Pabrik Mitsubishi Fuso Cuma Butuh 10 Menit Buat Produksi Fighter

PT Krama Yudha Ratu Motor jadi tulang punggung untuk memproduksi Mitsubishi Fighter dan Canter di Indonesia

Pabrik Mitsubishi Fuso Cuma Butuh 10 Menit Buat Produksi Fighter

KatadataOTO – PT Krama Yudha Ratu Motor (KRM) dipercaya untuk memproduksi kendaraan Mitsubishi Fuso di Indonesia. Lebih dari 50 tahun mereka berhasil menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas.

Kini fasilitas yang berlokasi di Pulo Gadung telah memproduksi beberapa model kendaraan. Sehingga masyarakat bisa membeli sesuai kebutuhannya.

“Kami memproduksi dua model yaitu Canter dan Fighter,” ungkap Duljatmono, Presiden Direktur PT Krama Yudha Ratu Motor.

Ia pun menjelaskan kapasitas produksi kendaraan di PT KRM mencapai 60.000 unit per tahun. Namun saat ini mereka hanya membuat sekitar 25.000 unit per tahun.

KTB
Photo : Istimewa

“Kira-kira satu unit Canter bisa selesai setiap 3,5 menit sementara untuk Fighter sekitar 10 menit,” tambahnya kemudian.

Namun waktu tersebut diklaim bisa diatur sesuai kebutuhan agar ketersediaan produk terjaga. Sehingga pelanggan tidak perlu menunggu lama saat hendak melakukan pembelian.

Seluruh produk dibuat dengan pengawasan ketat sistem kontrol kualitas global Mitsubishi Fuso. Perakitan dilakukan sepenuhnya di pabrik PT KRM, mulai dari chassis assembly, engine installation hingga running test.

Pabrik ini juga sudah menerapkan sistem production tracking berbasis QR code pada cabin dan sasis. Sehingga progres serta potensi defect setiap unit bisa terpantau secara real-time.

“Sistem ini akan kami kembangkan menjadi Manufacturing Execution System (MES) sebagai langkah strategis menuju integrasi menyeluruh antarproses produksi,” ungkapnya.

Sistem tersebut membuat proses produksi lebih optimal. Pasalnya pengelolaan data jadi transparan serta real time sehingga meningkatkan efisiensi maupun kualitas.

Walau sudah dilengkapi beragam teknologi, proses produksi kebanyakan masih ditangani manusia. Terlebih pada setiap proses pemeriksaan terus dilakukan agar semua sesuai standar.

Perlu diketahui bahwa PT KRM menerapkan standar internasional IATF 16949:2016 serta ISO 9001:2015. Dengan ini maka setiap proses produksi berjalan konsisten dan memenuhi standar mutu global.

KTB
Photo : Istimewa

Meski demikian dirinya mengakui ada beberapa produk yang harus diperbaiki sebelum masuk tehap berikutnya.

“Di pabrik kami memang tidak Zero Defect tapi dipastikan jumlahnya sangat sedikit. Bahkan lebih baik dari standar yang sudah ditetapkan dari principal,” tegas Duljatmono.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV