Mobil Listrik Chery J6T CSH, SUV Boxy Beridentitas Adventure
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Insentif untuk mobil listrik sebelumnya diberikan pemerintah terbatas pada mobil listrik atau Battery Electric Vehicle (BEV) dan mobil hybrid saja.
Perwakilan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menilai cakupan subsidi kendaraan ramah lingkungan ini harusnya bisa diperluas.
Insentif dapat menjadi daya tarik buat konsumen serta membuat harga mobil menjadi semakin kompetitif.
Bantuan dari pemerintah ini tampaknya masih dinanti oleh Gaikindo dan deretan produsen kendaraan listrik di dalam negeri.
Dengan kehadiran berbagai jenis kendaraan energi terbarukan di Indonesia, pemberian insentif dapat sangat membantu dalam mempercepat transisi elektrifikasi.
“Saya sudah bilang dari dulu ya, harus dikasih insentif. Harusnya mobil listrik dan hybrid, plug-in hybrid maupun Range Extender Electric Vehicle (REEV),” kata Jongkie Sugiarto, Vice Chairman Market Development Gaikindo saat ditemui di Jakarta, Senin (13/07).
Jongkie menegaskan berbagai jenis kendaraan ramah lingkungan itu memenuhi beberapa kriteria utama sebagai penerima insentif.
Misalnya hemat bahan bakar. Kemudian mobil dengan energi terbarukan menghasilkan polusi yang jauh lebih rendah.
Di samping itu, kendaraan ramah lingkungan seperti mobil hybrid maupun PHEV masih menggunakan berbagai komponen kendaraan konvensional.
Sehingga masih bisa memanfaatkan industri komponen yang saat ini sudah ada di Indonesia.
“Maka dari itu kami mengusulkan tolong diperhatikan ini mobil hybrid, plug-in hybrid, REEV. Jadi kalau nanti ada insentif tolong dikasih, tidak usah sama seperti BEV tetapi diberikan,” kata Jongkie.
Sebagai informasi, sebelumnya ada beberapa model mobil listrik yang memperoleh insentif dari pemerintah.
Di awal, ada Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev. Kedua produk itu telah berstatus Completely Knocked Down (CKD) atau dirakit lokal.
Berkat subsidi pajak, harga mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev semakin kompetitif dan menarik konsumen untuk membeli.
Insentif kemudian diperluas untuk BEV yang diimpor utuh dari negara asalnya, dengan catatan ada komitmen perakitan lokal setelah kuota impor terpenuhi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
Avatr 07L siap menjadi rival setara buat Denza, tawarkan kendaraan premium ramah lingkungan di Indonesia
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini