Wholesales Motor Baru September 2026 Kian Subur, Naik 9,7 Persen
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Belum lama ini Agrinas Pangan Nusantara memesan ratusan ribu pikap. Hal tersebut untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih.
Selain kendaraan komersial, mereka juga membutuhkan sepeda motor buat mobilitas para petani di seluruh wilayah Indonesia.
Melihat peluang yang ada, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengaku siap berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara.
“Kalau memang proses pitching-nya semua itu terbuka, clear ya why not,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community YIMM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih jauh disampaikan, Yamaha terbuka dengan peluang kerja sama guna memasok motor baru ke Koperasi Merah Putih.
Apalagi jenama asal Jepang tersebut mempunyai berbagai produk yang bisa dipilih untuk kebutuhan fleet atau korporasi.
Mulai dari segmen moped atau motor bebek hingga matic entry level. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan Agrinas Pangan Nusantara.
“Untuk saat ini yang paling banyak (permintaan) di entry level sama moped,” Rifki melanjutkan.
Kemudian Yamaha juga bakal memberikan penawaran spesial, jika Agrinas Pangan Nusantara ingin melibatkan mereka.
Sehingga Yamaha dapat berkontribusi, dalam pengadaan armada operasional Koperasi Merah Putih di Tanah Air.
“Yang pasti kita memberi harga yang kompetitif. Kenapa bisa seperti itu? Karena memang kandungan TKDN (lokal) kami cukup tinggi,” tegas Rifki.
Sebagai informasi, Yamaha memang sudah terbiasa melakukan kerja sama dengan korporasi atau pihak pemerintah.
Beberapa motor Yamaha kerap menjadi andalan. Ambil contoh Vega Force, Jupiter Z1 hingga Gear.
Tentu ini menjadi peluang bagi kedua pihak untuk berkolaborasi, sehingga dapat menghadirkan dampak positif.
Seperti menggerakkan perekonomian di Tanah Air. Selain itu mampu menggairahkan industri sepeda motor.
Sekadar mengingatkan, Agrinas Pangan Nusantara memesan pikap sebanyak 105 ribu unit dari manufaktur asal India. Total pengadaan tersebut mencapai Rp24,6 triliun.
Bila dirinci dari jumlah di atas, 35 ribu unit adalah Scorpio produksi dari Mahindra & Mahindra. Sementara 70 ribu sisanya didatangkan oleh Tata Motors.
Tata Motors memasok 35 ribu pikap Yodha dan 35 ribu unit Ultra 7.7. Semua akan digunakan untuk Koperasi Merah Putih.
Tidak berhenti sampai di situ, Agrinas juga memesan beberapa produk yang sudah diproduksi lokal. Semisal kendaraan komersial dari Mitsubishi Fuso, Hino maupun Isuzu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
24 September 2026, 11:00 WIB
13 September 2026, 17:47 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026