Penjualan Mobil Mewah Merosot 20 Persen di September 2025

Tak hanya segmen menengah, penjualan mobil mewah turut mengalami penurunan di periode September 2025

Penjualan Mobil Mewah Merosot 20 Persen di September 2025
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Angka penjualan mobil secara retail atau penyaluran dari diler ke konsumen kembali mengalami tantangan di September 2025.

Kelas menengah ke bawah menjadi segmen yang paling terdampak dengan ketidakstabilan ekonomi belakangan ini.

Namun penjualan mobil mewah per September 2025 juga terlihat mengalami kendala.

Data Gaikindo menunjukkan bahwa total penjualan retail mobil mewah sepanjang September 2025 adalah 588 unit.

Mobil Listrik BMW dan Mini Ambil Bagian di Maybank Marathon Bali
Photo : KatadataOTO

Dari antara tujuh brand mobil mewah, BMW masih bertahan di posisi pertama dengan menyalurkan 258 unit kendaraan ke tangan konsumen.

Angka itu turun tipis yakni lima persen apabila dibandingkan dengan perolehan penjualan retail di Agustus.

Sementara peringkat kedua masih diisi oleh Lexus 153 unit yang turut mengalami penurunan 16 persen.

Sepanjang September 2025 tidak ada merek yang mengalami kenaikan angka penjualan.

Pihak Gaikindo tidak menampik memang daya beli masyarakat secara keseluruhan. Hanya saja, di segmen mobil mewah dampaknya tidak sedalam produk di kelas lain seperti LCGC, LMPV dan sejenisnya.

“Daya beli masyarakat belum kembali ke normal,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada KatadataOTO, Senin (13/10).

Penundaan pembelian juga cenderung dilakukan oleh konsumen di kelas atas karena beberapa hal.

Misalnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang dapat mempengaruhi harga jual mobil terkhusus produk impor.

Dalam kondisi nilai tukar rupiah lemah, harga mobil impor dapat melonjak lebih tinggi.

Regulasi pendukung dari pemerintah untuk kembali menstabilkan nilai tukar dinanti konsumen sebelum melakukan pembelian mobil baru di segmen atas.

Namun kabar baiknya ada perjanjian antara Indonesia dengan Uni Eropa, mengatur soal barang impor berpotensi membuat harga mobil Eropa yang diimpor ke dalam negeri jadi turun di masa mendatang.

Mengingat salah satu kebijakannya adalah keringanan biaya bea impor produk dari Eropa ke Indonesia sebesar 98,5 persen.

Apabila direalisasikan, tentu menjadi daya tarik baru sebab harga mobil mewah berpeluang mengalami penurunan.

Volvo XC90
Photo : KatadataOTO

Penjualan Mobil Mewah September 2025 (Retail)

BMW, 258 unit
Lexus, 153 unit
Mercedes-Benz, 95 unit
Mini, 47 unit
Volkswagen, 24 unit
Volvo, 10 unit
Audi 1 unit
Total: 588 unit

Penjualan Mobil Mewah Agustus 2025 (Retail)

BMW, 274 unit
Lexus, 183 unit
Mercedes-Benz, 160 unit
Mini, 69 unit
Volkswagen, 35 unit
Volvo, 16 unit
Audi, 1 unit
Total: 738 unit


Terkini

mobil
Jaecoo

Jaecoo Karawaci Resmi Dibuka dan Tawarkan Layanan Terbaik

Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik

mobil
Otospector

Otospector Hadirkan Garansi Mobil Bekas Hingga 3 Tahun

Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas

mobil
Ford

Ford Komitmen Perluas Jaringan Diler di Indonesia Sepanjang 2026

Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC

mobil
BAIC Arcfox T1

BAIC Siapkan Pesaing BYD Atto 1 dan Dolphin di Indonesia

BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka

mobil
Xpeng

Xpeng Siapkan Layanan Khusus Sambut Mudik Lebaran 2026

Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan

news
Mudik Lebaran 2026

Simak Jadwal One Way dan Contraflow saat Arus Mudik Lebaran 2026

Kemenhub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat mudik Lebaran 2026 mendatang

mobil
Spesifikasi Mahindra Scorpio Pik Up

RMA Tawarkan Layanan Purna Jual Pikap Mahindra Kopdes Merah Putih

RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor

mobil
Mobil Listrik Bekas

Mobil Listrik Bekas Kurang Peminat, Karena Merugikan Konsumen

Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen