Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Modifikasi kendaraan bermotor merupakan upaya sang pemilik untuk mendapatkan personalisasi. Sehingga memberikan kebanggaan tersendiri.
Pada industri sepeda motor, tren modifikasi terus tumbuh positif. Bahkan pada segmen motor matic, ubahan yang dilakukan semakin kreatif.
Hal ini terlihat dari beberapa kontes modifikasi diselenggarakan pada tahun ini. Para peserta semakin menunjukkan totalitas dalam melakukan modif.
Disebutkan Agus Ficdiyanto penggawa bengkel Alpha Sierra Custom, mengatakan tren tahun depan pada motor matic harian masih akan sama.
“Pemakaian part-part billet akan semakin ramai. Karena yang awalnya Rp 20 jutaan sekarang sudah menginjak ke Rp 4 jutaan,” ucap Agus kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Hal di atas bisa terjadi karena komponen berbahan billet tidak lagi impor dari negeri tetangga seperti Thailand.
Banyak produsen lokal disebut telah mampu memproduksi parts serupa. Sehingga banderol bisa lebih terjangkau.
Lalu bagaimana image produk buatan yang terkenal lalu berganti dengan komponen lokal. Diyakini parts buatan dalam negeri tidak kalah berkualitas.
Bahkan disebutkan jika dunia modifikasi Indonesia justru lebih dulu menggunakan parts billet.
“Sebenarnya kita selalu kecolongan, karena 5 tahun yang lalu kita sudah menciptakan model-model billet,” jelas Agus.
Karena peminat di Tanah Air kala itu kurang menggairahkan, sehingga langsung disambut oleh Thailand.
Produsen di negeri Gajah Putih sendiri terus melakukan pengembangan produk berbahan billet. Sehingga komponen buatan mereka jauh lebih berkembang.
Adapun di negeri Seribu Pagoda itu tren billet sudah mulai stagnan. Sehingga banyak dari produk sana diimpor ke Indonesia.
Pada ajang Honda Modif Contest (HMC) 2025 seri pembuka di Bandung, tampak satu unit motor listrik ikut serta.
Honda CUV e: berkelir biru menjadi satu-satunya peserta motor listrik di HMC 2025 Bandung. Sehingga menarik perhatian para pengunjung.
Lalu adapula Honda CUV e: garapan Lutvia Facishin dan Aditya Chandra untuk event Honda Dream Ride Project (HDRP) 2024.
Sehingga bukan tidak mungkin tahun depan akan lebih banyak motor listrik yang terkena sentuhan modifikasi.
“Apabila kita memodifikasi perangkat kelistrikan tanpa perhitungan, berisiko mengganggu setelan pabrik. Kalau kita menyuntikkan daya tambahan dari situ, jangkauan baterai bisa berkuang,” tutur Agus.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
11 Februari 2026, 09:00 WIB
10 Februari 2026, 21:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik