Mobil Listrik Mazda MX-30 Meluncur, Harga Rp 860 Juta

Mengisi segmen premium di Indonesia, mobil listrik Mazda MX-30 resmi meluncur hari ini seharga Rp 860 juta

Mobil Listrik Mazda MX-30 Meluncur, Harga Rp 860 Juta
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Setelah memamerkan mobil listrik MX-30 di GIIAS 2023 (Gaikindo Indonesia International Auto Show), Mazda resmi meluncurkan kendaraan ramah lingkungan pertamanya di Indonesia hari ini, Senin (11/11).

Kehadiran Mazda MX-30 menambah lagi pilihan kendaraan di segmen premium. Ditambah lagi desainnya yang tampil berbeda dari kebanyakan EV (Electric Vehicle), sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri khususnya buat penggemar Mazda.

“Kami memastikan bahwa meskipun bertenaga listrik, setiap momen tetap setia pada prinsip Jinba-Ittai,” ucap Ricky Thio, Chief Operating Officer PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) di Jakarta, Senin.

Hal unik yang menarik perhatian adalah pintu yang disebut Freestyle Doors oleh Mazda. Ketika dibuka langsung memperlihatkan area kabin baris pertama dan sedikit tampilan bangku baris kedua.

Mazda MX-30
Photo : KatadataOTO

Jadi sekilas ketika pintu ditutup, SUV (Sport Utility Vehicle) itu terlihat seperti mobil dua pintu. Membuat Mazda MX-30 terlihat sporti dan elegan .

Tampilan eksterior mengusung filosofi Kodo Design, tidak ramai dan tampil minimalis dengan opsi kelir bergaya Two Tone. Kemudian ada aksen hitam di bagian Wheel Arch serta sisi bawah pintu.

Sebagai informasi, Mazda MX-30 hadir secara perdana di pasar global melalui rangkaian pameran otomotif internasional Tokyo Motor Show 2019.

Mazda MX-30 dikategorikan sebagai SUV bertenaga listrik, desainnya kontemporer dan tampil unik. Seperti dipamerkan di GIIAS 2023, menggunakan pintu bergaya Freestyle Doors, berbeda dari kebanyakan mobil listrik di Indonesia saat ini.

Mazda MX-30 menggendong baterai lithium-ion berkapasitas 35,5 kWh berbobot 310 kg, membuatnya dapat menghasilkan tenaga 143 hp dan torsi puncak 271 Nm. 

Sedangkan daya jelajah mobil listrik Mazda MX-30 adalah 200 km (metode pengetesan WLTP) dalam satu kali pengisian daya.

Mazda Siapkan Mobil Listrik Baru, Diduga MX-30
Photo : TikTok/@mazdaid

Bicara soal performa, Mazda MX-30 dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 9,7 detik. Lalu kecepatan tertinggi mobil listrik Mazda dibatasi 140 km/jam.

Mengimbangi performa itu, Mazda menyematkan fitur e-GVC Plus (Electronic G-Vectoring Control Plus) yang berfungsi memastikan stabilitas kendaraan lewat penyesuaian torsi saat sedang bermanuver.

Tenaga itu disalurkan oleh motor elektrik berteknologi e-SKYACTIV yang menggerakkan kedua roda depan MX-30.


Terkini

mobil
Mobil listrik Changan

Kata Changan soal Penundaan Insentif EV: Jangan Terlalu Berharap

Changan tak mengandalkan insentif mobil listrik untuk dongkrak penjualan, tetapi tetap ingin ada kepastian

otosport
MotoGP Jerman 2026

Bezzecchi Bertekad Bangkit di MotoGP Jerman 2026, Tantang Marquez

Setelah tanpa kemenangan pada tiga balapan lalu, Marco Bezzecchi ingin tampil maksimal di MotoGP Jerman 2026

mobil
Mobil listrik Cina

Penjualan Mobil Cina Anjlok 13 Persen, Insentif Jadi Biang Kerok

Pada semester satu 2026, penjualan mobil Cina mengalami gejolak sehingga menggalami penurunan cukup besar

mobil
Bocoran Spesifikasi Xpeng GX, Range Rover versi Cina

Bocoran Spesifikasi Xpeng GX, Range Rover versi Cina

Xpeng GX menjadi salah satu kandidat SUV premium REEV yang bakal masuk pasar Indonesia di masa mendatang

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 08 Juli 2026, Ada Jobfair di Kuningan

SIstem Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah kota DKI untuk menurunkan tingkat kemacetan

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 8 Juli 2026

Layanan SIM keliling Jakarta bermaksud mempermudah masyarakat dalam memperpanjang SIM, simak persyaratannya

news
SIM Keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Beroperasi 8 Juli 2026, Catat Lokasinya

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi terbaik buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara

mobil
LiDAR

LiDAR Dinilai Belum Relevan untuk Jalanan di Indonesia

Leapmotor menilai ada beberapa faktor yang membuat LiDAR belum optimal dan cocok di jalanan Indonesia