Penjualan Daihatsu 2025 Kuasai Posisi Kedua Meski Pasar Tertekan
09 Januari 2026, 11:00 WIB
Dibandingkan tahun lalu penjualan Daihatsu di GIIAS 2022 diklaim naik dua kali lipat dengan Sigra mendominasi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil mencatatkan hasil positif pada ajang pameran otomotif tahunan di ICE-BSD Tangerang. Dalam 11 hari penjualan Daihatsu di GIIAS 2022 meningkat 100 persen lebih dibandingkan tahun lalu.
Tingginya angka tersebut tentu terbilang sangat positif bagi Daihatsu yang berupaya untuk mempertahankan posisi kedua penjualan terbesar di Indonesia. Terlebih persaingan di dunia otomotif kini sudah semakin ketat.
Dari total penjualan, Daihatsu Sigra berhasil menjadi tulang punggung merek asal Jepang tersebut. Low Cost Green Car (LCGC) yang baru diremajakan beberapa waktu lalu ini terjual sebanyak 404 unit atau setara 39 persen.
Posisi kedua diisi oleh Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) Daihatsu Xenia dengan penjualan 150 unit (15 persen). Diperingkat ketiga terdapat LCGC pertama mereka yaitu Ayla yang terjual 103 unit atau 10 persen.
Posisi keempat diisi Daihatsu Rocky melalui penjualan sebesar 99 unit (10 persen). Sedangkan Terios sebagai penutup 5 besar terjual 85 unit (8 persen).
“Kami bersyukur atas capaian pemesanan kendaraan meningkat 2 kali lipat dibandingkan GIIAS 2021. Harapannya capaian ini dapat terus berlangsung dan tetap selaras dengan kenaikan pasar otomotif nasional,” ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).
Keberhasilan Daihatsu jual ribuan kendaraan di GIIAS 2022 memang merupakan hal menarik untuk disimak. Tetapi, kehadiran mobil konsep khususnya Ayla EV juga menjadi perhatian tersendiri bagi pengunjung.
Maklum, selama ini mereka belum banyak menunjukkan teknologi elektrifikasinya di Indonesia. Kehadiran Ayla EV di ajang tersebut tentu memberi sinyal positif terhadap kesiapannya menghadapi era mobil listrik.
Daihatsu Ayla EV menggunakan baterai berkapasitas 32 kWh sebagai sumber tenaganya. Baterai tersebut akan menyalurkan daya ke motor yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 80 hp dan menempuh jarak hingga 200 Km.
Setelah pameran selesai dilangsungkan, Daihatsu berjanji akan melanjutkan pengembangannya. Bukan tidak mungkin nantinya mobil tersebut akan benar-benar diproduksi massal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Pengembangannya sekitar 6 bulan, tapi itu hitungan efektifnya. Karena ada kesulitan suplai karena memang masih banyak menggunakan parts impor,” ungkap Sony Satria, Design Engineering ADM.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Januari 2026, 11:00 WIB
08 Januari 2026, 10:00 WIB
07 Januari 2026, 08:00 WIB
05 Januari 2026, 10:00 WIB
25 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
18 Januari 2026, 09:00 WIB
Changan Lumin EV menjadi salah satu mobil listrik yang mengalami kenaikan harga dengan besaran Rp 21 jutaan
18 Januari 2026, 07:00 WIB
Tanpa subsidi, Wuling Cortez Darion EV dan PHEV mengalami penyesuaian harga dari Rp 7 juta sampai Rp 40 juta
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025
17 Januari 2026, 15:00 WIB
Seorang wiraniaga menawarkan diskon Suzuki XL7 Hybrid untuk semua metode pembelian, baik tunai atau kredit
17 Januari 2026, 13:00 WIB
Ada tiga model baru motor listrik VinFast yang meluncur di Vietnam, salah satunya tampil mirip Honda Vario
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova bekas masih menjadi pilihan menarik untuk pelanggan yang membutuhkan MPV tangguh
17 Januari 2026, 09:00 WIB
Desain utuh Starlight 560 alias Wuling Almaz Darion telah terdaftar di DJKI, peluncurannya semakin dekat
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model