Hyundai Bawa Banyak Kejutan di GIIAS 2026, Ada Ioniq 3
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Memiliki pabrik baterai kerja sama LG Energy Solution, mobil listrik murah Hyundai hadir di RI tahun depan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Harga jadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan konsumen saat akan beli mobil listrik. Guna mengakomodir masyarakat pemerintah menyiapkan program insentif atau subsidi buat beberapa model EV (electric vehicle).
Ada potongan harga dan pajak sehingga meringankan calon konsumen jika ingin beralih dari kendaraan konvensional. Namun tetap ada persyaratan yakni TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) minimal 40 persen.
Di Indonesia sudah ada dua merek merakit lokal mobil listrik. Tidak hanya mendapatkan insentif pemerintah, perakitan lokal juga dapat membuat banderol EV lebih terjangkau.
Hyundai sebagai salah satu produsen berkomitmen untuk terus memperkenalkan lini elektrifikasi dan mendukung program pemerintah. Pabrik baterai hasil kerja sama dengan LG Energy Solutions mempermudah langkah tersebut.
“Hyundai memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkenalkan mobil listrik dengan variasi model lebih banyak dan TKDN atau kandungan lokal lebih tinggi,” ucap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut dia regulasi pemerintah yang berlaku berkontribusi mendorong masyarakat Indonesia beralih ke mobil listrik. Dia berharap program tersebut bisa konsisten dilanjutkan.
Dalam waktu dekat mobil listrik murah Hyundai akan hadir buat masyarakat. Ia sempat memberikan bocoran bahwa model baru itu menyasar segmen di bawah Ioniq 5 sehingga harga pasti lebih terjangkau.
“Kami sudah mendapatkan wawasan mengenai preferensi konsumen mobil listrik di Indonesia. Terkait model serta harga akan kami informasikan lebih lanjut,” tegas Frans.
Sekadar informasi model disebut meluncur selanjutnya adalah Hyundai Kona. Versi lawas Kona Electric pernah dipasarkan di Tanah Air seharga Rp600 jutaan.
Apabila berstatus CKD (completely knocked down) atau dirakit lokal tentu banderol tersebut bisa dipertahankan. Sehingga mengisi celah segmen SUV listrik dengan harga lebih murah tepat di bawah Ioniq 5.
Belum lama ini Lee Young-tack, Presiden Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarter sudah mengiyakan bahwa Kona Electric bakal dirakit di Indonesia pakai baterai lokal. Unitnya juga akan diekspor ke beberapa negara tetangga.
“Hyundai Motor ingin memimpin pasar EV ASEAN dengan mengamankan tingkat kompetitif value chain mobil listrik dan DNA produk serta pengalaman konsumen,” ucap Lee kepada The Korea Herald.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Juli 2026, 07:58 WIB
02 Juli 2026, 19:03 WIB
13 Juni 2026, 20:27 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Terkini
15 Juli 2026, 09:00 WIB
Pada bulan ini beberapa harga motor matic 150 cc mengalami kenaikan, sementara untuk jumlahnya bervariasi
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Insentif EV, menurut Gaikindo seharusnya bisa diperluas ke jenis berbagai kendaraan ramah lingkungan lain
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung untuk memudahkan masyarakat memperpanjang masa berlaku dokumen berkendara
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu cara pemerintah Ibu Kota untuk bisa mengurai kemacetan jalan
15 Juli 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan masa berlaku kartu, berikut informasinya
14 Juli 2026, 22:23 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara ada banyak cara, seperti memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung
14 Juli 2026, 22:00 WIB
Saat ini banyak yang mengira biaya perbaikan terbesar pada mobil listrik terletak di baterai yang digunakan
14 Juli 2026, 21:43 WIB
Mayoritas konsumen ternyata memilih Jetour T1 i-DM alias varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)