Periklindo Akhirnya Sebut Mobil Hybrid Berhak Dapat Insentif
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pemerintah Cina baru saja membuat aturan baru tentang penyaluran insentif buat mobil hybrid di tahun depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perkembangan mobil hybrid di Cina cukup pesat. Hal ini mendorong pemerintah di sana membuat kebijakan baru.
Pemerintah Tiongkok baru saja mengumumkan aturan teknis anyar untuk penyaluran insentif atau subsidi periode 2026-2027.
Dalam kebijakan baru ini, ada sejumlah penyesuaian yang mereka lakukan. Terkhusus sejumlah syarat untuk mobil berjantung pacu hibrida.
Disebutkan bahwa kendaraan roda empat Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) diwajibkan memiliki jangkauan listrik murni minimal 100 kilometer.
Jumlah di atas naik dari syarat sebelumnya yang hanya mewajibkan daya jelajah sekitar 43 kilometer saja.
Selain itu konsumsi bahan bakar ditetapkan kurang dari 70 persen batas standar untuk kendaraan dengan bobot di bawah 2.510 kg.
Kemudian konsumsi bahan bakar bagi mobil hybrid berbobot 2.510 kg atau lebih hanya boleh kurang dari 75 persen batas yang telah ditentukan.
Di sisi lain pemerintah Cina tidak hanya melakukan penyesuaian kebijakan soal insentif mobil hybrid saja.
Melainkan juga untuk mobil listrik murni yang ada di sana. Seperti contoh konsumsi daya tidak boleh melebihi batas ditentukan dalam standar nasional baru GB 36980.1-2025.
Menurut laporan Carnewschina pada Senin (13/10), standar di atas diklaim 11 persen lebih ketat dari syarat sebelumnya.
“Penyesuaian ini sejalan dengan peningkatan cepat dalam hal jangkauan dan teknologi NEV. Memastikan kebijakan selaras dengan kemajuan teknologi,” ungkap Cui Dongshu, Sekretaris Jenderal China Passenger Car Association (CPCA).
Cui Dongshu menilai kebijakan anyar dari pemerintah Cina bisa membawa banyak dampak positif di masa mendatang.
Seperti contoh mendorong para pabrikan otomotif asal Negeri Tirai Bambu untuk berinvestasi lebih besar dalam hal penelitian maupun pengembangan.
“Dengan menaikan ambang batas teknis, pemerintah mengarahkan perusahaan agar meningkatkan investasi R&D, menghapus produk usang dan beralih dari ekspansi skala menuju pembangunan berkualitas tinggi,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 21:16 WIB
AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi