Penjualan Mobil Hybrid Naik, Menko Airlangga Kasih Isyarat
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kondisi penjualan mobil baru di Indonesia yang sedang melemah dipercaya dapat segera pulih atau membaik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – 2025 menjadi tahun yang sulit bagi penjualan mobil baru di Indonesia. Sebab banyak tantangan menghambat para pekaku industri otomotif.
Seperti contoh kondisi ekonomi yang belum stabil sehingga mempengaruhi daya beli masyarakat di Tanah Air dalam memboyong kendaraan.
Meski begitu sejumlah pihak percaya situasi ini tidak akan berlangsung lama. Penjualan mobil baru di dalam negeri diprediksi bakal segera membaik.
“Dengan kondisi sekarang rebound berarti mungkin terjadi mulai 2026, bukan di sisa 2025,” buka Josua Pardede, Chief Economist Permata Bank kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Josua menjelaskan membaiknya penjualan mobil baru di Indonesia bisa ditentukan dengan beberapa faktor. Seperti suku bunga pembiayaan turun signifikan.
Selanjutnya inflasi tetap rendah dan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing stabil. Sehingga harga mobil baru tidak melonjak seperti sekarang.
“Insentif pemerintah misalnya untuk Electric Vehicle (EV) dan mobil hybrid dapat diperluas,” Josua melanjutkan.
Pulihnya penjualan mobil baru di Indonesia juga sangat bergantung pada ekspektasi konsumen. Kemudian ketersediaan lapangan kerja di dalam negeri.
Sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Dengan begitu masyarakat kelas menengah ke atas bisa bertambah.
Jika hal tersebut terjadi maka pasar kendaraan roda empat di Indonesia dipercaya dapat membaik di tahun depan. Dampaknya industri otomotif bisa selamat dari jurang kebangkrutan.
Sebelumnya Josua juga menerangkan jika penjualan mobil baru ingin segera pulih, para manufaktur harus menyediakan berbagai program menarik.
Semisal kombinasi promo seperti subsidi bunga dari mitra perusahaan pembiayaan, penyesuaian harga dan lini produk.
Buat program transaksi pembelian secara kredit, Josua menilai sebaiknya dilakukan lebih agresif di provinsi yang kreditnya sudah pulih.
Kemudian pabrikan bisa mulai memperkenalkan mobil varian hybrid non-premium yang dapat membantu menghemat penggunaan bahan bakar dan menjawab efisiensi biaya kepemilikan.
Sebagai informasi, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang tujuh bulan baru ada 453.278 unit tersalurkan dari diler ke konsumen (retail sales).
Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu ada selisih 54.763 kendaraan roda empat. Lalu terjadi penurunan sekitar 10,78 persen.
Sekadar mengingatkan, pada Januari hingga Juli 2024 penjualan mobil baru secara retail menurut data Gaikindo berada di level 508.041 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Terkini
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan