Peluncuran Toyota Rangga SUV Mundur, Ini Alasannya

Hilux Rangga SUV seharusnya diluncurkan di RI pada awal 2025 namun diundur, Toyota ungkap penyebabnya

Peluncuran Toyota Rangga SUV Mundur, Ini Alasannya
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pikap terbaru Toyota Rangga punya versi SUV (Sport Utility Vehicle) yang dijanjikan hadir di Indonesia awal 2025. Namun dikonfirmasi waktunya perlu diundur karena beberapa alasan.

Menurut pihak PT TAM (Toyota Astra Motor), masih banyak masukan dan saran yang baik terkait Rangga SUV. Sehingga akan diimplementasikan terlebih dulu supaya dapat sesuai ekspektasi konsumen ketika diluncurkan nanti.

“Mudah-mudahan kalau sudah beres mungkin tidak lama lagi, pertengahan tahun paling lambat di kuartal ketiga kita bisa luncurkan,” kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM saat ditemui di JIExpo Kemayoran beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui Hilux Rangga SUV sempat dihadirkan sebagai purwarupa saat ajang peluncuran Rangga tahun lalu. Fasia depannya mempertahankan identitas awal, lalu punya tambahan dua baris bangku penumpang.

Toyota Hilux Rangga
Photo : KatadataOTO

Masuk ke dalam kabin memang interiornya terbilang sederhana. Tidak banyak fitur-fitur kekinian seperti yang disematkan pada mayoritas mobil baru, misalnya layar headunit berukuran besar.

Anton menjelaskan, ada beberapa hal diperbaiki dari Rangga SUV sebelum akhirnya siap dipasarkan ke konsumen tanah air.

“Masalah interior, kenyamanan duduk, keluar-masuk (kabin), banyak. Berbagai masukan cukup valid dari konsumen Indonesia,” kata dia.

Sebagai informasi, Toyota All New Hilux Rangga SUV menggunakan basis Hilux Rangga Cab 7 Chassis Diesel High AT alias varian teratas dari pikap tersebut.

Mesin digunakan untuk tipe diesel adalah 2GD-FTV 2.400 cc, bertenaga namun diklaim tetap efisien bahan bakar meskipun dengan kondisi muatan kendaraan penuh sekalipun.

Bangku baris kedua model itu bisa direbahkan atau dilipat guna memperluas ruang kabin serta akses ke bangku belakang.

Menariknya, dengan kondisi bangku baris ketiga tidak dilipat pun Rangga SUV menyuguhkan bagasi luas guna menampung barang muatan pemiliknya.

Toyota Hilux Rangga
Photo : KatadataOTO

Joknya terkesan elegan dengan warna coklat, memperkuat nuansa petualangan dan tangguh dari Rangga SUV.

Pihak Toyota juga menyediakan fitur lain buat memanjakan penumpang seperti Front Electric Power Window, Electric Seat Mirror, Audio AVX 7 Inch with AACP, Rear Parking Camera dan Back Sensor.

Bicara banderol, SUV hasil kolaborasi dengan karoseri New Armada diperkirakan dijual di kisaran Rp 400 juta sampai Rp 500 jutaan.


Terkini

motor
Motor Listrik

Fakta MBG Boyong Puluhan Ribu Motor Listrik, Buat Kepala SPPG

Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG

news
GWM Tank 500 Diesel

GWM Ungkap Daya Tarik Mobil Diesel yang Kalahkan Penjualan Hybrid

Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia

mobil
PHEV

Alasan Mobil PHEV Belum Banyak Dilirik Konsumen Tanah Air

Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap

otosport
GT World Challenge Asia 2026

GT World Challenge Asia 2026 Ramaikan Mandalika, Ada Sean Gelael

Sean Gelael diklaim bakal turun gunung buat meramaikan ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika

news
Fuso Fighter X FM65

Bahlil Ungkap Uji Coba B50 Tunjukkan Hasil Positif

Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap uji coba B50 berjalan dengan baik

news
SIM keliling Bandung

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 7 April 2026

Demi memudahkan para pengendara, kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung di dua lokasi berbeda hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Biaya dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 7 April 2026

SIM keliling Jakarta merupakan satu alternatif perpanjangan SIM di samping kantor Satpas, berikut lokasinya

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 7 April 2026, Siapkan Jalur Alternatif

Ganjil genap Jakarta 7 April 2026 untuk mengurangi kemacetan di sejumlah jalan utama yang kerap terjadi kemacetan