Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Tak hanya segmen menengah, penjualan mobil mewah turut mengalami penurunan di periode September 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Angka penjualan mobil secara retail atau penyaluran dari diler ke konsumen kembali mengalami tantangan di September 2025.
Kelas menengah ke bawah menjadi segmen yang paling terdampak dengan ketidakstabilan ekonomi belakangan ini.
Namun penjualan mobil mewah per September 2025 juga terlihat mengalami kendala.
Data Gaikindo menunjukkan bahwa total penjualan retail mobil mewah sepanjang September 2025 adalah 588 unit.
Dari antara tujuh brand mobil mewah, BMW masih bertahan di posisi pertama dengan menyalurkan 258 unit kendaraan ke tangan konsumen.
Angka itu turun tipis yakni lima persen apabila dibandingkan dengan perolehan penjualan retail di Agustus.
Sementara peringkat kedua masih diisi oleh Lexus 153 unit yang turut mengalami penurunan 16 persen.
Sepanjang September 2025 tidak ada merek yang mengalami kenaikan angka penjualan.
Pihak Gaikindo tidak menampik memang daya beli masyarakat secara keseluruhan. Hanya saja, di segmen mobil mewah dampaknya tidak sedalam produk di kelas lain seperti LCGC, LMPV dan sejenisnya.
“Daya beli masyarakat belum kembali ke normal,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada KatadataOTO, Senin (13/10).
Penundaan pembelian juga cenderung dilakukan oleh konsumen di kelas atas karena beberapa hal.
Misalnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang dapat mempengaruhi harga jual mobil terkhusus produk impor.
Dalam kondisi nilai tukar rupiah lemah, harga mobil impor dapat melonjak lebih tinggi.
Regulasi pendukung dari pemerintah untuk kembali menstabilkan nilai tukar dinanti konsumen sebelum melakukan pembelian mobil baru di segmen atas.
Namun kabar baiknya ada perjanjian antara Indonesia dengan Uni Eropa, mengatur soal barang impor berpotensi membuat harga mobil Eropa yang diimpor ke dalam negeri jadi turun di masa mendatang.
Mengingat salah satu kebijakannya adalah keringanan biaya bea impor produk dari Eropa ke Indonesia sebesar 98,5 persen.
Apabila direalisasikan, tentu menjadi daya tarik baru sebab harga mobil mewah berpeluang mengalami penurunan.
Penjualan Mobil Mewah September 2025 (Retail)
BMW, 258 unit
Lexus, 153 unit
Mercedes-Benz, 95 unit
Mini, 47 unit
Volkswagen, 24 unit
Volvo, 10 unit
Audi 1 unit
Total: 588 unit
Penjualan Mobil Mewah Agustus 2025 (Retail)
BMW, 274 unit
Lexus, 183 unit
Mercedes-Benz, 160 unit
Mini, 69 unit
Volkswagen, 35 unit
Volvo, 16 unit
Audi, 1 unit
Total: 738 unit
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 12:00 WIB
15 Januari 2026, 11:00 WIB
14 Januari 2026, 11:00 WIB
13 Januari 2026, 08:00 WIB
11 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 17:00 WIB
Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan
15 Januari 2026, 16:00 WIB
Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen
15 Januari 2026, 13:00 WIB
MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha