Pasar Mobil Hybrid Juli 2026 di Indonesia: PHEV dan HEV Kompak Turun
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Indonesia terus mencari tambahan investasi untuk di dalam negeri. Terutama dari sektor otomotif seperti pabrikan asal Jepang.
Terkini Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Jepang. Di sana ia bertemu dengan sejumlah petinggi perusahaan kendaraan roda empat.
Seperti contoh Masahiko Maeda, CEO Toyota Asia Region. Kemudian ada juga Katsuya Nakanishi, Presiden dan CEO Mitsubishi Corporation.
“Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama investasi strategis,” ungkap Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet di laman resmi Setkab pada Kamis (02/04).
Teddy menjelaskan bahwa, Presiden Prabowo Subianto ingin mendorong hilirisasi sebagai prioritas nasional.
Kemudian memperkokoh posisi Indonesia dalam rantai pasok global, termasuk dalam sektor industri otomotif dunia.
“Presiden Prabowo mendorong para investor Jepang untuk semakin aktif memperluas investasi di Indonesia,” ia melanjutkan.
Hal ini dirasa sangat penting dilakukan oleh para pengusaha asal Negeri Matahari Terbit. Sebab dapat membawa banyak manfaat bagi Indonesia.
Semisal terbukanya banyak lapangan kerja, sehingga bisa mengurangi pengangguran di Tanah Air.
Selanjutnya dapat menggairahkan pasar otomotif Indonesia, melalui kehadiran sejumlah mobil baru untuk para konsumen.
Jika hal tersebut berhasil dijalankan, maka otomatis pemasukan negara bisa menjadi lebih besar lagi di masa mendatang.
“Khususnya pada sektor hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” Setkab menegaskan.
Sebagai informasi, pertemuan Presiden Prabowo dengan para pengusaha asal Jepang sekaligus menjadi kelanjutan dari capaian investasi signifikan yang diraih sebelumnya.
Dengan nilai komitmen lebih dari Rp 380 triliun. Menunjukkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.
Patut diketahui, Presiden Prabowo tidak hanya bertatap muka dengan bos Toyota dan Mitsubishi saja selama berada di Jepang.
Dalam pertemuan yang sama turut dihadiri oleh Takayuki Ueda, Presiden dan CEO INPEX. Kemudian masih ada Nobumitsu Hayashi, Governor of Japan Bank for International Cooperation.
Prabowo turut berdiskusi dengan Yoshinobu Tsutsui, Chairman of Keidanren; Masayuki Omoto, Presiden dan CEO Marubeni Corporation; Kenichi Hori, Presiden dan CEO Mitsui & Co. Ltd serta Kosuke Uemura, Presiden dan CEO Sojitz Corporation.
Tidak ketinggalan Shingo Ueno, Presiden dan CEO Sumitomo Corporation; Christophe Weber, CEO Takeda Pharmaceutical Company; Shinichi Sasayama, Presiden dan CEO Tokyo Gas Co. Ltd; Yuki Kusumi, President dan Group CEO Panasonic Group maupun Keita Ishii, Presiden dan COO Itochu Corporation.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya