Harga BBM Naik, Pengamat Sebut Penjualan Mobil Baru Bakal Layu

harga bbm naik dianggap bisa mempengaruhi penjualan mobil baru meskipun tengah ada pameran dan jelang Lebaran

Harga BBM Naik, Pengamat Sebut Penjualan Mobil Baru Bakal Layu

TRENOTO – Harga BBM non subsidi khususnya Pertamax secara resmi naik menjadi Rp12.500 per liter. Tidak lama kemudian penyedia BBM swasta ikut mengerek harganya, bahkan tembus hingga Rp18 ribu.

Keputusan terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga diberikan Pertamina. Seperti dilansir laman resminya, berikut harga terbaru BBM Pertamina sesuai Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020.

Di sisi lain tengah diselenggarakan pameran mobil baru bertajuk IIMS Hybrid 2022. Kemudian umat muslim akan merayakan hari raya Idul Fitri sebulan ke depan.

Seperti diketahui bahwa hari Lebaran di Indonesia identik dengan meningkatnya pembelian mobil baru. Ditambah lagi dengan dibukanya keran mudik Lebaran 2022 oleh Pemerintah yang dipercaya akan mendukung peningkatan penjualan kendaraan baru.

Dari seluruh fakta di atas, Yannes Martinus Pasaribu sebagai pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) mengatakan, harga BBM yang naik akan berimbas pada penjualan mobil baru.

Menurutnya kenaikan BBM non subsidi akan mengganggu penjualan mobil baru di Indonesia.

Photo : TrenOto

“Dampak kenaikan harga BBM non subsidi akan memengaruhi penjualan kendaraan baru dalam kisaran dua bulan ini. Walaupun tidak besar,” ungkapnya seperti dikutip Antara (04/04).

Lebih lanjut dikatakan penjualan mobil baru akan terkoreksi dibandingkan sebelumnya. Namun pada akhirnya masyarakat akan terbiasa dengan harga BBM yang telah mencapai Rp12.500 per liternya.

Teknologi mobil yang semakin canggih dianggap bisa menekan penggunaan bahan bakar.

“Setelah itu pasar akan terbiasa dengan keseimbangan harga BBM yang baru. Sebab, berbagai produk kendaraan baru sudah semakin irit bahan bakar dengan adanya turbo dan hybrid,” jelasnya kemudian.

Photo : Pertamina

Kenaikan yang terjadi pada BBM nonsubsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex), merupakan efek domino dari lonjakan harga minyak mentah dunia yang.menyentuh di atas 110 dolar AS per barrel. Hal ini akibat diembargonya pasokan sekitar 2,5 juta barel dari kapasitas suplai 10,8 juta barrel/hari dari Rusia.

Disebutkan bahwa Rusia menjadi negara penghasil minyak mentah sebesar 12 persen. Sementara 62 persen lainnya berasal dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Irak dan Kuwait.

Kenaikan harga BBM sendiri seperti biasanya akan berimbas pada barang-barang lainnya.


Terkini

mobil
BYD

Tanpa Insentif, Harga BYD Atto 1 Dipertahankan Rp 199 Juta

Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh

mobil
GWM

GWM Perluas Jaringan Diler, Manjakan Konsumen di Kelapa Gading

Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen

mobil
Insentif Otomotif

Ekonom Sebut Insentif Masih Dibutuhkan buat Pertahankan Penjualan

Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten

news
Bridgestone

Penjualan Mobil Baru Lesu, Pasar Bridgestone Naik 8 Persen di 2025

Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan

mobil
Mobil hybrid murah

Opsi Mobil Hybrid Murah di IIMS 2026, Suzuki Ertiga Rp 200 Jutaan

Ada sejumlah pilihan mobil hybrid murah mulai dari Rp 200 juta-Rp 300 jutaan di IIMS 2026, simak daftarnya

mobil
lepas L8

Lepas L8 Tawarkan Kemudahan Kepada Konsumen di IIMS 2026

Lepas L8 hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam penawaran menarik, sehingga bisa dimanfaatkan pengunjung

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Pede Jual Mobil Listrik Tanpa Insentif Pemerintah

Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV

mobil
VinFast Limo Green

VinFast Masih Andalkan Segmen Fleet Buat Dorong Penjualan di 2026

Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia