Changan Raup 1.120 SPK di GIIAS 2026, Nevo Q05 Populer
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tak mengandalkan insentif mobil listrik untuk dongkrak penjualan, tetapi tetap ingin ada kepastian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Wacana pemberian insentif mobil listrik dari pemerintah tampaknya kembali ditunda. Hal ini menuai respons dari sejumlah pabrikan, salah satunya Changan.
Perlu diketahui Changan saat ini tengah mempersiapkan kehadiran model barunya untuk pasar Indonesia yakni Deepal S05 EV dan Deepal S05 REEV.
Dua model terdahulunya, Lumin dan Deepal S07 EV telah dipasarkan lebih dulu tanpa insentif meskipun sudah berstatus Completely Knocked Down (CKD) atau rakitan lokal.
Sehingga harga mobil listrik yang ditawarkan Changan tidak termasuk potongan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN.
Menanggapi hal tersebut, pihak Changan mengaku masih akan menanti keputusan dari pemerintah soal pemberian insentif mobil listrik.
Insentif mobil listrik menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan ramah lingkungan tersebut.
Sementara insentif atau subsidi untuk mobil listrik impor utuh sudah ditiadakan per 1 Januari 2026.
“Jadi ya hitungannya (harga mobil listrik Changan) sementara kita hitung dengan kondisi saat ini dulu saja,” kata Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia saat ditemui di Jakarta belum lama ini.
Ia mengungkapkan, penundaan insentif tentu akan berpengaruh pada penjualan mobil listrik.
Meskipun begitu, pihak Changan tampaknya tak lagi mengandalkan insentif untuk mendongkrak penjualan.
“Sudah banyak statement dan berita di luar (insentif mobil listrik ditiadakan) jadi ya harusnya customer mulai berpikir. Jadi ya jangan terlalu berharap dengan insentif,” kata Setiawan.
Tanpa insentif, Changan menyiapkan harga kompetitif untuk deretan kendaraan ramah lingkungan yang dijual di dalam negeri.
Di rentang harga Rp 200 jutaan ada mobil listrik mungil Lumin EV. Sementara Deepal S07 hadir sebagai SUV kompak seharga Rp 600 jutaan.
Nantinya Deepal S05 menjadi model teranyar yang sekaligus tersedia dalam opsi Range Extender Electric Vehicle (REEV).
Untuk sementara, perwakilan Changan menegaskan kisaran harganya adalah mulai dari Rp 500 jutaan.
Hanya saja Deepal S05 bakal diimpor utuh dari Thailand, sehingga banderolnya dipastikan mengalami penyesuaian lagi setelah masa prebooking selesai.
“Belum ada pembahasan internal (soal merakit lokal Deepal S05). Tetapi tidak tertutup kemungkinan kalau nanti (penjualannya) stabil,” tegas Setiawan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan