Strategi Daihatsu Manjakan Konsumen, Beri Xenia Secara Gratis
13 Maret 2026, 13:12 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meraih pencapaian positif pada tahun lalu. Meskipun penjualan mobil baru di Tanah Air tengah mengalami kelesuan.
Sekadar mengingatkan bahwa pasar otomotif Indonesia tengah mengalami kelesuan. Pengiriman unit ke konsumen alias retail sales pada 2025 sebesar 830 ribuan unit saja.
Meskipun pasar domestik bisa dibilang tengah lesu, namun untuk ekspor diklaim mengalami pergerakan positif.
Secara keseluruhan ekspor mobil CBU (Completely Built Up) dari Tanah Air naik sekitar 9 persen. Bahkan ADM sendiri mengklaim adanya kenaikan permintaan.
“Kami justru mengalami naik 13 persen dibandingkan tahun lalu,” ucap Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communications ADM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia membeberkan bersama Toyota dan Mazda, ekspor mobil CBU pada 2025 menyentuh angka 33 persen.
Hanya saja tidak dijelaskan secara terperinci model apa saja yang dikirimkan dari dalam negeri.
Kolaborasi tiga merek tersebut di atas dikatakan sudah mengapalkan ke lebih dari 60 negara di dunia.
Adapun negara tujuannya sendiri meliputi ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika hingga Amerika Latin.
Lebih jauh dikatakan bahwa ADM sepanjang 2025 telah mengekspor kendaraan utuh (CBU) sebanyak 124 ribu unit.
Angka tersebut lebih baik 13 persen dibandingkan 2024 yang hanya mencapai 110 ribu unit.
Dominasi pengiriman mobil Daihatsu dikatakan menuju Filipina. Pengkapalan unit kesana mencakup 34,8 persen.
Mereka juga menyampaikan jika ada unit sebanyak 9,7 persen diekspor ke negara asal alias Jepang.
Lalu untuk pasar Meksiko sendiri diklaim mencapai 8,6 persen kendaraan diekspor ke sana.
Model kendaraan yang banyak dikirim ke luar negeri adalah SUV Low. Unit seperti Daihatsu Terios disebutkan mendominasi hingga 46 persen.
Sedangkan untuk model hatchback berada di tempat kedua yakni 20 persenan.
“Pencapaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global, terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia,” tutur Agung.
Lebih lanjut disampaikan jika komitmen Daihatsu untuk meningkatkan daya saing. Melalui peningkatan kualitas manufaktur dan penguatan supply chain lokal.
Dengan meningkatnya ekspor, diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Maret 2026, 13:12 WIB
10 Maret 2026, 17:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 11:00 WIB
05 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026