Wholesales Motor Baru Juni 2026 Merangkak Naik, Tembus 3,1 Juta
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Belum lama ini Agrinas Pangan Nusantara memesan ratusan ribu pikap. Hal tersebut untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih.
Selain kendaraan komersial, mereka juga membutuhkan sepeda motor buat mobilitas para petani di seluruh wilayah Indonesia.
Melihat peluang yang ada, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengaku siap berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara.
“Kalau memang proses pitching-nya semua itu terbuka, clear ya why not,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community YIMM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih jauh disampaikan, Yamaha terbuka dengan peluang kerja sama guna memasok motor baru ke Koperasi Merah Putih.
Apalagi jenama asal Jepang tersebut mempunyai berbagai produk yang bisa dipilih untuk kebutuhan fleet atau korporasi.
Mulai dari segmen moped atau motor bebek hingga matic entry level. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan Agrinas Pangan Nusantara.
“Untuk saat ini yang paling banyak (permintaan) di entry level sama moped,” Rifki melanjutkan.
Kemudian Yamaha juga bakal memberikan penawaran spesial, jika Agrinas Pangan Nusantara ingin melibatkan mereka.
Sehingga Yamaha dapat berkontribusi, dalam pengadaan armada operasional Koperasi Merah Putih di Tanah Air.
“Yang pasti kita memberi harga yang kompetitif. Kenapa bisa seperti itu? Karena memang kandungan TKDN (lokal) kami cukup tinggi,” tegas Rifki.
Sebagai informasi, Yamaha memang sudah terbiasa melakukan kerja sama dengan korporasi atau pihak pemerintah.
Beberapa motor Yamaha kerap menjadi andalan. Ambil contoh Vega Force, Jupiter Z1 hingga Gear.
Tentu ini menjadi peluang bagi kedua pihak untuk berkolaborasi, sehingga dapat menghadirkan dampak positif.
Seperti menggerakkan perekonomian di Tanah Air. Selain itu mampu menggairahkan industri sepeda motor.
Sekadar mengingatkan, Agrinas Pangan Nusantara memesan pikap sebanyak 105 ribu unit dari manufaktur asal India. Total pengadaan tersebut mencapai Rp24,6 triliun.
Bila dirinci dari jumlah di atas, 35 ribu unit adalah Scorpio produksi dari Mahindra & Mahindra. Sementara 70 ribu sisanya didatangkan oleh Tata Motors.
Tata Motors memasok 35 ribu pikap Yodha dan 35 ribu unit Ultra 7.7. Semua akan digunakan untuk Koperasi Merah Putih.
Tidak berhenti sampai di situ, Agrinas juga memesan beberapa produk yang sudah diproduksi lokal. Semisal kendaraan komersial dari Mitsubishi Fuso, Hino maupun Isuzu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juli 2026, 11:00 WIB
01 Juli 2026, 07:00 WIB
22 Juni 2026, 11:47 WIB
21 Juni 2026, 09:55 WIB
12 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan