Penjualan Mobil Baru September 2025 Turun 4,2 Persen dari Agustus

Sepanjang September 2025 penjualan mobil baru secara retail adalah 63.723 unit, semakin jauh dari target

Penjualan Mobil Baru September 2025 Turun 4,2 Persen dari Agustus

KatadataOTO – Masih tersisa tiga bulan lagi sebelum tutup tahun, angka penjualan mobil baru di Indonesia kembali mengalami penurunan.

Mengacu pada data Gaikindo, sepanjang September 2025 penjualan retail (penyaluran dari diler ke konsumen) adalah 63.723 unit.

Raihan tersebut turun 4,20 persen jika dibandingkan dengan penjualan retail di Agustus 2025.

Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dinilai sebagai salah satu faktor yang berperan di dalamnya.

Honda hadir di GIIAS Bandung 2025
Photo : KatadataOTO

Jika dilihat lebih rinci, Toyota bertahan di posisi pertama merek dengan penjualan terbanyak yaitu 20.072 unit.

Meskipun begitu angkanya turun dari Agustus 2025 yakni 20.733 unit. Lalu di peringkat kedua ada Daihatsu sebanyak 11.390 unit, naik apabila disandingkan penjualan retail mereka di Agustus 2025 yaitu 11.008 unit.

Suzuki membalap penjualan mobil Honda, mengirimkan 5.477 unit ke konsumen.

Keberadaan model baru Fronx dengan harga kompetitif berperan penting menyumbangkan kontribusi terhadap penjualan Suzuki.

Secara keseluruhan, penjualan mobil periode Januari-September 2025 adalah 585.917 unit (retail).

Sementara angka wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) sebesar 561.819 unit.

Angka ini terpaut cukup jauh dari target penjualan Gaikindo yaitu setidaknya 850 ribu unit sepanjang 2025.

Artinya masih ada selisih sekitar 264 ribu unit yang perlu dikejar sebelum akhir 2025.

Sedangkan beberapa merek di Indonesia meyakini penjualan mobil baru hanya akan mentok di 750 ribu jika melihat daya beli masyarakat sekarang ini.

Pihak Gaikindo sebelumnya mengungkapkan menaruh harapan pada pameran otomotif GJAW 2025.

Berbeda dari GIIAS, GJAW 2025 lebih berfokus kepada program penjualan sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan pembelian kendaraan.

GIIAS Bandung 2025
Photo : Istimewa

Ada potongan harga, diskon sampai keringanan kredit guna menggairahkan kembali pasar otomotif Tanah Air.

Lebih lengkap berikut rangkuman data penjualan mobil baru, retail maupun wholesales.

Penjualan Mobil Baru September 2025

  • Retail September 2025: 63.723 unit
  • Wholesales September 2025: 62.071 unit

Penjualan Mobil Baru Agustus 2025

  • Retail Agustus 2025: 66.518 unit
  • Wholesales Agustus 2025: 61.777

Penjualan Mobil Baru Januari-September 2025

  • Retail Januari-September 2025: 585.917 unit
  • Wholesales Januari-September 2025: 561.819 unit

Terkini

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru di 2025 Berpeluang Lampaui 6,4 Juta Unit

Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang

mobil
Aturan TKDN EV

GIAMM Berharap Aturan TKDN EV Diperketat, Serap Komponen Lokal

Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor