Toyota Innova Zenix Dapat Tambahan Fitur Konektivitas
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota dan CATL disinyalir segera melokalisasi baterai lini elektrifikasi seperti bZ4X dan Veloz Hybrid
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Prinsipal Toyota dan CATL diketahui telah menjalin kerja sama untuk pembangunan pabrik baterai di Indonesia.
Dikonfirmasi pada 2023, pihak Toyota bahkan sempat membeberkan baterai rakitan lokal itu nantinya tak hanya mensuplai lini kendaraan Toyota tetapi mencakup industri otomotif secara keseluruhan.
Meskipun Toyota Indonesia belum mengkonfirmasi hal itu secara gamblang, mereka menegaskan lokalisasi baterai akan dilakukan dalam waktu dekat.
Perlu diketahui sebelumnya lini mobil hybrid produksi lokal Toyota seperti Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV pakai baterai yang dirakit di dalam negeri.
Meskipun begitu, komponen pada sumber penampung daya seperti sel baterai masih diimpor.
Keberadaan pabrik hasil kerja sama dengan CATL bakal menjadi langkah awal Toyota melokalisasi komponen baterai.
“Kalau (mobil) listrik, (lokalisasi) dimulai dulu dari mobilnya. Innova Zenix baterainya kita nanti akan lokalisasi,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang beberapa waktu lalu.
Ini juga termasuk rencana lokalisasi mobil listrik perdana mereka di Tanah Air yaitu bZ4X.
Toyota bZ4X tadinya berstatus Completely Built Up (CBU) alias diimpor utuh dari Jepang. Harganya tembus Rp 1 miliar on the road Jakarta.
Lokalisasi baterai diyakini dapat membantu menekan harga Toyota bZ4X di masa mendatang. Sehingga diharapkan menjangkau semakin banyak konsumen.
Baterai rakitan CATL yang sama disinyalir jadi bagian dari Veloz Hybrid, calon mobil baru Toyota di Indonesia tahun depan.
Pihak Toyota turut berharap ada bantuan lebih diberikan pemerintah agar lokalisasi bisa cepat terealisasi.
“Kita berharap nanti setiap melokalisasikan komponen itu ada insentif-insentifnya,” tegas Bob.
Ketika dikonfirmasi terkait kerja sama dengan CATL, dia masih menutup rapat informasi tersebut.
“Nanti akan kita informasikan,” kata Bob singkat.
Sebagai informasi, CATL yang menjadi rekan kolaborasi Toyota adalah manufaktur asal Tiongkok yang fokus pada produksi baterai bermaterial lithium-ion.
CATL merupakan produsen baterai terbesar, berada tepat di atas LG Energy Solution dengan kapasitas produksi baterai 57,1 GWh.
Di Indonesia, CATL akan menggaet PT Aneka Tambang atau Antam bersama PT Industri Baterai Indonesia dengan nilai proyek sekitar Rp 85 triliun.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 Oktober 2026, 13:18 WIB
Honda Bikers Day 2026 sukses diselenggarakan di Lapangan Panglima Jenderal Sudirman, Ambarawa, Jawa Tengah
24 Oktober 2026, 16:12 WIB
Marc Marquez menjadi yang terdepan di sprint race MotoGP Australia 2026 dan Jorge Martin mengalami kecelakaan
24 Oktober 2026, 15:00 WIB
Marc Marquez berpeluang untuk menjadi pemenang di MotoGP Australia 2026 dan menumbangkan Jorge Martin
24 Oktober 2026, 13:00 WIB
Honda Bikers Day 2026 akan digelar di Ambara, Jawa Tengah dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah
24 Oktober 2026, 10:15 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, diharapkan bisa mendorong kesadaraan berkendara aman di jalan
24 Oktober 2026, 07:00 WIB
Chery bersiap ikut meramaikan pasar kendaraan roda dua, patenkan satu desain motor berteknologi REEV
23 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sengketa kepemilikan merek Denza masih berlanjut, BYD kini dituntut PT Raden Reza Adi sebesar Rp 9 triliun
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
PEVS 2026 akan diikuti oleh 38 brand motor dan mobil listrik dan tidak ketinggalan industri pendukung lain