Changan Siap Kirim Mobil ke Konsumen Mulai Desember 2025

Debut di GJAW 2025, mobil listrik rakitan lokal Changan sudah bisa dipesan dan mulai dikirim bulan depan

Changan Siap Kirim Mobil ke Konsumen Mulai Desember 2025

KatadataOTO – Changan debut di GJAW 2025 membawa dua model andalan yakni Changan Lumin dan Deepal S07. Keduanya mengisi segmen yang berbeda dengan rentang harga Rp 178 juta sampai Rp 599 juta.

Menariknya kedua produk tersebut nanti sampai ke tangan konsumen berstatus rakitan lokal alias Completely Knocked Down (CKD).

Jadi Changan tidak memanfaatkan insentif mobil listrik impor atau Completely Built Up (CBU) seperti yang dimanfaatkan merek Tiongkok lain, misalnya BYD.

“Delivery ini memang kita mulai dari Desember ya sudah bisa, tetapi bertahap. Karena kita juga baru lahir (debut di Indonesia),” kata Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia saat ditemui di sela GJAW 2025, Tangerang belum lama ini.

Simak Keunggulan Dua Mobil Listrik Changan yang Debut di GJAW 2025
Photo: Changan

Ia sendiri masih enggan membeberkan estimasi jumlah unit yang bisa dikirim ke konsumen setiap bulannya. Namun menurutnya akan menyesuaikan dengan kebutuhan.

“Kalau kebutuhannya naik ya otomatis kita mengikuti permintaan konsumen, kita coba kejar,” kata Surya.

Bicara soal perakitan lokal, Surya memastikan bahwa Changan Lumin maupun Deepal S07 sudah dirakit lokal di fasilitas milik Indomobil Group yang menaungi mereka.

Bahkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari kedua model tersebut nanti berada di angka 40 persen.

Ini jadi salah satu faktor yang membuat banderolnya bisa ditekan ketimbang kendaraan yang diimpor utuh.

Tidak hanya produksi yang jadi perhatian. Changan tengah menyiapkan sejumlah jaringan diler untuk menjangkau konsumen di berbagai wilayah Indonesia terkhusus area kota besar.

Sejauh ini baru ada lima outlet tersebar di kawasan MT Haryono, PIK 1 yang sedang dalam proses pembangunan, Bintaro, Bandung dan Bali.

“Sementara baru lima. Tetapi nanti tahun depan kita targetkan 20, kita mau coba kejar waktunya supaya bisa cepat terealisasi,” kata Surya.

Changan Deepal S07 dan Lumin
Photo: KatadataOTO

Sebagai informasi, Changan Lumin jadi salah satu rival baru Wuling Air ev dibanderol Rp 178 juta. Model ini merupakan mobil listrik berukuran mungil dengan konfigurasi tiga pintu, menyasar konsumen dengan mobilitasnya area perkotaan.

Sementara Changan Deepal S07 masuk ke segmen Sport Utility Vehicle (SUV), harganya terpaut lebih tinggi di Rp 599 juta.

Keduanya bisa dilihat secara langsung selama GJAW 2025. Lalu tersedia unit untuk test drive di area khusus.


Terkini

mobil
Honda Super One

Mobil Listrik Honda Super One Resmi Dijual, Harga Rp 2,3 Miliar

Setelah melantai di Singapore Motor Show, Honda Super One kemungkinan besar segera mengaspal di Indonesia

mobil
Krida Toyota

Pabrikan Cina Mulai Gerus Dominasi Toyota dan VW di Pasar Global

Pabrikan mobil Cina berpotensi tumbuh signifikan hingga 2030 dan mengganggu dominasi Toyota dan VW di pasar global

mobil
Merek mobil terlaris

20 Merek Mobil Terlaris pada 2025, Toyota dan Daihatsu Teratas

Toyota terus menunjukan dominasinya, terutama dalam hal merek mobil terlaris usai mencatatkan 258.268 unit

mobil
Mobil bekas di bawah Rp 100 juta

3 Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta Awal 2026

Mobil bekas di bawah Rp 100 juta di awal 2026 bisa menjadi pilihan menarik untuk dijadikan andalan bermobilitas

mobil
Raffi Ahmad

Koleksi Mobil Terbaru Raffi Ahmad, Ada BAIC BJ40 Plus

Raffi Ahmad terpantau memiliki kendaraan baru di garasinya termasuk BAIC BJ40 Plus dan Toyota Starlet

mobil
Hyundai Creta

Varian Baru Meluncur, Diskon Hyundai Creta Tembus Rp 45 Juta

Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan

motor
Honda UC3

Motor Listrik Baru Honda UC3 Meluncur, Harga Rp 71 Jutaan

Honda UC3 hadir untuk menggoda para konsumen di Thailand dan Vietnam dengan berbekal berbagai keunggulan

mobil
Diler Jaecoo GCP Sunter Diresmikan, Pajang Mobil Listrik J5 EV

Jaecoo Indonesia Optimis Bisa Miliki 80 Diler di 2026

Jaecoo Indonesia akui ketersediaan jaringan menjadi tantangan buat mereka di 2026 dan harus segera diatasi