Target BYD Usai Berhasil Tembus Tiga Besar Merek Mobil Terlaris
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Dominasi Cina di pasar mobil listrik semakin kuat. Hal ini dipertegas dengan pencapaian BYD pada periode 2025.
Jenama asal Tiongkok tersebut sukses menjadi produsen electric vehicle (EV) terlaris di dunia, sekaligus mengalahkan Tesla.
Tentu ini menjadi prestasi yang membanggakan bagi Negeri Tirai Bambu. Sebab mampu membuat Amerika Serikat (AS) bertekuk lutut.
Situasi di atas mendorong beberapa pihak buka suara. Mereka mencoba menganalisis apa yang terjadi pada BYD dan Tesla.
Melansir South China Morning Post pada Kamis (08/01), dijelaskan ada beberapa faktor mengapa perusahaan Elon Musk kehilangan posisinya.
Menurut para analis kebijakan federal di AS yang tidak konsisten, berkontribusi atas penurunan kinerja industri otomotif di Negeri Paman Sam.
Bahkan semakin memperlebar kesenjangan di pasar mobil listrik. Sehingga menyulitkan Amerika Serikat untuk bersaing dengan Cina.
“Perbedaan terbesar adalah pemerintah Tiongkok telah mendukung industri EV mereka,” kata David Hart, peneliti senior bidang iklim dan energi di Council on Foreign Relations.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau pemerintah di Tiongkok memberikan dukungan penuh, bagi pabrikan mobil listrik selama dua dekade terakhir.
Ambil contoh melalui pemberian insentif tukar tambah dengan kendaraan konvensional. Lalu keringanan pajak setiap pembelian EV
Berbagai stimulus tersebut, berhasil membuat masyarakat Cina beralih menggunakan kendaraan roda empat setrum.
Sedangkan di Amerika Serikat, kebijakan yang mendorong elektrifikasi terus berubah-ubah. Membuat masyarakat serta pelaku industri bingung.
Ditambah adanya serbuan mobil listrik asal Cina. Membuat Tesla, Ford dan kawan-kawan kesulitan untuk berakselerasi.
“Salah satu pertanyaan besar ke depan adalah apa yang dibutuhkan agar perusahaan mobil mau berinvestasi kembali jika kebijakan berubah lagi,” lanjut Hart.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales