Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Penjualan motor listrik Honda disebut masih stagnan, adopsinya di masyarakat belum bisa dibilang maksimal
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Astra Honda Motor (AHM) telah memasarkan sejumlah lini elektrifikasi untuk konsumen Indonesia. Namun penjualannya disebut belum sebaik line up motor konvensionalnya.
Memang adopsi motor listrik di Indonesia masih harus menempuh jalan yang lebih panjang karena berbagai alasan.
“Ya semester satu kalau kita lihat kurang lebih flat (datar) dibandingkan dengan tahun lalu, kurang lebih,” kata Thomas Wijaya, Executive Vice President PT AHM ketika ditemui di Jakarta belum lama ini.
Tetapi ia menilai motor listrik masih tetap punya potensinya sendiri di Indonesia. Apalagi dengan berbagai tantangan seperti naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kehadiran motor listrik dapat menjadi alternatif yang diklaim lebih efisien dari segi biaya operasional.
“Kami akan terus melihat bagaimana penerimaan pasar, penerimaan konsumen, baik tas performa, infrastruktur, peace of mind-nya. Termasuk juga tentu harga jual dan lainnya,” kata Thomas.
Lebih lanjut ia mengungkapkan yang terpenting adalah pihak PT AHM telah menyiapkan lini produk motor listrik.
Masyarakat tinggal memilih model yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas hariannya, terkhusus di dalam kota.
Jika bicara persentase penjualan motor listrik Honda di antara model konvensionalnya, angkanya cukup kecil.
“Iya kurang lebih (di bawah satu persen). Kembali kan memang itu banyak faktor dan sebagainya, tergantung lagi penerimaan konsumen, penerimaan masyarakat dengan berbagai pertimbangan dari mereka,” tegas dia.
Pihak PT AHM tetap memastikan para pengguna motor listrik Honda mendapatkan pelayanan terbaik.
“Produknya sudah ada, sudah siap. Tinggal sekarang bagaimana masyarakat dan konsumen menjadikan motor listrik itu sebagai salah satu opsi pilihan mereka untuk mobilitas,” ungkap Thomas.
Dia menegaskan seluruh jaringan diler PT AHM siap menangani motor listrik Honda. Ini mencakup kesiapan layanan purnajual dan ketersediaan sparepart.
“Bahkan kita juga ada yang teknologi swap ataupun direct charing. Jadi kita menyiapkan semuanya untuk konsumen,” kata dia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
29 September 2026, 09:00 WIB
25 September 2026, 19:00 WIB
Terkini
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025