Kehadiran BYD di Indonesia, Bangkitkan Pasar EV dan Ekosistem RI
13 Februari 2026, 19:22 WIB
Pemeran Mr Bean tersangka penyebab lambatnya adopsi mobil listrik di Inggris karena pandangannya yang berbeda
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Rowan Atkinson, pemeran Mr Bean tersangka penyebab lambatnya adopsi mobil listrik di Inggris. Namanya bahkan disebutkan dalam pertemuan komite lingkungan dan perubahan iklim karena menyampaikan pandangan berbeda beberapa waktu lalu.
Pada 3 Juni 2023, dirinya sempat memberikan komentar tentang mobil listrik di The Guardian. Dalam tulisan itu ia menyebut Electric Vehicle bukanlah obat untuk lingkungan seperti yang selama ini digembar-gemborkan.
Menurutnya kendaraan listrik tetap memiliki dampak lingkungan terutama dari proses produksi, penggunaan bahan bakar alternatif hingga siklus hidup sebuah mobil. Ia pun menyebut bahwa bulan madu dengan Electric Vehicle juga segera berakhir.
Dilansir dari Sky News tulisan itu pun dinilai menjadi salah satu hambatan utama yang dihadapi pemerintah Inggris dalam menghentikan penggunakan mobil konvensional. Padahal negara tersebut memiliki target menghentikan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel pada 2035.
“Sayang pemeriksaan fakta tidak pernah menjangkau khalayak sebanyak klaim palsu. Sehingga perlu adanya standar editorial tinggi yang tinggi seputar transisi net zero emission,” ungkap Green Alliance dalam pertemuan tersebut.
Meski demikian mereka mengakui bahwa kendaraan listrik masih memiliki banyak tantangan untuk berkembang. Ada banyak alasan seperti kurangnya jumlah titik pengisian daya, harga mobil masih mahal dan konsistensi pemerintah sehingga adopsi Electric Vehicle terhambat.
Tahun lalu pemerintah Inggris telah mengumumkan akan menunda larangan penjualan mobil bensin serta solar menjadi di 2035. Langkah tersebut diambil karena dinilai lebih realistis dan mengurangi risiko penolakangan dari sektor industri.
Sementara di Indonesia pemerintah menargetkan menghentikan penjualan kendaraan bensin secara bertahap. Sepeda motor bensin akan dilarang dijual pada 2040 sementara mobil dilakukan pada 2050.
Oleh sebab itu pemerintah akan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air dalam berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memberikan beragam insentif pada pelanggan electric vehicle.
Tak hanya itu, pabrikan listrik kendaraan dunia seperti BYD juga diundang untuk berinvestasi di Indonesia melalui beragam kemudahan. Dengan demikian diharapkan perkembangan Electric Vehicle bisa lebih cepat terwujud.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 19:22 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
13 Februari 2026, 16:47 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road
13 Februari 2026, 16:47 WIB
BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV