Jaecoo Kejar Pengiriman J5 EV ke Konsumen RI, Terpesan 6.000 Unit
29 November 2025, 17:28 WIB
Pemeran Mr Bean tersangka penyebab lambatnya adopsi mobil listrik di Inggris karena pandangannya yang berbeda
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Rowan Atkinson, pemeran Mr Bean tersangka penyebab lambatnya adopsi mobil listrik di Inggris. Namanya bahkan disebutkan dalam pertemuan komite lingkungan dan perubahan iklim karena menyampaikan pandangan berbeda beberapa waktu lalu.
Pada 3 Juni 2023, dirinya sempat memberikan komentar tentang mobil listrik di The Guardian. Dalam tulisan itu ia menyebut Electric Vehicle bukanlah obat untuk lingkungan seperti yang selama ini digembar-gemborkan.
Menurutnya kendaraan listrik tetap memiliki dampak lingkungan terutama dari proses produksi, penggunaan bahan bakar alternatif hingga siklus hidup sebuah mobil. Ia pun menyebut bahwa bulan madu dengan Electric Vehicle juga segera berakhir.
Dilansir dari Sky News tulisan itu pun dinilai menjadi salah satu hambatan utama yang dihadapi pemerintah Inggris dalam menghentikan penggunakan mobil konvensional. Padahal negara tersebut memiliki target menghentikan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel pada 2035.
“Sayang pemeriksaan fakta tidak pernah menjangkau khalayak sebanyak klaim palsu. Sehingga perlu adanya standar editorial tinggi yang tinggi seputar transisi net zero emission,” ungkap Green Alliance dalam pertemuan tersebut.
Meski demikian mereka mengakui bahwa kendaraan listrik masih memiliki banyak tantangan untuk berkembang. Ada banyak alasan seperti kurangnya jumlah titik pengisian daya, harga mobil masih mahal dan konsistensi pemerintah sehingga adopsi Electric Vehicle terhambat.
Tahun lalu pemerintah Inggris telah mengumumkan akan menunda larangan penjualan mobil bensin serta solar menjadi di 2035. Langkah tersebut diambil karena dinilai lebih realistis dan mengurangi risiko penolakangan dari sektor industri.
Sementara di Indonesia pemerintah menargetkan menghentikan penjualan kendaraan bensin secara bertahap. Sepeda motor bensin akan dilarang dijual pada 2040 sementara mobil dilakukan pada 2050.
Oleh sebab itu pemerintah akan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air dalam berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memberikan beragam insentif pada pelanggan electric vehicle.
Tak hanya itu, pabrikan listrik kendaraan dunia seperti BYD juga diundang untuk berinvestasi di Indonesia melalui beragam kemudahan. Dengan demikian diharapkan perkembangan Electric Vehicle bisa lebih cepat terwujud.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 November 2025, 17:28 WIB
29 November 2025, 15:04 WIB
29 November 2025, 13:00 WIB
29 November 2025, 06:07 WIB
28 November 2025, 13:00 WIB
Terkini
29 November 2025, 21:14 WIB
Digelar dengan kedatangan berbagai model kendaraan baru, GJAW 2025 berhasil memikat lebih banyak pengunjung
29 November 2025, 21:00 WIB
Selama pameran GJAW 2025, diler menawarkan promo berupa potongan harga Rp 50 juta untuk Hyundai Stargazer
29 November 2025, 19:00 WIB
Banjir Sumatera sebabkan kerugian, Daihatsu siap bantu konsumen dan karyawan yang terdampak bencana di sana
29 November 2025, 17:28 WIB
Mobil listrik J5 EV terpesan ribuan unit, Jaecoo terus kejar pengiriman agar bisa penuhi kebutuhan konsumen
29 November 2025, 15:04 WIB
Pengguna mobil listrik sampai hybrid Toyota dan Lexus bakal dimanjakan dengan berbagai fasilitas disediakan
29 November 2025, 13:00 WIB
Selama GJAW 2025, diler memberikan diskon sampai Rp 150 juta untuk mobil listrik Hyundai Kona Electric
29 November 2025, 11:00 WIB
QJMotor luncurkan 2 motor baru yang spesifikasinya dirancang untuk mendukung mobilitas harian penggunanya
29 November 2025, 09:00 WIB
Kepolisian ungkap jumlah kecelakaan lalu lintas pada semester I 2025 mengalami penurunan dibanding 2024