Fitur Seperti Mobil Mewah, Chery Q Semakin Bikin Rival Ketar-ketir
31 Juli 2026, 12:48 WIB
Perwakilan Lepas, sub merek Chery Group ungkap perbedaan karakter pembeli mobil di Cina dengan Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur Cina banyak melakukan penyesuaian strategi pasar ketika menghadirkan produk ke Indonesia. Sebab ternyata karakter konsumennya sangat berbeda.
Menurut perwakilan Lepas sebagai salah satu brand Tiongkok yang debut di dalam negeri, ada beberapa perbedaan unik antara konsumen Cina dan Indonesia.
“Di Cina, generasi muda seperti saya mereka sangat suka new energy vehicle (NEV atau kendaraan ramah lingkungan),” kata Ricky He, Deputy Country Director Lepas Indonesia di Tangerang, belum lama ini.
Kemudian cara bertransaksinya juga jauh berbeda dari konsumen Indonesia.
Masyarakat Indonesia, menurut pengamatan Ricky, lebih senang datang langsung ke diler untuk melihat kendaraan diinginkan.
Bahkan calon pelanggan rela membandingkan berbagai model dan harus mencoba langsung sebelum akhirnya yakin untuk melakukan pembelian.
“Ketika kita diskusi sama perwakilan di Indonesia, mereka bilang cara tersebut tidak cocok di sini,” ungkap Ricky.
Pembeli di Indonesia cenderung lebih suka berdiskusi langsung dengan tenaga penjual dan juga melakukan negosiasi seperti mendapatkan diskon atau potongan harga sebelum transaksi.
Bukti fisik seperti surat pemesanan kendaraan (SPK) jadi hal yang wajib didapatkan oleh pelanggan Tanah Air. Tidak seperti di Tiongkok.
“Jadi sangat berbeda dari di Cina. Saya sendiri kalau harus pergi dari toko ke toko, membandingkan kendaraan, itu sepertinya melelahkan,” kata Ricky.
Di Cina, Ricky mengatakan timnya tengah mengembangkan aplikasi untuk calon pembeli mobil Lepas buat melakukan pembelian kendaraan secara praktis melalui gawai.
Strategi tersebut tidak akan digunakan di Indonesia karena tidak sesuai.
“Tetapi generasi yang di atas saya, mereka belinya harus melihat langsung kendaraannya dan pegang dokumen (SPK), serta mencari diskon,” kata Ricky.
Jadi ada sejumlah tantangan perlu dihadapi Lepas untuk beradaptasi menjual kendaraan di dalam negeri.
Terlebih, sub merek dari Chery Group ini menyasar generasi muda penyuka kendaraan stylish untuk mobilitas sehari-hari di area perkotaan.
“Sebelum ke Indonesia, saya berdiskusi dengan banyak pihak. Hal yang paling penting, konsumen di sini memikirkan lifestyle dan pengalaman berkendara,” kata Ricky.
Target konsumen Lepas di Indonesia adalah mereka yang menginginkan pengalaman berkendara premium banderol kompetitif.
Sekadar informasi, Lepas memboyong tiga model andalan untuk diperkenalkan perdana di perhelatan GIIAS 2025 yaitu L4, L6 dan L8.
Lepas L8 jadi model yang diprioritaskan meluncur lebih dulu. Kemungkinan besar pakai teknologi plug-in hybrid electric vehicle karena dinilai potensial oleh Chery Group.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Juli 2026, 12:48 WIB
30 Juli 2026, 17:00 WIB
30 Juli 2026, 08:00 WIB
29 Juli 2026, 17:28 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
Terkini
31 Juli 2026, 16:58 WIB
Alva berhasil membuktikan kualitas produk dan terus meningkatkan layanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen
31 Juli 2026, 16:29 WIB
Alva meluncurkan porgram AIPRO dan Care untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih personal di GIIAS
31 Juli 2026, 16:24 WIB
BMW Motorrad menggoda pada penggemar moge di GIIAS 2026 dengan menghadirkan dua produk baru sekaligus
31 Juli 2026, 13:29 WIB
Toyota memiliki teknologi hybrid yang bisa diandalkan di seluruh produk mereka, termasuk Veloz terkini
31 Juli 2026, 13:29 WIB
Toyota Veloz Hybrid menjadi salah satu mobil ramah lingkungan yang paling menarik pameran ajang GIIAS 2026
31 Juli 2026, 12:48 WIB
Chery Q menawarkan fitur-fitur unggulan yang biasanya hanya disematkan pada mobil-mobil mewah dan mahal
31 Juli 2026, 07:00 WIB
Sailun Indonesia memperkenalkan ban Maxam yang dikembangkan untuk pekerjaan berat seperti pertanian dan industri
31 Juli 2026, 06:00 WIB
Pekan terakhir untuk mematuhi aturan ganjil genap Jakarta, dikarenakan pada Sabtu dan Minggu tidak berlaku