Penjualan Daihatsu Februari 2026 Naik 10 Persen, LCGC Mendominasi
05 Maret 2026, 14:00 WIB
Tak hanya segmen menengah, penjualan mobil mewah turut mengalami penurunan di periode September 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Angka penjualan mobil secara retail atau penyaluran dari diler ke konsumen kembali mengalami tantangan di September 2025.
Kelas menengah ke bawah menjadi segmen yang paling terdampak dengan ketidakstabilan ekonomi belakangan ini.
Namun penjualan mobil mewah per September 2025 juga terlihat mengalami kendala.
Data Gaikindo menunjukkan bahwa total penjualan retail mobil mewah sepanjang September 2025 adalah 588 unit.
Dari antara tujuh brand mobil mewah, BMW masih bertahan di posisi pertama dengan menyalurkan 258 unit kendaraan ke tangan konsumen.
Angka itu turun tipis yakni lima persen apabila dibandingkan dengan perolehan penjualan retail di Agustus.
Sementara peringkat kedua masih diisi oleh Lexus 153 unit yang turut mengalami penurunan 16 persen.
Sepanjang September 2025 tidak ada merek yang mengalami kenaikan angka penjualan.
Pihak Gaikindo tidak menampik memang daya beli masyarakat secara keseluruhan. Hanya saja, di segmen mobil mewah dampaknya tidak sedalam produk di kelas lain seperti LCGC, LMPV dan sejenisnya.
“Daya beli masyarakat belum kembali ke normal,” kata Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada KatadataOTO, Senin (13/10).
Penundaan pembelian juga cenderung dilakukan oleh konsumen di kelas atas karena beberapa hal.
Misalnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang dapat mempengaruhi harga jual mobil terkhusus produk impor.
Dalam kondisi nilai tukar rupiah lemah, harga mobil impor dapat melonjak lebih tinggi.
Regulasi pendukung dari pemerintah untuk kembali menstabilkan nilai tukar dinanti konsumen sebelum melakukan pembelian mobil baru di segmen atas.
Namun kabar baiknya ada perjanjian antara Indonesia dengan Uni Eropa, mengatur soal barang impor berpotensi membuat harga mobil Eropa yang diimpor ke dalam negeri jadi turun di masa mendatang.
Mengingat salah satu kebijakannya adalah keringanan biaya bea impor produk dari Eropa ke Indonesia sebesar 98,5 persen.
Apabila direalisasikan, tentu menjadi daya tarik baru sebab harga mobil mewah berpeluang mengalami penurunan.
Penjualan Mobil Mewah September 2025 (Retail)
BMW, 258 unit
Lexus, 153 unit
Mercedes-Benz, 95 unit
Mini, 47 unit
Volkswagen, 24 unit
Volvo, 10 unit
Audi 1 unit
Total: 588 unit
Penjualan Mobil Mewah Agustus 2025 (Retail)
BMW, 274 unit
Lexus, 183 unit
Mercedes-Benz, 160 unit
Mini, 69 unit
Volkswagen, 35 unit
Volvo, 16 unit
Audi, 1 unit
Total: 738 unit
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Maret 2026, 14:00 WIB
04 Maret 2026, 11:00 WIB
02 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Februari 2026, 13:00 WIB
24 Februari 2026, 11:01 WIB
Terkini
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Kemenhub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat mudik Lebaran 2026 mendatang
06 Maret 2026, 10:00 WIB
RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor
06 Maret 2026, 08:11 WIB
Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen