Yamaha Luncurkan Y-On, Layanan Digital Praktis buat Pelanggan
15 April 2026, 18:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Belum lama ini Agrinas Pangan Nusantara memesan ratusan ribu pikap. Hal tersebut untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih.
Selain kendaraan komersial, mereka juga membutuhkan sepeda motor buat mobilitas para petani di seluruh wilayah Indonesia.
Melihat peluang yang ada, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengaku siap berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara.
“Kalau memang proses pitching-nya semua itu terbuka, clear ya why not,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community YIMM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih jauh disampaikan, Yamaha terbuka dengan peluang kerja sama guna memasok motor baru ke Koperasi Merah Putih.
Apalagi jenama asal Jepang tersebut mempunyai berbagai produk yang bisa dipilih untuk kebutuhan fleet atau korporasi.
Mulai dari segmen moped atau motor bebek hingga matic entry level. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan Agrinas Pangan Nusantara.
“Untuk saat ini yang paling banyak (permintaan) di entry level sama moped,” Rifki melanjutkan.
Kemudian Yamaha juga bakal memberikan penawaran spesial, jika Agrinas Pangan Nusantara ingin melibatkan mereka.
Sehingga Yamaha dapat berkontribusi, dalam pengadaan armada operasional Koperasi Merah Putih di Tanah Air.
“Yang pasti kita memberi harga yang kompetitif. Kenapa bisa seperti itu? Karena memang kandungan TKDN (lokal) kami cukup tinggi,” tegas Rifki.
Sebagai informasi, Yamaha memang sudah terbiasa melakukan kerja sama dengan korporasi atau pihak pemerintah.
Beberapa motor Yamaha kerap menjadi andalan. Ambil contoh Vega Force, Jupiter Z1 hingga Gear.
Tentu ini menjadi peluang bagi kedua pihak untuk berkolaborasi, sehingga dapat menghadirkan dampak positif.
Seperti menggerakkan perekonomian di Tanah Air. Selain itu mampu menggairahkan industri sepeda motor.
Sekadar mengingatkan, Agrinas Pangan Nusantara memesan pikap sebanyak 105 ribu unit dari manufaktur asal India. Total pengadaan tersebut mencapai Rp24,6 triliun.
Bila dirinci dari jumlah di atas, 35 ribu unit adalah Scorpio produksi dari Mahindra & Mahindra. Sementara 70 ribu sisanya didatangkan oleh Tata Motors.
Tata Motors memasok 35 ribu pikap Yodha dan 35 ribu unit Ultra 7.7. Semua akan digunakan untuk Koperasi Merah Putih.
Tidak berhenti sampai di situ, Agrinas juga memesan beberapa produk yang sudah diproduksi lokal. Semisal kendaraan komersial dari Mitsubishi Fuso, Hino maupun Isuzu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 April 2026, 18:00 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
03 April 2026, 18:43 WIB
01 April 2026, 08:14 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home