Orang Indonesia Disebut Mulai Memandang Positif Hadirnya EV
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Pemerintah Cina baru saja membuat aturan baru tentang penyaluran insentif buat mobil hybrid di tahun depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perkembangan mobil hybrid di Cina cukup pesat. Hal ini mendorong pemerintah di sana membuat kebijakan baru.
Pemerintah Tiongkok baru saja mengumumkan aturan teknis anyar untuk penyaluran insentif atau subsidi periode 2026-2027.
Dalam kebijakan baru ini, ada sejumlah penyesuaian yang mereka lakukan. Terkhusus sejumlah syarat untuk mobil berjantung pacu hibrida.
Disebutkan bahwa kendaraan roda empat Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) diwajibkan memiliki jangkauan listrik murni minimal 100 kilometer.
Jumlah di atas naik dari syarat sebelumnya yang hanya mewajibkan daya jelajah sekitar 43 kilometer saja.
Selain itu konsumsi bahan bakar ditetapkan kurang dari 70 persen batas standar untuk kendaraan dengan bobot di bawah 2.510 kg.
Kemudian konsumsi bahan bakar bagi mobil hybrid berbobot 2.510 kg atau lebih hanya boleh kurang dari 75 persen batas yang telah ditentukan.
Di sisi lain pemerintah Cina tidak hanya melakukan penyesuaian kebijakan soal insentif mobil hybrid saja.
Melainkan juga untuk mobil listrik murni yang ada di sana. Seperti contoh konsumsi daya tidak boleh melebihi batas ditentukan dalam standar nasional baru GB 36980.1-2025.
Menurut laporan Carnewschina pada Senin (13/10), standar di atas diklaim 11 persen lebih ketat dari syarat sebelumnya.
“Penyesuaian ini sejalan dengan peningkatan cepat dalam hal jangkauan dan teknologi NEV. Memastikan kebijakan selaras dengan kemajuan teknologi,” ungkap Cui Dongshu, Sekretaris Jenderal China Passenger Car Association (CPCA).
Cui Dongshu menilai kebijakan anyar dari pemerintah Cina bisa membawa banyak dampak positif di masa mendatang.
Seperti contoh mendorong para pabrikan otomotif asal Negeri Tirai Bambu untuk berinvestasi lebih besar dalam hal penelitian maupun pengembangan.
“Dengan menaikan ambang batas teknis, pemerintah mengarahkan perusahaan agar meningkatkan investasi R&D, menghapus produk usang dan beralih dari ekspansi skala menuju pembangunan berkualitas tinggi,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 12:34 WIB
28 Februari 2026, 19:59 WIB
23 Februari 2026, 19:00 WIB
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 14:00 WIB
Terkini
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Kemenhub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat mudik Lebaran 2026 mendatang
06 Maret 2026, 10:00 WIB
RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor
06 Maret 2026, 08:11 WIB
Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen