Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu pemerintah Indonesia menggodok rencana pemberian insentif untuk mobil listrik. Namun wacana satu ini tidak kunjung dilaksanakan.
Menurut kabar yang beredar, bantuan untuk pembelian Electric Vehicle (EV) baru akan bergulir pada Agustus 2026.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mendorong, agar insentif yang diberikan tidak hanya bagi mobil listrik saja.
“Saat ini Gaikindo sudah memberikan usulan kepada Kementerian Perindustrian RI untuk terus mendorong diberlakukannya kebijakan stimulus insentif untuk semua tipe kendaraan bermotor,” bunyi pernyataan resmi Gaikindo, Senin (29/06).
Menurut mereka, bantuan juga harus diberlakukan untuk pembelian mobil Internal Combustion Engine (ICE), Hybrid Electric Vehicle (HEV) hingga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Otomatis seluruh industri otomotif di Tanah Air mendapatkan dorongan yang sama dalam menjaga perkembangan pasar di Indonesia.
Lebih jauh disebutkan bahwa, industri otomotif memiliki peran penting dalam perkembangan perekonomian negara.
Oleh sebab itu, Gaikindo meyakini sinergi yang telah terbangun antara pemerintah dan pelaku industri perlu terus diperkuat.
Hal ini penting dilakukan agar Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang kompetitif, sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan transformasi industri otomotif global.
“Sebagai asosiasi yang mewadahi industri kendaraan bermotor di Indonesia, Gaikindo akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri otomotif yang sehat, kompetitif dan berkelanjutan,” kata Anton Kumonty, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo.
Menurut Anton, semua itu bisa terjadi jika ada kerja sama yang erat. Mulai dari pemerintah, pelaku industri sampai pemangku kepentingan.
Dengan begitu, industri otomotif bisa kembali bangkit. Terutama selama periode 2026 yang penuh tantangan.
Seperti contoh kenaikan harga bahan baku plastik, melambungnya harga BBM maupun pelemahan nilai tukar rupiah.
Jadi bantuan atau insentif dari pemerintah cukup berarti bagi para pelaku industri otomotif, agar pasar kembali bergairah.
Selain itu, insentif juga mampu menstimulasi daya beli masyarakat. Dengan begitu penjualan mobil baru mampu terdongkrak hingga akhir tahun nanti.
Berangkat dari fakta di atas, insentif pemerintah bisa diberikan ke berbagai model kendaraan. Tidak hanya terbatas pada mobil listrik saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026