Mobil Diduga Toyota RAV4 2026 Terdaftar di Indonesia
10 Desember 2025, 13:00 WIB
Toyota dan CATL disinyalir segera melokalisasi baterai lini elektrifikasi seperti bZ4X dan Veloz Hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Prinsipal Toyota dan CATL diketahui telah menjalin kerja sama untuk pembangunan pabrik baterai di Indonesia.
Dikonfirmasi pada 2023, pihak Toyota bahkan sempat membeberkan baterai rakitan lokal itu nantinya tak hanya mensuplai lini kendaraan Toyota tetapi mencakup industri otomotif secara keseluruhan.
Meskipun Toyota Indonesia belum mengkonfirmasi hal itu secara gamblang, mereka menegaskan lokalisasi baterai akan dilakukan dalam waktu dekat.
Perlu diketahui sebelumnya lini mobil hybrid produksi lokal Toyota seperti Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV pakai baterai yang dirakit di dalam negeri.
Meskipun begitu, komponen pada sumber penampung daya seperti sel baterai masih diimpor.
Keberadaan pabrik hasil kerja sama dengan CATL bakal menjadi langkah awal Toyota melokalisasi komponen baterai.
“Kalau (mobil) listrik, (lokalisasi) dimulai dulu dari mobilnya. Innova Zenix baterainya kita nanti akan lokalisasi,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang beberapa waktu lalu.
Ini juga termasuk rencana lokalisasi mobil listrik perdana mereka di Tanah Air yaitu bZ4X.
Toyota bZ4X tadinya berstatus Completely Built Up (CBU) alias diimpor utuh dari Jepang. Harganya tembus Rp 1 miliar on the road Jakarta.
Lokalisasi baterai diyakini dapat membantu menekan harga Toyota bZ4X di masa mendatang. Sehingga diharapkan menjangkau semakin banyak konsumen.
Baterai rakitan CATL yang sama disinyalir jadi bagian dari Veloz Hybrid, calon mobil baru Toyota di Indonesia tahun depan.
Pihak Toyota turut berharap ada bantuan lebih diberikan pemerintah agar lokalisasi bisa cepat terealisasi.
“Kita berharap nanti setiap melokalisasikan komponen itu ada insentif-insentifnya,” tegas Bob.
Ketika dikonfirmasi terkait kerja sama dengan CATL, dia masih menutup rapat informasi tersebut.
“Nanti akan kita informasikan,” kata Bob singkat.
Sebagai informasi, CATL yang menjadi rekan kolaborasi Toyota adalah manufaktur asal Tiongkok yang fokus pada produksi baterai bermaterial lithium-ion.
CATL merupakan produsen baterai terbesar, berada tepat di atas LG Energy Solution dengan kapasitas produksi baterai 57,1 GWh.
Di Indonesia, CATL akan menggaet PT Aneka Tambang atau Antam bersama PT Industri Baterai Indonesia dengan nilai proyek sekitar Rp 85 triliun.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Desember 2025, 13:00 WIB
10 Desember 2025, 10:00 WIB
08 Desember 2025, 18:00 WIB
08 Desember 2025, 13:00 WIB
08 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya
12 Desember 2025, 06:00 WIB
Tak perlu khawatir ketika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung
12 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih terbuka di lima tempat sekitar Ibu Kota menjelang akhir pekan, jangan terlewat
12 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 12 Desember 2025 bakal diawasi lebih ketat untuk hindari kepadatan lalu lintas Ibu Kota
11 Desember 2025, 21:30 WIB
Mazda gelar beragam promo menarik di akhir tahun untuk memudahkan masyarakat mendapat mobil yang dibutuhkan