Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air
02 April 2025, 12:00 WIB
Penjualan mobil listrik Juli 2024 di Eropa turun cukup dalam bila dibandingkan periode serupa tahun lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan mobil listrik di Eropa turun 10,8 persen pada Juli 2024. Akibatnya segmen Battery Electric Vehicle hanya menguasai 12,1 persen dari pasar kendaraan baru.
Tak hanya BEV, permintaan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel juga menurun. Sementara untuk penjualan mobil hybrid justru mengalami peningkatan.
Dilansir dari Carscoops, sepanjang Juli 2024 hanya 10.705 mobil listrik terjual di Eropa. Penurunan terbesar terjadi di Jerman yang hanya mampu melepas 30.762 pada bulan Juli 2024, drop 36,8 persen dari periode serupa tahun lalu sebanyak 48.682 unit.
Jumlah penjualan kendaraan listrik lain juga mengalami penurunan signifikan seperti Finlandia (- 21,3 persen), Irlandia (- 14,9 persen) dan Austria (-11,7 persen).
Meski demikian ada beberapa negara yang penjualan kendaraan listriknya meningkat seperti (+44,2 persen), Denmark (+68,8 persen), dan Luksemburg (+38,5 persen).
Penurunan ini membuat market share Battery Electric Vehicle di Eropa hanya mencapai 12,1 persen di Juli 2024. Angka tersebut turun dibanding periode serupa tahun lalu yang mencapai 13,5 persen.
Penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel pun diklaim mengalami penurunan. Permintaan pada Juli 2024 diklaim lebih kecil 7 persen menjadi hanya 33,4 persen dari total pasar.
Sementara kendaraan bermesin diesel juga drop 10,1 persen dibanding periode serupa tahun lalu dan hanya menguasai 12,6 persen dari total pasar.
Namun dari semua penurunan, permintaan mobil hybrid justru mengalami peningkatan. Tak tanggung-tanggung, segmen tersebut berhasil mencatatkan angka sebesar 273.000 unit atau naik 25,7 persen dibanding periode serupa tahun lalu.
Peningkatan tersebut tidak lepas dari banyaknya penjualan di beberapa negara seperti Prancis (+47,4 persen), Spanyol (+31,5 persen), Jerman (22,4 persen) dan Italia (+17,4 persen). Berkat ini maka pasal mobil hybrid telah menguasai 32 persen, naik signifikan dari 25,5 persen pada Juli 2023.
Situasi yang dialami Eropa berbanding terbalik dengan beberapa negara Asia Tenggara. Hal ini karena pemerintah memberikan beragam kemudahan untuk memperkuat pemintaan pasar Electric Vehicle.
Indonesia misalnya, memberi beragam keringanan pajak sehingga harga menjadi lebih kompetitif. Berkat ini maka penjualan mobil listrik pada Juli 2024 sudah mencapai 4.310 unit sementara pada periode Januari-Juli sebesar 17.051 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
Terkini
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada