Pemerintah Cina Perketat Aturan Daur Ulang Baterai Mobil Listrik
05 April 2026, 20:10 WIB
CATL siap bangun pabrik baterai kendaraan listrik di Indonesia dengan nilai investasi hingga Rp 18 triliun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) melalui anak perusahaannya yaitu CBK International Development menjalin kerja sama dengan PT Indonesia Battery Corporation (IBC). Mereka mendirikan perusahaan patungan untuk memproduksi baterai kendaraan listrik di negara Asia Tenggara.
Tak tanggung-tanggung mereka dikabarkan siap menggelontorkan dana sebesar US$1,2 miliar atau sekitar Rp 18,66 triliun. Uang tersebut nantinya akan dipakai guna membangun pabrik di Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi mencapai 15 GWh per tahun.
Kerja sama ini dinilai menjadi sebuah langkah untuk menjadikan Indonesia sebagai rantai pasokan lengkap kendaraan listrik dunia. Terlebih pemerintah terus berupaya agar produksi nikelnya dimanfaatkan sebagai baterai sehingga menarik investor asing ke Indonesia.
Potensi kendaraan listrik di Indonesia pun diprediksi sangat besar. Pada 2030 diperkirakan permintaan baterai EV akan mencapai 40 GWh.
Angka itu terdiri dari 500.000 mobil listrik dan 3,5 - 4 juta unit kendaraan listrik roda dua. Menariknya lagi, produksi baterai tidak hanya difungsikan bagi kendaraan listrik karena PLN akan memanfaatkannya untuk menyimpan daya.
Selain itu pasar ekspor pun akan digarap untuk beberapa pasar utama seperti Eropa, Amerika Serikat dan China. Dengan rencana tersebut maka bukan tidak mungkin Indonesia bisa memegang peran penting dalam industri kendaraan listrik di masa depan.
Langkah CATL ini tentu memberi sinyal positif terhadap perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Terlebih sebelumnya Hyundai dan LG Energy Solution Ltd sudah membuka pabrik sel baterai pertama di Indonesia pada awal 2024.
Hasil produksi mereka bakal digunakan agar kebutuhan pasar domestik khususnya mobil-mobil Hyundai terpenuhi. Dengan ini diharapkan harga mobil listrik bisa lebih kompetitif dibanding sebelumnya karena komponen utama EV yaitu baterai sudah dibuat secara lokal.
Terlebih beberapa pabrikan kendaraan listrik global sudah berkomitmen untuk mendirikan pabrik di Tanah Air. Salah satunya adalah BYD yang dikabarkan bakal memulai kontruksi pada awal 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 April 2026, 20:10 WIB
29 Januari 2026, 20:00 WIB
19 Januari 2026, 16:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
05 November 2025, 18:00 WIB
Terkini
27 Juni 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman dan efisien untuk mobilitas harian
27 Juni 2026, 07:00 WIB
Yadea Indonesia membuktikan kualitas produknya melalui agenda kunjungan Wapres ke Papua beberapa waktu lalu
26 Juni 2026, 22:57 WIB
Mitsubishi Pajero Sport tawarkan keseimbangan performa mesin dan efisiensi bahan bakar untuk keluarga
26 Juni 2026, 09:00 WIB
AHM menjelaskan kalau mereka belum memutuskan bagaimana masa depan paten Honda Ryden 160 yang mereka daftarkan
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi
26 Juni 2026, 06:23 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk
26 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan
26 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan