Daftar Harga Motor Matic 150 cc Agustus 2026, Nmax dan PCX Stabil
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Belum lama ini Agrinas Pangan Nusantara memesan ratusan ribu pikap. Hal tersebut untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih.
Selain kendaraan komersial, mereka juga membutuhkan sepeda motor buat mobilitas para petani di seluruh wilayah Indonesia.
Melihat peluang yang ada, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengaku siap berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara.
“Kalau memang proses pitching-nya semua itu terbuka, clear ya why not,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community YIMM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih jauh disampaikan, Yamaha terbuka dengan peluang kerja sama guna memasok motor baru ke Koperasi Merah Putih.
Apalagi jenama asal Jepang tersebut mempunyai berbagai produk yang bisa dipilih untuk kebutuhan fleet atau korporasi.
Mulai dari segmen moped atau motor bebek hingga matic entry level. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan Agrinas Pangan Nusantara.
“Untuk saat ini yang paling banyak (permintaan) di entry level sama moped,” Rifki melanjutkan.
Kemudian Yamaha juga bakal memberikan penawaran spesial, jika Agrinas Pangan Nusantara ingin melibatkan mereka.
Sehingga Yamaha dapat berkontribusi, dalam pengadaan armada operasional Koperasi Merah Putih di Tanah Air.
“Yang pasti kita memberi harga yang kompetitif. Kenapa bisa seperti itu? Karena memang kandungan TKDN (lokal) kami cukup tinggi,” tegas Rifki.
Sebagai informasi, Yamaha memang sudah terbiasa melakukan kerja sama dengan korporasi atau pihak pemerintah.
Beberapa motor Yamaha kerap menjadi andalan. Ambil contoh Vega Force, Jupiter Z1 hingga Gear.
Tentu ini menjadi peluang bagi kedua pihak untuk berkolaborasi, sehingga dapat menghadirkan dampak positif.
Seperti menggerakkan perekonomian di Tanah Air. Selain itu mampu menggairahkan industri sepeda motor.
Sekadar mengingatkan, Agrinas Pangan Nusantara memesan pikap sebanyak 105 ribu unit dari manufaktur asal India. Total pengadaan tersebut mencapai Rp24,6 triliun.
Bila dirinci dari jumlah di atas, 35 ribu unit adalah Scorpio produksi dari Mahindra & Mahindra. Sementara 70 ribu sisanya didatangkan oleh Tata Motors.
Tata Motors memasok 35 ribu pikap Yodha dan 35 ribu unit Ultra 7.7. Semua akan digunakan untuk Koperasi Merah Putih.
Tidak berhenti sampai di situ, Agrinas juga memesan beberapa produk yang sudah diproduksi lokal. Semisal kendaraan komersial dari Mitsubishi Fuso, Hino maupun Isuzu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
04 Agustus 2026, 12:00 WIB
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
29 Agustus 2026, 18:01 WIB
Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini