Mazda Pesimis Target Penjualan Mobil Baru 2025 dari Gaikindo Tercapai

Gaikindo tetapkan target penjualan mobil tembus 850 ribu unit, Mazda pesimistis melihat kondisi ekonomi

Mazda Pesimis Target Penjualan Mobil Baru 2025 dari Gaikindo Tercapai

KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia masih belum sepenuhnya pulih jelang akhir tahun. Secara retail atau penyaluran dari diler ke konsumen, angkanya turun 4,2 persen.

Diolah dari data Gaikindo, penjualan retail mobil baru di September 2025 adalah 63.723 unit. Turun dari capaian Agustus 2025 yakni 66.158 unit.

Sedangkan buat periode Januari-September 2025 angkanya adalah 585.917 unit (wholesales) atau 561.819 unit (retail).

Tersisa tiga bulan lagi untuk mengejar target Gaikindo di angka 850 ribu unit. Tetapi dengan selisih 260 ribuan unit, asumsinya perlu ada lebih dari 71 ribu unit mobil baru terjual per bulannya sampai Desember.

Mazda
Photo : KatadataOTO

Menjadi hal berat sebab sepanjang 2025 penjualan mobil baru cenderung berada di angka 60 ribuan unit.

Target Gaikindo itu juga menuai pendapat dari merek-merek di dalam negeri termasuk Mazda.

“Kira-kira ya (penjualan mobil tetap) begini. Mungkin market di 780 ribuan (unit), 750 ribu sampai 780 ribu,” kata Ricky Thyo, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) di Jakarta, belum lama ini.

Hingga saat ini, Ricky mengaku belum bisa melihat secara jelas proyeksi pasar otomotif tahun depan.

Namun apabila kondisi pelemahan daya beli dan ekonomi masih berlanjut, maka angka penjualan mobil sampai kuartal pertama tahun depan diyakini tidak akan berbeda jauh dari 2025.

“Mungkin kalau sampai Q1 situasi masih sama, tetapi setelah itu mungkin kita akan lebih baik,” kata Ricky.

Bicara penjualan Mazda sendiri, Ricky tidak menampik ada perubahan target dilakukan sesuai kondisi pasar.

“Tahun ini kita paling landing di angka 3.200 (unit), lebih rendah dari tahun lalu,” kata Ricky.

Mazda sebelumnya menargetkan angka penjualan mereka bisa tembus 4.800 unit. Sedangkan pada 2024 angka wholesales mereka mencapai 3.737 unit.

Siasat Mazda Hadapi Maraknya Merek Mobil China
Photo : KatadataOTO

Namun akhirnya revisi dilakukan menyesuaikan kondisi ekonomi serta pasar otomotif yang masih menghadapi tantangan.

Pihak Mazda menambahkan bahwa konsumen di segmen premium turut melakukan penundaan pembelian kendaraan karena beberapa alasan.

Meskipun koreksinya tidak sedalam penjualan mobil di segmen menengah ke bawah, perubahan itu tetap dirasakan dan akhirnya membuat Mazda melakukan revisi target.


Terkini

otosport
Ducati

Nostalgia 100 Tahun, Livery Ducati di MotoGP 2026 Tampil Elegan

Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026

mobil
Toyota Raize

Toyota Raize Dapat Penyegaraan, Ada Tiga Pilihan Paket Aksesoris

Demi menjawab kebutuhan konsumen, TAM baru saja memberikan penyegaran pada Toyota Raize pada beberapa bagian

mobil
Wuling

Harga Mobil Listrik Wuling Januari 2026, Naik Tanpa Insentif

Tanpa insentif pajak dari pemerintah, harga mobil listrik Wuling mengalami kenaikan mulai dari Rp 30 jutaan

mobil
Suzuki Jimny 3 pintu

Diskon Suzuki Jimny 3 Pintu NIK 2025, Cocok Dipakai Lebaran 2026

Untuk Anda yang sedang mencari mobil baru, Ada diskon Suzuki Jimny 3 pintu selama periode Januari 2026

mobil
Baterai Mobil Listrik

Cina Mulai Perketat Aturan Daur Ulang Baterai Mobil Listrik

Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik

mobil
Changan

Ambisi Changan Menjadi Merek Otomotif Inovatif dan Tepercaya

Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia

mobil
Kebakaran Mobil Listrik

Era EV, Pengamat Dorong Edukasi Mitigasi Kebakaran Mobil Listrik

Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti

news
Sailun

Sailun Group Memulai Produksi Ban di Demak, Jawa Tengah

Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia