Isuzu Berikan Nilai Tambah Bagi Para Pelanggan Setianya
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Mitsubishi Fuso yakin bisa menguasai 42 persen pasar kendaraan komersial sesuai target yang ditetapkan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penurunan penjualan mobil di Indonesia juga ikut mempengaruhi pasar di segmen kendaraan komersial. Hal ini terlihat dari menurunnya angka penjualan sejumlah pabrikan termasuk Mitsubishi Fuso.
Pabrikan asal Jepang tersebut hanya berhasil meraih angka penjualan retail sebesar 20.295 unit pada Januari hingga Oktober 2025. Jumlah ini turun 2.120 unit atau sekitar 9,5 persen dibanding periode serupa tahun lalu.
Tercatat pada Januari sampai Oktober 2024, Mitsubishi Fuso berhasil melepas 22.415 unit.
Meski tipis, penurunan juga terjadi pada sisi wholesales. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025 pabrikan hanya berhasul mengirim 20.263 unit.
Jumlah ini turun 9,9 persen atau 2.231 unit bila dibandingkan periode serupa tahun lalu. Ketika itu perusahaan mampu melepas 22.494 unit.
Meski mengalami penurunan penjualan, Mitsubishi Fuso mengaku masih optimis bisa mencapai target penjualan. Pada awal tahun mereka mengungkap target penjualannya adalah 42 persen dari total pasar komersial.
“Sekarang memang masih di bawah target, baru sekitar 39 persen. Tapi sisa waktu dua bulan ini tentu akan kami manfaatkan secara optimal dan yakin bisa mencapai target,” ungkap Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor.
Situasi ini disebabkan kondisi perekonomian Indonesia di kuartal ketiga terbilang stagnan. Sehingga penjualan kendaraan menjadi tidak maksimal.
Meski demikian dirinya mengungkap bahwa memasuki kuartal keempat akhirnya ada pertumbuhan permintaan khususnya dari sisi logistik. Sehingga bukan tidak mungkin pasar dari segmen tersebut bisa terus meningkat.
“Biasanya empat sampai lima bulan sebelum Lebaran permintaan terhadap kendaraan komersial akan mengalami peningkatan. Karena sektor logistik sudah harus mempersiapkan peningkatan pengiriman,” ungkapnya kemudian.
Tak hanya itu, harga sawit yang mengalami pertumbuhan beberapa bulan belakangan juga diklaim mempengaruhi permintaan kendaraan niaga.
“Biasanya kalau harga sawit bagus, para pengusaha mulai berinvestasi ke truk untuk mengirim hasil panennya. Sehingga diharapkan pasar juga akan tumbuh,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
08 Agustus 2026, 11:00 WIB
06 Agustus 2026, 18:12 WIB
05 Agustus 2026, 20:00 WIB
04 Agustus 2026, 15:23 WIB
Terkini
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
Avatr 07L siap menjadi rival setara buat Denza, tawarkan kendaraan premium ramah lingkungan di Indonesia
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini