Bocoran Terbaru BYD Atto 1 Generasi Kedua
28 September 2026, 17:49 WIB
Meskipun belum ada pengumuman resmi, tenaga penjual sebut harga BYD Atto 1 bakal disesuaikan tanpa insentif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pemerintah telah menghentikan insentif mobil listrik impor per awal 2026. Hal ini berpeluang membuat harga BYD Atto 1 naik.
Perlu diketahui saat ini tipe terendah BYD Atto 1 dijual Rp 199 jutaan on the road Jakarta. Sementara varian teratas Premium ditawarkan Rp 235 juta.
Berkat bantuan insentif mobil listrik impor, BYD Atto 1 jadi salah satu Electric Vehicle (EV) dengan banderol paling kompetitif di kelasnya.
Namun setelah insentif berakhir, BYD harus melakukan perakitan lokal lini kendaraannya sesuai dengan jumlah unit Completely Built Up (CBU) yang dijual ke konsumen.
Meskipun pihak manufaktur belum mengumumkan kenaikan harga, tenaga penjual BYD mengungkapkan harga BYD Atto 1 bakal mengalami kenaikkan imbas dihentikannya insentif.
“Kalau (BYD Atto 1) NIK 2026 harganya berbeda lagi, kenaikannya tinggi,” kata seorang wiraniaga BYD saat dihubungi KatadataOTO belum lama ini.
Sebagai informasi, BYD Atto 1 varian Standard sebelumnya ditawarkan seharga Rp 195 juta ketika diluncurkan di GIIAS 2025.
Namun di November 2025 harga tipe terendah mengalami penyesuaian karena beberapa alasan, salah satunya adalah fluktuasi kurs. Mengingat unitnya masih berstatus impor.
“Belum keluar (pricelist BYD Atto 1 NIK 2026), bisa di atas Rp 200 jutaan,” ucap tenaga penjual tersebut.
Jika dihitung secara kasar, BYD Atto 1 tipe terendah tercatat memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Rp 245 juta.
Angka itu bisa dibebankan bea masuk sebesar 50 persen, membuat harga BYD Atto 1 tanpa insentif naik pesat menjadi Rp 367,5 jutaan.
Produk BYD lain seperti Atto 3 punya NJKB Rp 371 juta dan Rp 398 juta. Apabila ditambahkan bea masuk angkanya menjadi Rp 556 juta dan Rp 597 juta.
Ini juga bakal berdampak pada model dari sub merek BYD, Denza D9 yang memiliki NJKB Rp 739 juta dan ditawarkan Rp 950 juta.
Ketika dikenakan tarif bea masuk angkanya akan mendekati pesaing terdekatnya yakni Toyota Alphard HEV menjadi Rp 1,4 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
14 September 2026, 18:01 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan