BYD Resmi Buka Pabrik di Subang, Mampu Produksi 150 Ribu Mobil
03 September 2026, 16:02 WIB
Nissan memberi klarifikasi mengenai kabar penutupan pabrik mereka yang beberapa waktu ini beredar luas
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Nissan tengah menghadapi kondisi yang kurang baik. Krisis finansial membuat mereka diterpa isu tak sedap.
Salah satunya adalah penutupan pabrik Nissan di sejumlah lokasi, imbas masalah keuangan yang sedang terjadi.
Manufaktur asal Jepang satu ini lantas buka suara. Menurut mereka informasi yang sedang beredar sangat tidak mendasar.
“Mengenai laporan baru-baru ini tentang potensi penutupan pabrik tertentu, Nissan ingin mengklarifikasi bahwa berita itu bersifat spekulatif,” tulis Nissan di laman resmi mereka, Kamis (22/05).
Lebih jauh manufaktur asal Negeri Matahari Terbit itu menjelaskan kalau mereka memang telah mengumumkan langkah untuk mengonsolidasikan produksi pikap Nissan Frontier dan Nissan Navara.
Produksi yang sebelumnya terbagi antara di Meksiko maupun Argentina itu akan dipusatkan di satu HUB produk di pabrik CIVAC, Morels sampai Meksiko.
Langkah satu ini dikatakan perusahaan sebagai bagian dari strategi serta penguatan rantai pasokan di kawasan tersebut.
Selain itu Nissan juga mengonfirmasi bahwa pada Maret lalu, Renault Group telah mengambil alih 100 persen saham RNAIPL (Renault Nissan Automotive India Private Ltd).
Dengan langkah di atas, Nissan membebaskan modal sekaligus memiliki hak untuk menggunakan pabrik buat produksi melalui perjanjian tanpa menanggung kewajiban operasional penuh dan fokus pada ekspansi.
Berangkat dari fakta tersebut, Nissan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut terkait rumor yang beredar.
Perusahaan tersebut menegaskan komitmennya terhadap transparansi serta dukungan penuh kepada tenaga kerja yang dinilai sebagai kekuatan utama dalam mendorong kesuksesan operasional global mereka.
“Sekarang, kami tidak akan memberikan komentar lebih lanjut mengenai hal ini,” lanjut mereka.
Sekadar informasi, Nissan tengah menjadi buah bibir beberapa waktu belakangan. Berbagai laporan menyatakan bahwa produsen mobil ini berencana menutup sejumlah pabrik.
Beberapa spekulasi juga menyebutkan bahwa produsen kendaraan roda empat ini sedang mempertimbangkan untuk menutup fasilitas produksi di Jepang maupun Meksiko.
“Fokus kami tetap pada operasi kita dan tenaga kerja berdedikasi yang mendorong kesuksesan kami,” tutur mereka.
Di sisi lain tidak hanya isu penutupan pabrik, puluhan ribu karyawan Nissan juga terancam kena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dikarenakan krisis finansial.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 September 2026, 16:02 WIB
02 Agustus 2026, 20:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
02 Juni 2026, 09:00 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi
01 November 2026, 20:29 WIB
iCar Indonesia membuka diler di dalam mal pertamanya di Jakarta untuk mendekatkan diri dengan konsumen