Cara Mencari Kaca Film Untuk Mobil Listrik, Tak Boleh Asal Pilih
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Para masyarakat memanfaatkan fitur V2L pada mobil listrik dan hybrid mereka sebagai sumber energi saat banjir
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Banjir besar tengah melanda wilayah Guangxi, Cina. Hal tersebut disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang dipicu Topan Mesaak.
Air yang menggenang di beberapa wilayah membuat sebagian permukiman masyarakat terendam dan memutus akses jalan.
Bencana ini turut menyebabkan pemadaman listrik di banyak daerah. Sehingga aktivitas masyarakat ikut terganggu.
Akan tetapi, ada cara unik masyarakat di Tiongkok untuk mendapatkan sumber energi listrik selama banjir melanda.
“Pemilik New Energy Vehicle (NEV) di Tiongkok mengandalkan mobil mereka untuk mendapatkan listrik dan menggunakan fitur Vehicle-to-Load (V2L),” tulis laporan CarNewsChina, Minggu (12/07).
Lebih jauh disebutkan, para pemilik mobil listrik BYD secara sukarela memberikan kendaraan mereka sebagai pasokan energi.
Kemudian pemilik kendaraan roda empat berjantung pacu hybrid, turut mengubah mobil mereka menjadi sumber listrik darurat.
Dengan begitu, beberapa kegiatan masyarakat tetap bisa berjalan. Seperti melakukan pengisian daya gawai pintar.
Jadi komunikasi dengan para anggota keluarga di luar kota Guangxi, bisa terus terjaga serta tidak terputus.
“Adegan serupa terjadi ketika Provinsi Henan di Tiongkok mengalami banjir besar pada 2021,” lanjut mereka.
Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, satu mobil listrik atau hybrid mampu mengisi daya 20 sampai 30 gawai pintar.
Sebagai informasi, EV modern sudah dilengkapi dengan fitur V2L. Fitur tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik untuk mengisi daya berbagai perangkat elektronik.
Energi yang tersimpan di baterai mobil tidak hanya dipakai menggerakkan kendaraan, tetapi juga bisa digunakan untuk menyuplai daya bagi berbagai kebutuhan listrik sehari-hari.
Biasanya V2L dapat dioperasikan ketika kendaraan dalam kondisi berhenti atau parkir, dengan syarat daya baterai berada di atas 80 persen.
Fitur ini menyediakan soket AC atau adaptor khusus, sehingga pengguna bisa langsung menghubungkan perangkat elektronik ke mobil.
Sekadar mengingatkan, V2L bekerja dengan memanfaatkan energi yang tersimpan di baterai mobil listrik untuk disalurkan kembali ke perangkat eksternal.
Energi yang berbentuk arus searah (DC) di dalam penampung daya dikonversi menjadi arus bolak-balik (AC), melalui inverter bawaan atau adaptor khusus.
Dalam penggunaannya, sistem V2L pada kendaraan sudah diatur agar tidak mengganggu fungsi utama mobil.
Sekitar 20 persen dari kapasitas penyimpanan daya disediakan khusus untuk kebutuhan V2L.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
04 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Kaca film untuk mobil listrik harus yang mampu memberikan perlindungan pada sistem elektronik dari panas
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Daihatsu menorehkan banyak prestasi dan penghargaan selama ikut serta dalam pameran GIIAS 2026 di ICE BSD
11 Agustus 2026, 19:42 WIB
Produsen otomotif asal Tiongkok Beijing Automobile Works hadir di GIIAS 2026 segera rilis M8 tantang Denza D9
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
Wuling menuai respons positif selama GIIAS 2026, produk teranyar mereka yakni Aira ev jadi kontributor utama
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima tempat terbatas, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan SIM dengan mudah
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin