Upaya Daihatsu Gairahkan Kembali Penjualan LCGC di Tanah Air
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meraih pencapaian positif pada tahun lalu. Meskipun penjualan mobil baru di Tanah Air tengah mengalami kelesuan.
Sekadar mengingatkan bahwa pasar otomotif Indonesia tengah mengalami kelesuan. Pengiriman unit ke konsumen alias retail sales pada 2025 sebesar 830 ribuan unit saja.
Meskipun pasar domestik bisa dibilang tengah lesu, namun untuk ekspor diklaim mengalami pergerakan positif.
Secara keseluruhan ekspor mobil CBU (Completely Built Up) dari Tanah Air naik sekitar 9 persen. Bahkan ADM sendiri mengklaim adanya kenaikan permintaan.
“Kami justru mengalami naik 13 persen dibandingkan tahun lalu,” ucap Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communications ADM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia membeberkan bersama Toyota dan Mazda, ekspor mobil CBU pada 2025 menyentuh angka 33 persen.
Hanya saja tidak dijelaskan secara terperinci model apa saja yang dikirimkan dari dalam negeri.
Kolaborasi tiga merek tersebut di atas dikatakan sudah mengapalkan ke lebih dari 60 negara di dunia.
Adapun negara tujuannya sendiri meliputi ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika hingga Amerika Latin.
Lebih jauh dikatakan bahwa ADM sepanjang 2025 telah mengekspor kendaraan utuh (CBU) sebanyak 124 ribu unit.
Angka tersebut lebih baik 13 persen dibandingkan 2024 yang hanya mencapai 110 ribu unit.
Dominasi pengiriman mobil Daihatsu dikatakan menuju Filipina. Pengkapalan unit kesana mencakup 34,8 persen.
Mereka juga menyampaikan jika ada unit sebanyak 9,7 persen diekspor ke negara asal alias Jepang.
Lalu untuk pasar Meksiko sendiri diklaim mencapai 8,6 persen kendaraan diekspor ke sana.
Model kendaraan yang banyak dikirim ke luar negeri adalah SUV Low. Unit seperti Daihatsu Terios disebutkan mendominasi hingga 46 persen.
Sedangkan untuk model hatchback berada di tempat kedua yakni 20 persenan.
“Pencapaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global, terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia,” tutur Agung.
Lebih lanjut disampaikan jika komitmen Daihatsu untuk meningkatkan daya saing. Melalui peningkatan kualitas manufaktur dan penguatan supply chain lokal.
Dengan meningkatnya ekspor, diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 09:00 WIB
13 Februari 2026, 13:04 WIB
13 Februari 2026, 12:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
22 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru