Airlangga Klaim Proyek Mobil Nasional Diminati Pabrikan Asing
27 November 2025, 12:00 WIB
Prabowo supiri Jokowi pakai Maung buatan Pindad untuk meninjau alutsista yang sedang dipamerkan di Kemenhan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Joko Widodo melihat sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dipamerkan di halaman kompleks Kementerian Pertahanan (Kemhan). Dalam kunjungannya Ia didampingi oleh Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan RI.
Jajaran alutsista itu dipamerkan bersamaan Rapat Pimpinan Kemhan Tahun 2023 yang dibuka Presiden Jokowi. Sedikitnya terdapat 18 jenis alutsista ditampilkan termasuk tiga unit kendaraan taktis (rantis) produksi PT Pindad bernama "Maung".
“Namanya Maung. Alasannya tanya pak Menhan,” ungkap Jokowi.
Dalam kesempatan itu Prabowo supiri Jokowi menggunakan Maung saat meninjau alutsista yang dipamerkan. Mereka menumpangi Maung varian Tangguh (combat) berwarna hijau.
Maung sendiri hadir dalam tiga varian yaitu Tangguh, Komando dan Jelajah. Untuk varian Tangguh bisa dilengkapi persenjataan sehingga cocok digunakan sebagai kendaraan taktis saat peperangan.
Sementara Komando akan dimanfaatkan untuk keperluan operasional di level komandan. Terakhir adalah Jelajah yang bisa dimanfaatkan guna menjawab kebutuhan mobilitas di lintasan sulit seperti offroad.
Sementara untuk jantung pacunya, Pindad memanfaatkan mesin 2.494 cc yang digunakan oleh Toyota Hilux. Performanya pun mumpuni karena mampu menghasilkan tenaga sebesar 149 hp dan torsi 400 Nm.
Tenaga tersebut kemudian disalurkan pada keempat roda melalui transmisi manual 6 percepatan. Kecepatan maksimal mobil adalah 120 km per jam.
Sebagai kendaraan rantis, tidak mengherankan bila dimensinya terbilang cukup besar. Maung memiliki panjang 4.931 mm, lebar 1.640 mm, tinggi 1.820mm dan jarak sumbu roda 3.090 mm.
Dimensi besar tersebut berguna membawa sejumlah senjata. Pasalnya untuk versi Tangguh, Pindad maung akan dipasangkan dudukan senjata kaliber 7.62 mm, konsol senapan SS2-V4, hi-lift jack, winch 4.5 ton, alat pemadam api ringan (APAR) hingga 4 titik derek.
Untuk membuat jarak tempuh optimal, Pindad telah menyematkan tangki BBM berkapasitas 80 liter. Selain itu kaki-kakinya juga sudah dibuat sedemikian rupa agar kuat menghadapi beragam kondisi jalan.
Menariknya, Pindad tidak hanya akan memproduksi mobil bagi kebutuhan militer. Pasalnya mereka juga berencana membuatnya guna keperluan sipil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 November 2025, 12:00 WIB
26 November 2025, 21:00 WIB
18 November 2025, 18:00 WIB
13 November 2025, 22:30 WIB
24 Oktober 2025, 07:00 WIB
Terkini
27 November 2025, 18:00 WIB
GJAW 2025 menjadi ajang promosi puluhan manufaktur kendaraan untuk meningkatkan jumlah penjualan tahun ini
27 November 2025, 17:00 WIB
SIS memastikan Suzuki eVitara akan diluncurkan pada awal 2026, bertepatan dengan pameran otomotif IIMS
27 November 2025, 16:27 WIB
Mitsubishi Xforce cocok diandalkan untuk para keluarga modern berkat berbagai keunggulan yang dimiliki
27 November 2025, 16:18 WIB
Mitsubishi Pajero Sport menawarkan beberapa kelebihan untuk menggoda para pencinta SUV tangguh di Indonesia
27 November 2025, 14:00 WIB
Debut di GJAW 2025, mobil listrik rakitan lokal Changan sudah bisa dipesan dan mulai dikirim bulan depan
27 November 2025, 13:00 WIB
Produk terbaru Indomobil eMotor Sprinto dikatakan banyak mendapat respon positif dari masyarakat Tanah Air
27 November 2025, 12:00 WIB
Airlangga menyebut proyek mobil nasional mencuri perhatian banyak pihak, sehingga mereka tertarik ambil bagian
27 November 2025, 10:18 WIB
LEX Platform di Lepas L8 dirancang untuk mengiptimalkan kenyamanan dan keselamatan berkendara pelanggan