Toyota Tawarkan Land Cruiser dengan Banyak Pilihan di GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 09:00 WIB
Toyota dan CATL disinyalir segera melokalisasi baterai lini elektrifikasi seperti bZ4X dan Veloz Hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Prinsipal Toyota dan CATL diketahui telah menjalin kerja sama untuk pembangunan pabrik baterai di Indonesia.
Dikonfirmasi pada 2023, pihak Toyota bahkan sempat membeberkan baterai rakitan lokal itu nantinya tak hanya mensuplai lini kendaraan Toyota tetapi mencakup industri otomotif secara keseluruhan.
Meskipun Toyota Indonesia belum mengkonfirmasi hal itu secara gamblang, mereka menegaskan lokalisasi baterai akan dilakukan dalam waktu dekat.
Perlu diketahui sebelumnya lini mobil hybrid produksi lokal Toyota seperti Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV pakai baterai yang dirakit di dalam negeri.
Meskipun begitu, komponen pada sumber penampung daya seperti sel baterai masih diimpor.
Keberadaan pabrik hasil kerja sama dengan CATL bakal menjadi langkah awal Toyota melokalisasi komponen baterai.
“Kalau (mobil) listrik, (lokalisasi) dimulai dulu dari mobilnya. Innova Zenix baterainya kita nanti akan lokalisasi,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang beberapa waktu lalu.
Ini juga termasuk rencana lokalisasi mobil listrik perdana mereka di Tanah Air yaitu bZ4X.
Toyota bZ4X tadinya berstatus Completely Built Up (CBU) alias diimpor utuh dari Jepang. Harganya tembus Rp 1 miliar on the road Jakarta.
Lokalisasi baterai diyakini dapat membantu menekan harga Toyota bZ4X di masa mendatang. Sehingga diharapkan menjangkau semakin banyak konsumen.
Baterai rakitan CATL yang sama disinyalir jadi bagian dari Veloz Hybrid, calon mobil baru Toyota di Indonesia tahun depan.
Pihak Toyota turut berharap ada bantuan lebih diberikan pemerintah agar lokalisasi bisa cepat terealisasi.
“Kita berharap nanti setiap melokalisasikan komponen itu ada insentif-insentifnya,” tegas Bob.
Ketika dikonfirmasi terkait kerja sama dengan CATL, dia masih menutup rapat informasi tersebut.
“Nanti akan kita informasikan,” kata Bob singkat.
Sebagai informasi, CATL yang menjadi rekan kolaborasi Toyota adalah manufaktur asal Tiongkok yang fokus pada produksi baterai bermaterial lithium-ion.
CATL merupakan produsen baterai terbesar, berada tepat di atas LG Energy Solution dengan kapasitas produksi baterai 57,1 GWh.
Di Indonesia, CATL akan menggaet PT Aneka Tambang atau Antam bersama PT Industri Baterai Indonesia dengan nilai proyek sekitar Rp 85 triliun.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Agustus 2026, 09:00 WIB
02 Agustus 2026, 16:47 WIB
02 Agustus 2026, 16:44 WIB
01 Agustus 2026, 19:18 WIB
01 Agustus 2026, 06:00 WIB
Terkini
03 Agustus 2026, 20:00 WIB
Mitusbishi Fuso mengundang anggota komunitas Canter Mania Indonesia Community untuk berkunjung ke GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 19:00 WIB
Tawarkan teknologi Intelligent Dual Mode, Jetour T2 Berikan Sensasi berkendara EV maupun mesin ICE bersamaan
03 Agustus 2026, 18:00 WIB
Inovasi yang ditawarkan oleh Accelera Omikron Rugged Tyre tidak hanya cocok untuk harian tetapi juga offrod
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
Quad Lock Indonesia resmi meluncur diGIIAS dengan menghadirkan ragam produk phone holder untuk berbagai kendaraan
03 Agustus 2026, 16:00 WIB
Lepas akhirnya resmi menyerahkan unit L8 PHEV ke para konsumennya, manfaatkan perhelatan otomotif GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 15:00 WIB
Perkuat kehadirannya di RI, Wincos hadirkan tiga produk baru dan lanjutkan kolaborasi dengan Garasi Drift dan HRI
03 Agustus 2026, 14:00 WIB
Ajang pameran otomotif GIIAS 2026 menjadi waktu yang tepat untuk para pemilik mobil-mobil bermerek Suzuki
03 Agustus 2026, 13:00 WIB
Tekiro memamerkan pencapaian terbarunya dengan berhasil memecahkan rekor dunia dalam hal kompetisi mekanik