurunan di periode September 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Angka penjualan mobil secara retail atau penyaluran dari diler ke konsumen kembali mengalami tantangan di September 2025.
Kelas menengah ke bawah menjadi segmen yang paling terdampak dengan ketidakstabilan ekonomi belakangan ini.
Namun penjualan mobil mewah per September 2025 juga terlihat mengalami kendala.
Data Gaikindo menunjukkan bahwa total penjualan retail mobil mewah sepanjang September 2025 adalah 588 unit.
Dari antara tujuh brand mobil mewah, BMW masih bertahan di posisi pertama dengan menyalurkan 258 unit kendaraan ke tangan konsumen.
Angka itu turun tipis yakni lima persen apabila dibandingkan dengan perolehan penjualan retail di Agustus.
Sementara peringkat kedua masih diisi oleh Lexus 153 unit yang turut mengalami penurunan 16 persen.
Sepanjang September 2025 tidak ada merek yang mengalami kenaikan angka penjualan.
Pihak Gaikindo tidak menampik memang daya beli masyarakat secara keseluruhan. Hanya saja, di segmen mobil mewah dampaknya tidak sedalam produk di kelas lain seperti LCGC, LMPV dan sejenisnya.
“Daya beli masyarakat belum kembali ke normal,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada KatadataOTO, Senin (13/10).
Penundaan pembelian juga cenderung dilakukan oleh konsumen di kelas atas karena beberapa hal.
Misalnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang dapat mempengaruhi harga jual mobil terkhusus produk impor.
Dalam kondisi nilai tukar rupiah lemah, harga mobil impor dapat melonjak lebih tinggi.
Regulasi pendukung dari pemerintah untuk kembali menstabilkan nilai tukar dinanti konsumen sebelum melakukan pembelian mobil baru di segmen atas.
Namun kabar baiknya ada perjanjian antara Indonesia dengan Uni Eropa, mengatur soal barang impor berpotensi membuat harga mobil Eropa yang diimpor ke dalam negeri jadi turun di masa mendatang.
Mengingat salah satu kebijakannya adalah keringanan biaya bea impor produk dari Eropa ke Indonesia sebesar 98,5 persen.
Apabila direalisasikan, tentu menjadi daya tarik baru sebab harga mobil mewah berpeluang mengalami penurunan.
Penjualan Mobil Mewah September 2025 (Retail)
BMW, 258 unit
Lexus, 153 unit
Mercedes-Benz, 95 unit
Mini, 47 unit
Volkswagen, 24 unit
Volvo, 10 unit
Audi 1 unit
Total: 588 unit
Penjualan Mobil Mewah Agustus 2025 (Retail)
BMW, 274 unit
Lexus, 183 unit
Mercedes-Benz, 160 unit
Mini, 69 unit
Volkswagen, 35 unit
Volvo, 16 unit
Audi, 1 unit
Total: 738 unit
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 April 2026, 11:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
20 April 2026, 07:00 WIB
18 April 2026, 08:42 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
Terkini
28 April 2026, 15:00 WIB
Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang
28 April 2026, 13:31 WIB
CATL berharap baterai Natrium (Natrax) dapat menjadi solusi energi bagi kendaraan listrik di pasar global
28 April 2026, 11:00 WIB
Setelah unjuk gigi di Beijing Auto Show 2026, kemungkinan Lepas akan mulai memasarkan E4 atau L4 di GIIAS
28 April 2026, 09:00 WIB
Putri Indonesia 2026 yang diselenggarakan pekan lalu didukung oleh MPMRent dan mengandalkan mobil listrik
28 April 2026, 07:00 WIB
Melantai di ajang Beijing Auto Show 2026, Chery Tiggo X tawarkan varian PHEV yang sanggup berjalan 1.500 km
28 April 2026, 06:00 WIB
ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan utama pemerintah DKI Jakarta dalam mengurai kemacetan Ibu Kota
28 April 2026, 06:00 WIB
Pengendara dapat memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini yang tersebar di dua lokasi berbeda
28 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia melayani masyarakat di kawasan Ibu Kota hari ini, simak informasinya