BYD Jadi Raja Mobil Listrik Global, Tundukkan Tesla
09 Oktober 2025, 14:00 WIB
Digadang jadi mobil listrik termurah Tesla, Model 3 Highland disebut mulai uji coba produksi di China
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik termurah Tesla terpantau mulai masuk ke tahap uji coba produksi di pabrik mereka China. Tesla Model 3 facelift yang dikenal sebagai Highland terus ramai diperbincangkan.
Meskipun pengembangannya dilakukan di Amerika Serikat ternyata produksi Project Highland dieksekusi di Giga Shanghai. Dengan pengiriman ditargetkan pada Oktober, Model 3 terdahulu rumornya bakal berhenti produksi di 14 Agustus 2023.
Dilansir dari Insideevs, sudah ada estimasi harga beredar di kalangan internal maupun konsumen. Memperhitungkan kisaran harga part diprediksi mobil listrik termurah Tesla bakal dibanderol sekitar US$27.700 atau sekitar Rp420.9 juta dalam kurs rupiah.
Ada beberapa pembaruan diberikan untuk Model 3 termasuk baterai dan fitur-fitur di dalamnya. Prediksinya ada pembaruan ventilated seats, interior lighting dan Smart Shift. Desain dasbornya dibuat lebih minimalis untuk menonjolkan kesan futuristik di kabin.
Menggunakan baterai CARL kapasitasnya lebih besar di 66 kWh, disebut dapat menambah jarak tempuh dari 556 km menjadi sekitar 610 km.
Kemudian Tesla Model 3 Highland bakal memiliki bobot lebih ringan dan dilengkapi setidaknya satu kamera tambahan ditempatkan di bemper depan.
Namun Tesla berusaha menekan harga mengingat ini menjadi salah satu pertimbangan penting konsumen yang ingin membeli mobil listrik.
Persaingan dengan produsen China bisa dibilang semakin ketat, membuat Tesla harus mengatur ulang strategi jika ingin menggaet lebih banyak lapisan konsumen.
Elon Musk, CEO Tesla sebelumnya mengungkapkan harga merupakan hal krusial untuk jutaan calon pembeli yang tidak bisa membeli kendaraan di atas US$40.000. Ia optimis Tesla bisa menyediakan kendaraan listrik seharga US$25.000.
“Saat suku bunga naik keterjangkauan apa pun yang dibeli dengan itu menurun. Jadi ketika suku bunga naik drastis kita sebenarnya harus menurunkan harga mobil,” ucapnya.
Namun sebelumnya Tesla juga mengumumkan rencana produksi mobil listrik harga terjangkau di pabrik India. Pabrik tersebut nantinya digunakan khusus untuk memproduksi mobil listrik murah dan sedang dalam tahap pembicaraan bersama pihak pemerintahan India.
Tesla sendiri melihat India sebagai salah satu pasar menjanjikan jika dibandingkan negara-negara besar lainnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Oktober 2025, 14:00 WIB
26 September 2025, 17:00 WIB
31 Agustus 2025, 17:00 WIB
06 Juli 2025, 15:40 WIB
08 Juni 2025, 14:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ketika ingin mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang