Curhat Sales soal SPK Mobil Baru di GJAW 2025
28 November 2025, 09:00 WIB
Perwakilan Lepas, sub merek Chery Group ungkap perbedaan karakter pembeli mobil di Cina dengan Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur Cina banyak melakukan penyesuaian strategi pasar ketika menghadirkan produk ke Indonesia. Sebab ternyata karakter konsumennya sangat berbeda.
Menurut perwakilan Lepas sebagai salah satu brand Tiongkok yang debut di dalam negeri, ada beberapa perbedaan unik antara konsumen Cina dan Indonesia.
“Di Cina, generasi muda seperti saya mereka sangat suka new energy vehicle (NEV atau kendaraan ramah lingkungan),” kata Ricky He, Deputy Country Director Lepas Indonesia di Tangerang, belum lama ini.
Kemudian cara bertransaksinya juga jauh berbeda dari konsumen Indonesia.
Masyarakat Indonesia, menurut pengamatan Ricky, lebih senang datang langsung ke diler untuk melihat kendaraan diinginkan.
Bahkan calon pelanggan rela membandingkan berbagai model dan harus mencoba langsung sebelum akhirnya yakin untuk melakukan pembelian.
“Ketika kita diskusi sama perwakilan di Indonesia, mereka bilang cara tersebut tidak cocok di sini,” ungkap Ricky.
Pembeli di Indonesia cenderung lebih suka berdiskusi langsung dengan tenaga penjual dan juga melakukan negosiasi seperti mendapatkan diskon atau potongan harga sebelum transaksi.
Bukti fisik seperti surat pemesanan kendaraan (SPK) jadi hal yang wajib didapatkan oleh pelanggan Tanah Air. Tidak seperti di Tiongkok.
“Jadi sangat berbeda dari di Cina. Saya sendiri kalau harus pergi dari toko ke toko, membandingkan kendaraan, itu sepertinya melelahkan,” kata Ricky.
Di Cina, Ricky mengatakan timnya tengah mengembangkan aplikasi untuk calon pembeli mobil Lepas buat melakukan pembelian kendaraan secara praktis melalui gawai.
Strategi tersebut tidak akan digunakan di Indonesia karena tidak sesuai.
“Tetapi generasi yang di atas saya, mereka belinya harus melihat langsung kendaraannya dan pegang dokumen (SPK), serta mencari diskon,” kata Ricky.
Jadi ada sejumlah tantangan perlu dihadapi Lepas untuk beradaptasi menjual kendaraan di dalam negeri.
Terlebih, sub merek dari Chery Group ini menyasar generasi muda penyuka kendaraan stylish untuk mobilitas sehari-hari di area perkotaan.
“Sebelum ke Indonesia, saya berdiskusi dengan banyak pihak. Hal yang paling penting, konsumen di sini memikirkan lifestyle dan pengalaman berkendara,” kata Ricky.
Target konsumen Lepas di Indonesia adalah mereka yang menginginkan pengalaman berkendara premium banderol kompetitif.
Sekadar informasi, Lepas memboyong tiga model andalan untuk diperkenalkan perdana di perhelatan GIIAS 2025 yaitu L4, L6 dan L8.
Lepas L8 jadi model yang diprioritaskan meluncur lebih dulu. Kemungkinan besar pakai teknologi plug-in hybrid electric vehicle karena dinilai potensial oleh Chery Group.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 November 2025, 09:00 WIB
28 November 2025, 08:00 WIB
28 November 2025, 07:00 WIB
27 November 2025, 21:00 WIB
27 November 2025, 10:18 WIB
Terkini
29 November 2025, 09:00 WIB
Kepolisian ungkap jumlah kecelakaan lalu lintas pada semester I 2025 mengalami penurunan dibanding 2024
29 November 2025, 08:00 WIB
Selama GJAW 2025, banyak tenaga penjual yang menawarkan potongan harga untuk pembelian semua mobil LCGC
29 November 2025, 07:00 WIB
Daihatsu ungkap salah satu program CSR, upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan berupa konservasi penyu
29 November 2025, 06:07 WIB
Express akan menggunakan Citroen E-C3 sebagai armada taksi untuk memenuhi kebutuhan para konsumen di Indonesia
28 November 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi juga punya produk Multi Purpose Vehicle atau MPV hybrid yakni Xpander, namun belum dipasarkan di RI
28 November 2025, 20:00 WIB
Korlantas Polri melakukan berbagai persiapan untuk menyambut libur Nataru, demi kelancaran para pengendara
28 November 2025, 19:00 WIB
Sistem Y-Shift Yamaha NMax Turbo bikin berkendara di jalan-jalan pegunungan makin menyenangkan. Berikut cara memaksimalkannya.
28 November 2025, 17:00 WIB
Changan Deepal S07 dipasarkan sebagai SUV yang memiliki berbagai keunggulan mulai dari fitur hingga teknologi