TKDN Mobil Listrik Perlu Ditingkatkan, Komponen Lokal Jadi Kunci
29 September 2026, 14:39 WIB
Pemerintah kenalkan konsep Green Mobility untuk mendukung industri otomotif yang ramah lingkungan di masa depan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah berkomitmen untuk terbuka terhadap beragam teknologi untuk mencapai Net Zero Emission khususnya di sektor otomotif. Oleh sebab itu pabrikan mobil bakal didorong untuk terus mengembangkan inovasi agar bisa digunakan di masa depan.
Guna mencapai Net Zero Emission, pemerintah menegaskan bakal terbuka memperkenalkan konsep Green Mobility. Konsep ini bakal mengitegrasikan teknologi ramah lingkungan yang lebih lengkap dibanding hanya mengandalkan kendaraan listrik sebagai produk akhir.
“Kalau disimpulkan secara sederhana, pemerintah terbuka terhadap teknologi yang mengarah pada ramah lingkungan. Jadi Ada EV, hybrid, hidrogen hingga biofeul, sudah ada konsepnya,” ungkap Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian di Jakarta (06/05).
Dengan ini maka Indonesia tidak bergantung pada satu teknologi saja dalam menciptakan lingkungan bersih. Namun akan ada banyak pilihan sehingga masyarakat juga bisa lebih mudah memilih sesuai kebutuhannya.
“Kebijakan akan lebih adaptif dan sustain bagi industri otomotif nasional terutama menjawab perkembangan teknologi ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan energi, mendukung mobilitas penduduk sekaligus melindungi investasi yang telah ada di Indonesia selama ini,” tambahnya kemudian.
Nantinya dalam Green Mobility investasi investasi otomotif yang sudah berlangsung lama di Indonesia juga tetap masuk pertimbangan dalam pembuatan kebijakan. Sebagai contoh, produsen kendaraan berteknologi ICE dalam bentuk insentif bagi produk LCGC (Low Cost Green Car) dan program biofuel.
Pemerintah telah menerbitkan kebijakan dan insentif guna mendorong terciptanya ekosistem kendaraan listrik melalui insentif PPNBM DTP serta hilirisasi sumber daya alam mendukung industri baterai. Pemerintah juga telah memberikan insentif untuk produksi mobil hybrid.
Kemudian pemerintah juga menyiapkan kemudahan bagi investor yang memproduksi kendaraan berteknologi fuel cell hydrogen. Melalui banyaknya program disiapkan maka diharapkan mempercepat pencapaian Net Zero Emission
“Meski tantangan untuk memenuhi standar tersebut cukup besar, kami percaya bahwa dengan kebijakan yang tepat dan dukungan riset pabrik di Indonesia bisa segera memenuhi kebutuhan pasar berstandar global,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 September 2026, 14:39 WIB
25 September 2026, 19:00 WIB
24 September 2026, 21:22 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
10 April 2026, 15:04 WIB
Terkini
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi