Nasib Harga Mobil Hyundai saat Pasar Otomotif Bergejolak
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Memiliki pabrik baterai kerja sama LG Energy Solution, mobil listrik murah Hyundai hadir di RI tahun depan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Harga jadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan konsumen saat akan beli mobil listrik. Guna mengakomodir masyarakat pemerintah menyiapkan program insentif atau subsidi buat beberapa model EV (electric vehicle).
Ada potongan harga dan pajak sehingga meringankan calon konsumen jika ingin beralih dari kendaraan konvensional. Namun tetap ada persyaratan yakni TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) minimal 40 persen.
Di Indonesia sudah ada dua merek merakit lokal mobil listrik. Tidak hanya mendapatkan insentif pemerintah, perakitan lokal juga dapat membuat banderol EV lebih terjangkau.
Hyundai sebagai salah satu produsen berkomitmen untuk terus memperkenalkan lini elektrifikasi dan mendukung program pemerintah. Pabrik baterai hasil kerja sama dengan LG Energy Solutions mempermudah langkah tersebut.
“Hyundai memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkenalkan mobil listrik dengan variasi model lebih banyak dan TKDN atau kandungan lokal lebih tinggi,” ucap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut dia regulasi pemerintah yang berlaku berkontribusi mendorong masyarakat Indonesia beralih ke mobil listrik. Dia berharap program tersebut bisa konsisten dilanjutkan.
Dalam waktu dekat mobil listrik murah Hyundai akan hadir buat masyarakat. Ia sempat memberikan bocoran bahwa model baru itu menyasar segmen di bawah Ioniq 5 sehingga harga pasti lebih terjangkau.
“Kami sudah mendapatkan wawasan mengenai preferensi konsumen mobil listrik di Indonesia. Terkait model serta harga akan kami informasikan lebih lanjut,” tegas Frans.
Sekadar informasi model disebut meluncur selanjutnya adalah Hyundai Kona. Versi lawas Kona Electric pernah dipasarkan di Tanah Air seharga Rp600 jutaan.
Apabila berstatus CKD (completely knocked down) atau dirakit lokal tentu banderol tersebut bisa dipertahankan. Sehingga mengisi celah segmen SUV listrik dengan harga lebih murah tepat di bawah Ioniq 5.
Belum lama ini Lee Young-tack, Presiden Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarter sudah mengiyakan bahwa Kona Electric bakal dirakit di Indonesia pakai baterai lokal. Unitnya juga akan diekspor ke beberapa negara tetangga.
“Hyundai Motor ingin memimpin pasar EV ASEAN dengan mengamankan tingkat kompetitif value chain mobil listrik dan DNA produk serta pengalaman konsumen,” ucap Lee kepada The Korea Herald.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Mei 2026, 21:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara motor maupun mobil
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang libur Idul Adha 2026, skema Ganjil Genap Jakarta masih tetap berlaku untuk meminimalisir kepadatan
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry