SPK Indomobil eMotor Sprinto Hampir 500 Unit, Banyak Dari Fleet

Produk terbaru Indomobil eMotor Sprinto dikatakan banyak mendapat respon positif dari masyarakat Tanah Air

SPK Indomobil eMotor Sprinto Hampir 500 Unit, Banyak Dari Fleet

KatadataOTO – Indomobil eMotor Sprinto resmi diluncurkan pada ajang GJAW 2025. Motor listrik tersebut diklaim langsung mendapat respon positif.

Sejak peluncurannya pertama kali, Sprinto dikatakan telah membukukan SPK (Surat Peminjaman Kendaraan) sebanyak hampir 500 unit.

Angka itu terus bergulir hingga sekarang. Sehingga menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap produk tersebut.

Adapun peluncuran Sprinto dikatakan sebagai langkah PT Indomobil Emotor International (IEI), dalam memperluas portofolio motor listrik di Indonesia.

Sprinto
Photo: istimewa

“Sprinto kami rancang sebagai solusi mobilitas listrik yang terjangkau, praktis dan tetap bertenaga,” ujar Pius Wirawan, CEO PT Indomobil Emotor International dalam siaran pers (27/11).

Lebih lanjut disampaikan bahwa pemesanan unit Sprinto tidak hanya secara retail. Minat besar pada model tersebut dikatakan paling banyak dari sektor bisnis.

Kemudian juga dikatakan terdapat permintaan dari pelanggan B2B.

“Beberapa perusahaan melihat nilai efisiensi operasional yang sangat signifikan. Sprinto mampu memberikan penghematan hingga Rp 7 juta setiap unit,” jelas Pius.

Strategi di atas diklaim berhasil menarik minat konsumen dari kalangan pebisnis. Sehingga banyak beralih ke motor listrik baru milik Indomobil eMotor.

Booth IEI di GJAW 2025 bertempat di hall 8 C1a. Para pengunjung pameran bisa melihat produk-produk Indomobil eMotor yang beragam.

Sprinto sendiri hadir dengan pendekatan desain sporti. Lalu berpadu bersama sentuhan futuristik.

Terdapat Voltura emblem, AeroBlade Panel hingga VoltArmor Panel yang menambah karakter agresif.

Di buritan disematkan Arc Tail Light dan menghasilkan pencahayaan cerah ketika malam hari. Sehingga bisa meningkatkan visibilitas pengguna jalan lain.

Lalu ada Geoforce Ready Panel berguna menegaskan integrasi desain dengan fitur digital.

Sebagai kuda besi elektrik, Sprinto dirancang berdimensi panjang 1.980 mm, lebar 745 mm dan tinggi 1.115 mm. Lalu ada ground clearance 150 mm.

Indomobil eMotor dibekali dengan penggerak 3.5 kW sehingga diklaim bisa menghasilkan torsi instan sebesar 195 Nm.

Sprinto
Photo: istimewa

Berdasarkan hasil tes internal mereka, EV roda tersebut mampu melesat 0 – 50 km/jam dalam 6.4 detik saja.

Lalu kecepatan maksimalnya mencapai 90 km/jam dan jarak tempuh kendaraan 110 km.

Indomobil eMotor dipasarkan dengan harga Rp 25.5 juta OTR Jakarta.


Terkini

otosport
Aprilia

Aprilia Diyakini Menjadi Ancaman Serius Bagi Ducati di MotoGP 2026

Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP

mobil
Honda City Hatchback

City Hatchback Tak Lagi Disuplai ke Diler, Honda Buka Suara

Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong

mobil
BYD

BYD Punya Sub Merek Baru, Tawarkan Mobil buat Armada Taksi

BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi

mobil
Mobil Cina

BYD Jadi Merek Mobil Cina Terlaris di 2025, Jual 44 Ribu Unit

BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu

mobil
PHEV Chery

Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu

Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi

otopedia
Honda Super One

Mengenal COE yang Buat Harga Honda Super One Melambung Tinggi

Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE

mobil
Ekspor Suzuki

Suzuki Optimis Ekspor 40 Ribu Kendaraan di 2026

Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru

news
Rekayasa lalu lintas

Awas Macet, Ada Rekayasa Lalu Lintas Saat Pembongkaran Tiang Monorel

Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari