Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
30 April 2026, 15:00 WIB
Digadang jadi mobil listrik termurah Tesla, Model 3 Highland disebut mulai uji coba produksi di China
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik termurah Tesla terpantau mulai masuk ke tahap uji coba produksi di pabrik mereka China. Tesla Model 3 facelift yang dikenal sebagai Highland terus ramai diperbincangkan.
Meskipun pengembangannya dilakukan di Amerika Serikat ternyata produksi Project Highland dieksekusi di Giga Shanghai. Dengan pengiriman ditargetkan pada Oktober, Model 3 terdahulu rumornya bakal berhenti produksi di 14 Agustus 2023.
Dilansir dari Insideevs, sudah ada estimasi harga beredar di kalangan internal maupun konsumen. Memperhitungkan kisaran harga part diprediksi mobil listrik termurah Tesla bakal dibanderol sekitar US$27.700 atau sekitar Rp420.9 juta dalam kurs rupiah.
Ada beberapa pembaruan diberikan untuk Model 3 termasuk baterai dan fitur-fitur di dalamnya. Prediksinya ada pembaruan ventilated seats, interior lighting dan Smart Shift. Desain dasbornya dibuat lebih minimalis untuk menonjolkan kesan futuristik di kabin.
Menggunakan baterai CARL kapasitasnya lebih besar di 66 kWh, disebut dapat menambah jarak tempuh dari 556 km menjadi sekitar 610 km.
Kemudian Tesla Model 3 Highland bakal memiliki bobot lebih ringan dan dilengkapi setidaknya satu kamera tambahan ditempatkan di bemper depan.
Namun Tesla berusaha menekan harga mengingat ini menjadi salah satu pertimbangan penting konsumen yang ingin membeli mobil listrik.
Persaingan dengan produsen China bisa dibilang semakin ketat, membuat Tesla harus mengatur ulang strategi jika ingin menggaet lebih banyak lapisan konsumen.
Elon Musk, CEO Tesla sebelumnya mengungkapkan harga merupakan hal krusial untuk jutaan calon pembeli yang tidak bisa membeli kendaraan di atas US$40.000. Ia optimis Tesla bisa menyediakan kendaraan listrik seharga US$25.000.
“Saat suku bunga naik keterjangkauan apa pun yang dibeli dengan itu menurun. Jadi ketika suku bunga naik drastis kita sebenarnya harus menurunkan harga mobil,” ucapnya.
Namun sebelumnya Tesla juga mengumumkan rencana produksi mobil listrik harga terjangkau di pabrik India. Pabrik tersebut nantinya digunakan khusus untuk memproduksi mobil listrik murah dan sedang dalam tahap pembicaraan bersama pihak pemerintahan India.
Tesla sendiri melihat India sebagai salah satu pasar menjanjikan jika dibandingkan negara-negara besar lainnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 April 2026, 15:00 WIB
06 April 2026, 18:00 WIB
22 Februari 2026, 07:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
23 Juli 2026, 23:04 WIB
ACC mengklaim iklim pembiayaan mobil baru di 2026 masih menunjukan kinerja positif meski banyak tantangan
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia
23 Juli 2026, 07:00 WIB
TAF dan ACC telah menyiapkan banyak program spesial demi mendapatkan banyak konsumen selama GIIAS 2026
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Skema ganjil genap Jakarta masih berlaku esok hari mulai dari pukul 06.00 WIB, mobil pelat genap dibatasi
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, disarankan menyiapkan dana untuk mengurus dokumen berkendara
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, ini persyaratan lengkapnya
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray