Maxi Tour Boemi Nusantara Icip Jalur Menantang Yogyakarta ke Solo
26 Mei 2026, 19:45 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Belum lama ini Agrinas Pangan Nusantara memesan ratusan ribu pikap. Hal tersebut untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih.
Selain kendaraan komersial, mereka juga membutuhkan sepeda motor buat mobilitas para petani di seluruh wilayah Indonesia.
Melihat peluang yang ada, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengaku siap berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara.
“Kalau memang proses pitching-nya semua itu terbuka, clear ya why not,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community YIMM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih jauh disampaikan, Yamaha terbuka dengan peluang kerja sama guna memasok motor baru ke Koperasi Merah Putih.
Apalagi jenama asal Jepang tersebut mempunyai berbagai produk yang bisa dipilih untuk kebutuhan fleet atau korporasi.
Mulai dari segmen moped atau motor bebek hingga matic entry level. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan Agrinas Pangan Nusantara.
“Untuk saat ini yang paling banyak (permintaan) di entry level sama moped,” Rifki melanjutkan.
Kemudian Yamaha juga bakal memberikan penawaran spesial, jika Agrinas Pangan Nusantara ingin melibatkan mereka.
Sehingga Yamaha dapat berkontribusi, dalam pengadaan armada operasional Koperasi Merah Putih di Tanah Air.
“Yang pasti kita memberi harga yang kompetitif. Kenapa bisa seperti itu? Karena memang kandungan TKDN (lokal) kami cukup tinggi,” tegas Rifki.
Sebagai informasi, Yamaha memang sudah terbiasa melakukan kerja sama dengan korporasi atau pihak pemerintah.
Beberapa motor Yamaha kerap menjadi andalan. Ambil contoh Vega Force, Jupiter Z1 hingga Gear.
Tentu ini menjadi peluang bagi kedua pihak untuk berkolaborasi, sehingga dapat menghadirkan dampak positif.
Seperti menggerakkan perekonomian di Tanah Air. Selain itu mampu menggairahkan industri sepeda motor.
Sekadar mengingatkan, Agrinas Pangan Nusantara memesan pikap sebanyak 105 ribu unit dari manufaktur asal India. Total pengadaan tersebut mencapai Rp24,6 triliun.
Bila dirinci dari jumlah di atas, 35 ribu unit adalah Scorpio produksi dari Mahindra & Mahindra. Sementara 70 ribu sisanya didatangkan oleh Tata Motors.
Tata Motors memasok 35 ribu pikap Yodha dan 35 ribu unit Ultra 7.7. Semua akan digunakan untuk Koperasi Merah Putih.
Tidak berhenti sampai di situ, Agrinas juga memesan beberapa produk yang sudah diproduksi lokal. Semisal kendaraan komersial dari Mitsubishi Fuso, Hino maupun Isuzu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Mei 2026, 19:45 WIB
26 Mei 2026, 18:56 WIB
26 Mei 2026, 15:38 WIB
26 Mei 2026, 15:37 WIB
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Terkini
02 Juni 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez memiliki peluang meraih podium pada MotoGP Hungaria 2026 jika mampu tampil konsisten dan maksimal
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Saat penjualan masih tertinggal dari merek Jepang lain, Nissan berencana menambah portfolio produknya di RI
02 Juni 2026, 07:00 WIB
BYD Seal PHEV berpotensi jadi produk hybrid berikutnya setelah M6 DM-i, sudah terdaftar di Indonesia
02 Juni 2026, 06:10 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini tidak hanya mengandalkan petugas namun juga dibantu oleh teknologi ETLE
02 Juni 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta hari ini, simak daftar persyaratan yang harus dipenuhi
02 Juni 2026, 06:00 WIB
Pengendara motor dan mobil bisa memanfaatkan keberadaan SIM keliling Bandung hari ini di dua tempat berbeda
01 Juni 2026, 19:22 WIB
SPBU Shell maupun BP AKR terpantau melakukan penyesuian harga BBM jenis diesel mulai hari ini, Senin (01/06)
01 Juni 2026, 13:20 WIB
Pada Juni 2026 Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM pada beberapa produk mereka, seperti di Solar