Hyundai Staria Hybrid Terdaftar di RI, Incar Pasar MPV Premium
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Memiliki pabrik baterai kerja sama LG Energy Solution, mobil listrik murah Hyundai hadir di RI tahun depan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Harga jadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan konsumen saat akan beli mobil listrik. Guna mengakomodir masyarakat pemerintah menyiapkan program insentif atau subsidi buat beberapa model EV (electric vehicle).
Ada potongan harga dan pajak sehingga meringankan calon konsumen jika ingin beralih dari kendaraan konvensional. Namun tetap ada persyaratan yakni TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) minimal 40 persen.
Di Indonesia sudah ada dua merek merakit lokal mobil listrik. Tidak hanya mendapatkan insentif pemerintah, perakitan lokal juga dapat membuat banderol EV lebih terjangkau.
Hyundai sebagai salah satu produsen berkomitmen untuk terus memperkenalkan lini elektrifikasi dan mendukung program pemerintah. Pabrik baterai hasil kerja sama dengan LG Energy Solutions mempermudah langkah tersebut.
“Hyundai memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkenalkan mobil listrik dengan variasi model lebih banyak dan TKDN atau kandungan lokal lebih tinggi,” ucap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut dia regulasi pemerintah yang berlaku berkontribusi mendorong masyarakat Indonesia beralih ke mobil listrik. Dia berharap program tersebut bisa konsisten dilanjutkan.
Dalam waktu dekat mobil listrik murah Hyundai akan hadir buat masyarakat. Ia sempat memberikan bocoran bahwa model baru itu menyasar segmen di bawah Ioniq 5 sehingga harga pasti lebih terjangkau.
“Kami sudah mendapatkan wawasan mengenai preferensi konsumen mobil listrik di Indonesia. Terkait model serta harga akan kami informasikan lebih lanjut,” tegas Frans.
Sekadar informasi model disebut meluncur selanjutnya adalah Hyundai Kona. Versi lawas Kona Electric pernah dipasarkan di Tanah Air seharga Rp600 jutaan.
Apabila berstatus CKD (completely knocked down) atau dirakit lokal tentu banderol tersebut bisa dipertahankan. Sehingga mengisi celah segmen SUV listrik dengan harga lebih murah tepat di bawah Ioniq 5.
Belum lama ini Lee Young-tack, Presiden Hyundai Motor Asia-Pacific Headquarter sudah mengiyakan bahwa Kona Electric bakal dirakit di Indonesia pakai baterai lokal. Unitnya juga akan diekspor ke beberapa negara tetangga.
“Hyundai Motor ingin memimpin pasar EV ASEAN dengan mengamankan tingkat kompetitif value chain mobil listrik dan DNA produk serta pengalaman konsumen,” ucap Lee kepada The Korea Herald.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juni 2026, 20:27 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
Terkini
25 Juni 2026, 20:58 WIB
Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI
25 Juni 2026, 19:27 WIB
Tiga model mobil baru dari BMW resmi diluncurkan hari ini, ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1 miliar
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pihak kepolisian untuk bisa memecah kebuntuan arus lalu lintas
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta bisa dimanfaatkan untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut daftarnya
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Salah satu cara agar SIM keliling Bandung lebih mudah ditemukan adalah dengan menyebarnya di dua lokasi
24 Juni 2026, 23:00 WIB
Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia