Vinfast Luncurkan 3 Motor Listrik, Harga Mulai Rp 17 Jutaan
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Penjualan motor listrik Honda disebut masih stagnan, adopsinya di masyarakat belum bisa dibilang maksimal
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Astra Honda Motor (AHM) telah memasarkan sejumlah lini elektrifikasi untuk konsumen Indonesia. Namun penjualannya disebut belum sebaik line up motor konvensionalnya.
Memang adopsi motor listrik di Indonesia masih harus menempuh jalan yang lebih panjang karena berbagai alasan.
“Ya semester satu kalau kita lihat kurang lebih flat (datar) dibandingkan dengan tahun lalu, kurang lebih,” kata Thomas Wijaya, Executive Vice President PT AHM ketika ditemui di Jakarta belum lama ini.
Tetapi ia menilai motor listrik masih tetap punya potensinya sendiri di Indonesia. Apalagi dengan berbagai tantangan seperti naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kehadiran motor listrik dapat menjadi alternatif yang diklaim lebih efisien dari segi biaya operasional.
“Kami akan terus melihat bagaimana penerimaan pasar, penerimaan konsumen, baik tas performa, infrastruktur, peace of mind-nya. Termasuk juga tentu harga jual dan lainnya,” kata Thomas.
Lebih lanjut ia mengungkapkan yang terpenting adalah pihak PT AHM telah menyiapkan lini produk motor listrik.
Masyarakat tinggal memilih model yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas hariannya, terkhusus di dalam kota.
Jika bicara persentase penjualan motor listrik Honda di antara model konvensionalnya, angkanya cukup kecil.
“Iya kurang lebih (di bawah satu persen). Kembali kan memang itu banyak faktor dan sebagainya, tergantung lagi penerimaan konsumen, penerimaan masyarakat dengan berbagai pertimbangan dari mereka,” tegas dia.
Pihak PT AHM tetap memastikan para pengguna motor listrik Honda mendapatkan pelayanan terbaik.
“Produknya sudah ada, sudah siap. Tinggal sekarang bagaimana masyarakat dan konsumen menjadikan motor listrik itu sebagai salah satu opsi pilihan mereka untuk mobilitas,” ungkap Thomas.
Dia menegaskan seluruh jaringan diler PT AHM siap menangani motor listrik Honda. Ini mencakup kesiapan layanan purnajual dan ketersediaan sparepart.
“Bahkan kita juga ada yang teknologi swap ataupun direct charing. Jadi kita menyiapkan semuanya untuk konsumen,” kata dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juli 2026, 14:00 WIB
16 Juli 2026, 21:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 21:00 WIB
10 Juli 2026, 22:34 WIB
Terkini
21 Juli 2026, 07:00 WIB
SUV kompak Geely Coolray masuk Indonesia secara impor, namun jumlahnya terbatas mengikuti permintaan konsumen
21 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini masih berlaku untuk memecah kebuntuan pada arus lalu lintas Ibu Kota di jam padat
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus masa berlaku dokumen berkendara
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi tempat dan persyaratan lengkapnya
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Mario Aji tengah fokus menjalani masa pemulihan usai cedera, ia ingin kondisi fisiknya kembali prima di Inggris
20 Juli 2026, 21:05 WIB
Motul Indonesia menjalan program baru yang bisa meningkatkan penetrasi pasar di Tanah Air melalui bengkel lokal
20 Juli 2026, 20:33 WIB
Toyota masih terus mendominasi daftar 10 mobil terlaris di Juni 2026 secara wholesales, berikut daftarnya
20 Juli 2026, 19:00 WIB
Isuzu produksi 300 ribu unit kendaraan komersial di pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat dan mencatat sejarah