Pengujian B50 Mitsubishi Fuso Tembus 40 Ribu Km, Mesin Masih Aman
14 April 2026, 13:00 WIB
PT Krama Yudha Ratu Motor jadi tulang punggung untuk memproduksi Mitsubishi Fighter dan Canter di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT Krama Yudha Ratu Motor (KRM) dipercaya untuk memproduksi kendaraan Mitsubishi Fuso di Indonesia. Lebih dari 50 tahun mereka berhasil menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas.
Kini fasilitas yang berlokasi di Pulo Gadung telah memproduksi beberapa model kendaraan. Sehingga masyarakat bisa membeli sesuai kebutuhannya.
“Kami memproduksi dua model yaitu Canter dan Fighter,” ungkap Duljatmono, Presiden Direktur PT Krama Yudha Ratu Motor.
Ia pun menjelaskan kapasitas produksi kendaraan di PT KRM mencapai 60.000 unit per tahun. Namun saat ini mereka hanya membuat sekitar 25.000 unit per tahun.
“Kira-kira satu unit Canter bisa selesai setiap 3,5 menit sementara untuk Fighter sekitar 10 menit,” tambahnya kemudian.
Namun waktu tersebut diklaim bisa diatur sesuai kebutuhan agar ketersediaan produk terjaga. Sehingga pelanggan tidak perlu menunggu lama saat hendak melakukan pembelian.
Seluruh produk dibuat dengan pengawasan ketat sistem kontrol kualitas global Mitsubishi Fuso. Perakitan dilakukan sepenuhnya di pabrik PT KRM, mulai dari chassis assembly, engine installation hingga running test.
Pabrik ini juga sudah menerapkan sistem production tracking berbasis QR code pada cabin dan sasis. Sehingga progres serta potensi defect setiap unit bisa terpantau secara real-time.
“Sistem ini akan kami kembangkan menjadi Manufacturing Execution System (MES) sebagai langkah strategis menuju integrasi menyeluruh antarproses produksi,” ungkapnya.
Sistem tersebut membuat proses produksi lebih optimal. Pasalnya pengelolaan data jadi transparan serta real time sehingga meningkatkan efisiensi maupun kualitas.
Walau sudah dilengkapi beragam teknologi, proses produksi kebanyakan masih ditangani manusia. Terlebih pada setiap proses pemeriksaan terus dilakukan agar semua sesuai standar.
Perlu diketahui bahwa PT KRM menerapkan standar internasional IATF 16949:2016 serta ISO 9001:2015. Dengan ini maka setiap proses produksi berjalan konsisten dan memenuhi standar mutu global.
Meski demikian dirinya mengakui ada beberapa produk yang harus diperbaiki sebelum masuk tehap berikutnya.
“Di pabrik kami memang tidak Zero Defect tapi dipastikan jumlahnya sangat sedikit. Bahkan lebih baik dari standar yang sudah ditetapkan dari principal,” tegas Duljatmono.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 April 2026, 13:00 WIB
13 April 2026, 16:55 WIB
11 April 2026, 13:33 WIB
10 April 2026, 11:00 WIB
10 April 2026, 08:40 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM